"Mas udah kerja dari pagi sampe sore, kenapa sekarang kerja lagi?"
Jiana menatap Yoga dengan tatapan kesalnya. Perempuan itu sedari satu jam yang lalu, asik menaruh kepalanya di atas paha sang suami sambil meng-scrool akun media sosialnya. Tapi karna sudah bosan, Jiana ingin sedikit mengganggu konsentrasi bekerja Yoga.
"Karna kerjaan saya belum selesai," jawab Yoga masih menatap dan sesekali mengetikkan sesuatu pada leptop yang berada di atas meja depannya.
Iya, Jiana tahu karena kerjaannya belum selesai. Tapi maksudnya, kenapa saat di rumah?
"Emang Mas ngerjain apa, sih?" tanya Jiana lagi sambil mencoba mengintip laptop Yoga.
Merasa terganggu, Yoga memegang kepala istri keponya itu. Menekannya pelan hingga kepala Jiana yang tadi terangkat, kembali menempel pada pahanya.
"Kamu diem, anteng. Jangan ganggu saya."
Jiana mendengus sebal sambil menatap Yoga sekilas. Kemudian menyibukkan diri pada ponselnya.
Belum sampai lima menit, Jiana menaruh ponselnya di atas perut. Kembali melihat ke arah Yoga dan laptopnya secara bergantian. Dalam otaknya mencari-cari cara untuk menarik perhatian sang suami.
"Mas, pegel gak pahanya?"
"Engga." bohong. Nyatanya, pahanya mulai terasa pegal sejak sepuluh menit yang lalu. Tapi dirinya tidak ingin membuat Jiana bangun dari rebahannya dengan kemungkinan besar akan mengganggu pekerjaannya sekarang.
"Masa, sih?"
"Iya."
"Mau aku bantu, gak? Dari tadi belum selesai-selesai juga."
"Kamu gak akan ngerti."
"Emang iya?"
"Iya."
"Mau cemilan?"
"Engga."
"Mau minum?"
"Engga."
"Kok engga?! Emang gak haus?"
Yoga memejamkan matanya, kemudian melihat ke arah Jiana dengan tatapan serius andalannya.
"Jiana, bisa diem sebentar?" tanyanya pelan. Kemudian kembali fokus pada pekerjaannya.
Jiana mendelik tidak terima. "Yaudah permisi! Aku mau ke kamar aja!" ucapnya sewot. Buru-buru perempuan itu bangkit dengan sedikit kesusahan karna posisinya yang tidak mengenakkan untuk bergerak. Tapi tidak, karna seperti tadi, Yoga menaruh tangannya di atas kepala Jiana dan menekannya pelan hingga kepala bagian belakang Jiana kembali menempel pada pahanya.
"Masss," rengek Jiana tidak terima.
"Di sini aja."
"Ngapain?"
"Temenin saya."
"Tapi aku bosen. Mas dari tadi diem aja."
KAMU SEDANG MEMBACA
HUSBAND
Ficțiune generalăYoga Agam Nugraha terlalu serius untuk Jiana Ranasya yang main-main. [cerita super ringan ⚠️] [complete] Start: 20 Maret 2020 Finish: 17 April 2021 #1 in sumji 🥇 #1 in yeochin 🥇 By: Oumjang
