The Place

2.5K 572 23
                                        

DONT FORGET LIKE DAN JEJAK NYA HEHEHHE

HAPPY READING ....








Sunwoo dan Taerin pergi pagi-pagi sekali meninggalkan rumah sakit, mereka juga membawa Hyunjin yang berhasil dikeluarkan oleh Oppa Taerin mengingat Rumah Sakit hanya tau lelaki itu sakit biasa. Sunwoo membawa mobilnya sendiri,Jung Jaehyun sudah menawarkan mengemudi tetapi Sunwoo bilang tempat itu tidak bisa dimasuki sembarang orang,jadi Jaehyun memutuskan tinggal Di Rumah Sakit untuk menunggu Jaemin.

" Apa Aku bisa masuk? Katamu tadi tempatnya tidak boleh dimasuki sembarang orang " Tanya Taerin yang duduk disamping Sunwoo,beberapa kali gadis itu menolehkan kepalanya kebelakang hanya untuk memastikan Hyunjin masih berada ditempatnya.

" Tentu saja, sembarang orang maksudku adalah orang yang tidak memiliki kelebihan seperti kita. Masalahnya tempat itu bagaimana ya menjelaskannya,hmm kau tau hanya bisa dilihat dengan Indra ke enam " Taerin mengangguk paham, lalu gadis itu membuka ranselnya dan mengeluarkan 2 kotak bekal yang tadi sempat dibuatnya dirumah saat dia bersiap.

" Ini makan dulu kau pasti lapar,aku hanya membuat roti soalnya tadi kau sudah menunggu. Aku juga membawa susu pisang ini makan dulu " Kata Taerin sambil membuka kotak bekal untuk Sunwoo dan membiarkan tangan lelaki itu mengambil 1 potong roti

" Terimakasih kau baik sekali. Omong-omong kau terlihat seperti seorang introvert apa aku benar? " Taerin yang sedang mengunyah makanannya mengangguk membuat Sunwoo tersenyum

" Padahal kalau aku jadi kau, aku tidak mau bersusah payah membantu seseorang yang memperdulikan kehadiran ku saja tidak. Hidup itu keras, kalau kau juga tidak sama keras kau bisa habis di dunia " Kata Sunwoo sambil terkekeh yang menbuat Taerin menggelengkan kepalanya.

" Sudah mau dekat tempatnya hawa nya juga sudah tidak enak "

Taerin melihat ke arah luar jendela,suasananya mulai berubah. Ini aneh padahal tadi Taerin masih melihat jalan besar tapi kenapa tiba-tiba saja dirinya sudah masuk ke dalam Hutan.

Sunwoo memberhentikan mobilnya didepan sebuah bukit yang tidak terlalu tinggi,lelaki itu keluar dan mengisyaratkan Taerin untuk mengikutinya.

" Rumahnya ada dibalik bukit sana,kita harus membawa Hyunjin menaiki bukit " Taerin mengangguk dan buru-buru membantu Sunwoo yang tengah mengeluarkan Hyunjin. Taerin melingkarkan satu lengan Hyunjin ke bahunya dan bergerak sinkron mengikuti Sunwoo yang berada disebelahnya.

" Hyunjin ini tidak mati kan? " Tanya Taerin,gadis itu hanya memastikan pasalnya Hyunjin sama sekali tidak bergerak.

" Tidak,ini masih nafas. Dia beneran sakit, Aku sudah memakaikan gelangku padanya untuk menahan makhluk itu mengendalikan Hyunjin seperti semalam " Taerin menghembuskan nafas lega.

Sudah hampir setengah jam tetapi Taerin merasa dirinya Dan Sunwoo tidak sampai sampai kepuncaknya,padahal tadi terlihat dibawah bukit ini sangat pendek dan perkiraan Taerin setengah jam sudah sampai.

" Kau merasakan hal aneh ya? " Tanya Sunwoo yang diangguki Taerin

" Memang seperti ini tempatnya, kau tau kan kita ini mau meminta tolong dan ini bayarannya kalau kita kemari. Banyak dari mereka yang menyerah karena tidak sampai menemukan tempat yang dimaksud makanya kau jangan menyerah Taerin,ini demi yang lain " Taerin mengangguk,benar dia tidak boleh menyerah banyak nyawa yang harus dia selamatkan bukan Hanya Hyunjin.

Taerin menyipitkan matanya saat melihat sebuah cahaya terang yang berada tidak jauh dari tempatnya berdiri dan Sunwoo.

" Sunwoo itu tak apa? " Tanya Taerin memastikan

" Tidak papa, itu hal baik tandanya kita sudah mau sampai " Taerin menghela nafas lega, kakinya seperti sudah mau patah karena lelah berjalan dan membawa Hyunjin.

shhhhhhhh ... shhhhhhh

" Awwww " Taerin menjerit saat pegangan Hyunjin dilengannya terlepas. Sunwoo kaget bukan main saat melihat Taerin tersungkur kembali kebawah. Sunwoo melepaskan Hyunjin dan menidurkan lelaki itu ke tanah dan membantu Taerin.

" Ada apa? Kenapa bisa seperti ini "

" Ada angin kencang menerpaku,kau tidak merasakannya? " Sunwoo membulatkan matanya lelaki itu buru-buru bangkit.

" Taerin kau bisa menunggu disini sebentar? Aku akan membawa Hyunjin ke atas sendiri. Mereka menolak kehadiranmu,aku tidak tau kenapa tapi angin tadi adalah pertandanya " Taerin mengangguk kan kepalanya.

" Aku tau kau bisa,kumohon kalau ada apa-apa bertahan yaa aku tidak akan lama. Kalau aku mengantarmu kebawah itu akan memakan waktu sangat lama lagi. Aku harus tiba disana sebelum matahari tenggelam " Taerin mengangguk yang membuat Sunwoo buru-buru kembali untuk menuntun Hyunjin.

Taerin hanya duduk sambil menutup bagian lututnya yang terbuka, celana gadis itu sobek saat tadi tersungkur dibawah. Tempat ini benar-benar sepi dan seperti bukan didunia. Di kanan kiri terdapat pohon pinus yang menjulang tinggi,terlihat tidak menyeramkan apalagi disiang hari seperti ini,mungkin kalau malam akan benar-benar seram,Taerin juga mendengar suara air gemericik mungkin itu sungai kecil atau Air terjun. Taerin tidak berani kesana karena takut Sunwoo sudah kembali dan tidak menemukan dirinya kalau Taerin pergi melihat suara air.

" Taerin " Taerin mengangkat kepalanya dan terkejut bukan main saat menemukan Oppanya disana yang tengah tersenyum sangat manis

" o .. oppa bagaimana bi aaaaaaa oppaaaa " Taerin bangkit sambil meneteskan air mata saat melihat tubuh Oppa nya bersimbah darah karena sebuah motor menabraknya dengan kencang, ini terasa begitu nyata dada Taerin bahkan sesak karena melihat Oppa nya yang terlihat kesakitan,Taerin bangkit dan mencoba mendekati Oppanya tetapi suara yang ia kenal menghentikan gerakannya

" Jangan Taerin " Disana ada Jaemin yang berdiri dengan mengenakan pakaian rumah sakit, wajahnya sangat pucat seperti tidak ada kehidupan diwajahnya. Lelaki itu menggelengkan kepalanya menahan Taerin untuk tidak mendekati Oppanya

shhhhh .. shhhhh

" awwwww hikss "

" Kau sangat lemah,mereka tidak membutuhkan orang lemah seperti mu " Taerin menggigit bibirnya dan menggeleng kencang,gadis itu terus terisak dan mencoba bangkit dari jatuhnya.

Taerin sangat pusing bahkan gadis itu mau pergi saja meninggalkan Sunwoo saat melihat seluruh orang-orang terdekatnya mengelilingi Taerin,mereka menangis bahkan ada yang menjerit meminta tolong. Taerin benar-benar takut,dia sendiri disini.

Taerin hanya bisa menunduk dan terisak dia mau pulang dan memeluk Oppa nya.

" Sunwoo kumohon cepatlah "








APAKAH KALIAN ADA MASUKKAN? KALAU ADA BOLEH DI BERITAHU AKU NYA 😌😌😌😌

Whistle | 00L ✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang