20.30
Kediaman keluarga Choi
Ceklek
Gagang pintu terbuka menampakkan sosok pria dengan seorang wanita anggun menggandeng lengan pria itu.
"Om Woobin, akhirnya dateng juga. Gimana kabarnya om?"-Sowon
"Baik kok, Taehyung mana?"-Kim Wonbin
"Dia lagi main PS om."-Sowon
Setelah sapa menyapa dan Woobin masuk, ayah Sowon menyusul dan melemparkan tasnya ke meja ruang tamu. Mungkin dia tidak tahu jika Kim Woobin sahabatnya ada di sini, Sowon membiarkan ayahnya dan mengekor Kim Woobin. Setelah sampai di depan pintu ruang keluarga, Kim Woobin meminta Sowon mengambilkan air untuknya. Sowon pun menuruti permintaan Woobin.
Saat akan mengantarkan air minum untuk Woobin, tiba tiba ayah Sowon datang dan mendekatinya, membiskan sebuah kalimat mematikan membuatnya gemetaran. Nafasnya mulai tak teratur, ia mulai berkeringat, gelas yang ia pegang terguncang hingga airnya tumpah. Tapi ayah Sowon tak peduli dan menyingkir begitu saja dari pandangannya.
"Kamu ga papa sayang?"-Kim Sinhye
"Sowon? Sowon?! Kamu ga papa?!"-Kim Sinhye
"Eh? Oh, ga papa tan, cuma-"-Sowon
"Udah duduk dulu, ceritanya nanti, sini."-ucap Kim Sinhye sambil menuntun Sowon untuk duduk sambil membantunya meminum air yang ia bawa.
"Gimana? Udah baikan?"-Kim Sinhye
"Udah tante"-ucap Sowon dengan senyum masam di bibirnya
"Mau tante anter ke kamar kamu?"-Kim Sinhye
"Ga usah tan, kamar aku jauh ntar tante kecapekan."-Sowon
"Oh ya udah kalo gitu. Ngomong ngomong bunda kamu dimana?"-Kim Sinhye
"Em, kaya nya masih masak Tan, susulin aja di dapur."-Sowon
"Ya udah kamu nyusul ma temen temen sana. Tante mau bicara sama bunda kamu."-Kim Sinhye
-***-
Ketika sampai di ruang keluarga bukannya mendapat ketenangan tapi yang di dapatkan Sowon malah ruangan yang sudah bagaikan kepal pecah dengan tiga laki laki yang ga bisa diam. Sowon semakin pusing dan ingin melemparkan mereka bertiga jauh jauh dari rumahnya.
"Woy! Siniin bantalnya gua mo tidur weh. Woy! Kook!"Taehyung
"Ga mau wleeee"-Jungkook
"Balikin ga? Sini lo woy!"-Taehyung
"Balikin snack gw dulu bambank!"-Jungkook
"Udah abis goblok. Udah gw makan! Ambil noh di perut gw."-Taehyung
"Ya udah jangan harap gw balikin bantal ini ke lo!"-Jungkook
"JEON JUNGKOOK!!!!!!!!!"-Taehyung
"Woylah ni rumah orang anjer, jan ribut napa!"-Eunwoo
"Diem!"-Taehyung & Jungkook
"Taulah cogan selalu salah."-Eunwoo
"Woo, daripada lo ngurusin mereka mending kita ke kamar lo deh, gw pengen istirahat bentar."-Sowon
"Ya udah ayo"-Eunwoo
Baru beberapa langkah ingin menuju kamar mandi tiba tiba Kim Woobin berteriak memanggil nama Taehyung.
"Kim Taehyung! Dimana Kim Taehyung! Sini kamu!" Ucap Kim Woobin sambil menarik tangan anaknya.
"Kamu di rumah orang malah buat onar! Ini yang papah ajarin ke kamu ha?!"-Kim Woobin
"Pah~, papah kenapa? Ga biasanya kaya gini. Apa ada-"-Taehyung
"Diam kamu! Mana mamah kamu, suruh kesini, kita pulang. Papah malu gara gara kamu."-Kim Woobin
"Kamu kenapa sih? Ada yang ga beres?"-Kim Sinhye
"Ga anak ga ibu sama aja, keluar sekarang kita pulang!"-Kim Woobin
"Jungkook, om pulang dulu ya, kamu mau pulang kapan?"-Kim Woobin
"Oh? Kookie pulang sekarang aja om."-Jungkook
-***-
21.45
"Woo, kayanya ada yang ga beres deh sama Om Woobin, setahu gw dia itu bukan tipe orang yang ngebentak anaknya cuma gara gara masalah sepele. Tumben."-Sowon
"Hei, udahlah, jangan mikirin urusan keluarga orang lain ga baik."-Eunwoo
"Lah, tapi dia kan temen gw, mana bisa gw abaiin gitu aja. Dia selalu ada waktu gw butuh tempat curhat, ya walaupun lewat telpon sih."-Sowon
"Ssstt, udah jangan bahas lagi, ntar kalo di denger ayah bunda lu mampus. Udah Sono balik kamar, gw mo tidur."-Eunwoo
"Lah ngusir, ya udah deh gw mo tidur juga bye"-Sowon
Sowon berjalan menuju ke kamarnya, kamarnya memang jauh dari kediaman keluarga Choi, kamar Sowon begitu sempit, dan jalan menuju kamarnya sangat kotor. Kamar Sowon seperti berada di bawah tanah, walaupun ia tahu ia tak akan bisa tidur di sana, ia lebih memilih tidak tidur semalaman daripada harus menjadi pelampiasan marah. Mungkin semalam Sowon akan bercerita tentang kejamnya dunia dengan para tikus yang menghuni kamarnya.
Kamarnya yang dulu di kunci oleh ayah tirinya karena Sowon membuat masalah di ruang BK. Sungguh malang nasib gadis ini, kadang ia berharap bisa segera bertemu dengan pangeran berkuda putihnya, agar ia bisa segera bebas dari keluarga terkutuk ini.
KAMU SEDANG MEMBACA
Sweet Night [END]
FanfictionSekarang aku mengerti mengapa ada yang berkata "ekspetasi tak seindah kenyataan."
![Sweet Night [END]](https://img.wattpad.com/cover/217924099-64-k40014.jpg)