-14

221 29 4
                                        

"Lu di dalem aja biar gw yang nyamperin."-Taehyung

"Tapi kan-"-Sowon

"Ck, udah sana masuk gw anggep lu ga da di sini. Katanya mau tenangin pikiran gw ga bakal ganggu elu, masuk ae sono." Ucap Taehyung sambil mendorong tubuh mungil Sowon masuk ke dalam kamar. Dan ia turun menuju sumber suara

"Heh bambank, maen ae tereak tereak ini rumah orang."-Taehyung

"Sejak kapan lu jadi orang, lu ga inget apa kejadian waktu SMP, sifat kemanusiaan lu kemana ha?"-Eunwoo

"Eunwoo! Jangan lancang, lu emang temen gw, tapi jangan macem macem ma keluarga gw."-Jungkook

"Lah, lagi reuni keluarga ya. Maap ganggu. Sowon mana?"-Eunwoo

"Ga ada di sini"- JK&Th

"Terus dimana?"-Eunwoo

Hening, Jungkook dan Taehyung tak menjawab.

"Gw tanya sekali lagi, dimana Sowon? Kalo masih ga jawab gw nyelonong masuk."-Eunwoo

Hening Taehyung dan Jungkook saling pandang, hingga sebuah suara menyelamatkan mereka beruda.

"Bukankah harusnya Taehyung yang bertanya padamu? Bukankah ia saudari mu?" Ucap pria berkulit putih bak salju dengan tampang sombongnya yang berjalan sambil membenahi tatanan rambutnya yang berantakan akibat helm.

"Abang!!!" Teriak Taehyung dan Jungkook bersamaan dan langsung menghambur ke pelukan pria tadi, tapi dengan cekatannya pria itu menghindar dari pelukan Jungkook dan Taehyung.

Melihat pria tadi nyali Eunwoo semakin menciut, ia bahkan tak berani menatap pria tadi, walaupun pria itu lebih pendek dari Eunwoo, aura yang terpancar dari nya sangatlah kuat. Ditambah dengan cat rambut nya yang berwarna mint sungguh membuat pria itu nampak seperti manusia es. Eunwoo pun keluar dari rumah itu dengan kesal dan segera melajukan mobilnya.

"Sowon? Siapa Sowon? Pacar kalian?" Ucap pria es tadi dengan tatapan mengintimidasi, mengerti situasi yang sedang di hadapi mereka hanya menggeleng dan berkata bahwa Sowon adalah teman mereka. Mereka takut jika Sowon dijadikan alasan pria tadi untuk berkelahi dengan Eunwoo.




Kamar Sowon

"Ko diem? Perasaan tadi Eunwoo teriak teriak deh di bawah? Apa gw cek aja ya? Buka pintu ga ya? Ntar kalo kena semprot Taehyung gimana? Aelah bodo amat teuing."-Sowon

Lalu Sowon berjalan menuju pintu kamar dan membuka pintu. Di depan pintu itu ternyata sudah ada sesosok pria yang nampaknya ingin mengetuk pintu Sowon. Sowon memandangnya dengan penuh kebingungan. Namun beda hal nya dengan pria yang berdiri di depannya itu, ia menyeringai, tersenyum tanpa alasan dan memandangi Sowon dengan tatapan aneh.

"Maaf? Siapa ya?"-Sowon

"Oh, ga kenal ya? Taehyung ma Jungkook belum cerita tentang gw?" Ucap pria itu sambil mennyibakkan Surai poninya ke belakang dan tersenyum pada Sowon.

"Em, belum."-Sowon

"Kenalin, nama gw Syuga. Min Syuga. Gw temen maennya tu bocah absurd." Ucapnya sambil mengulurkan tangannya kepada Sowon.

Sowon sempat memandang tangan itu beberapa detik, kagum dengan gelang indah yang melingkar ditangannya, dan gelang itu membuat kepala Sowon begitu nyeri tanpa sebab. Sebelum ia pingsan ia segera mengalihkan pandangan dan menjabat tangan Min Syuga.

"Kakak tahu aku?"-Sowon

"Tentu saja, gw tau lu dengan baik, bahkan seluk beluk lu. Mungkin ini emang takdir?"-Syuga

"Ha?"-Sowon

"Masuk aja lu, gw males liat muka lu. Jangan keluar sebelum sembuh atopun keluar tanpa ijin dari kami bertiga. Ga da penolakan."-Syuga

"Ha?"-Sowon

"Lu dungu ya? Gw ga ngulangin kata kata gw. Buruan masuk."-Syuga

"Oh, oh, iya iya, aku masuk."-Sowon

Sowon menutup pintu kamar dan menjatuhkan badanya di kasur empuk kamar itu, ia menatap bingkai di depannya dengan linglung. Ia masih tak habis pikir siapa Min Syuga? Kenapa ia memerintah dirinya? Bagaimana Syuga bisa tahu dirinya? padahal dia saja tak tau siapa Syuga? Kenapa Syuga begitu tampan?

Plak

Sowon menampar pipinya sendiri setelah ia kesadarannya kembali.

"Eh, gw kenapa sih goblok"-Sowon

"Nah, kan kelepasan ngumpat. Mana di rumah orang lagi."-Sowon

"Tapi, gw kek kenal deh. Min Syuga, mukanya juga ga asing. Apalagi gelang yang dia pake tadi. Siapa sih? Kek pernah liat? Tapi siapa?"

Nggggiiiingggggg

Kepala Sowon berdenging, rasanya ingin pecah, ia tak dapat melihat dengan baik. Pandangannya sudah mulai kabur. Namun Sowon masih berusaha mengambil air yang berada di ujung ruagan dekat meja tv. Ia pun beranjak dari kasur dan menuju meja itu.

PRAAANNNGGG, GELUDAK


Suara itu terdengar sampai bawah membuat membuat Taehyung dan Jungkok berlari ke kamar Sowon. Namun, belum sempat mereka membuka pintu, Syuga sudah ada di dalam kamar itu.














Hallo readers kesayangan author~~~
Author back nih, huhuhu :(
Makasih yg masih mau dukung dan tungguin cerita ini walau sempet hiatus

Makasih juga yang udah ninggalin komen dan vote nya. Author jadi sayang :3

Intinya makasih banget sama kalian. Have nice day guys

Sweet Night [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang