Guide untuk membaca part ini :
1. Saat menemukan kalimat italic berarti itu sudah masuk astral project
2. Saat menemukan kalimat bold dan italic itu adalah suara hati dan pikiran.
3. Saat menemukan tulisan normal tanpa italic dan bold berati itu normal. Dunia manusia.
Sampai sini semoga tidak pusing ya ...
Selamat membaca dan jangan lupa vote nya hehehe ..
Malam ini semua berada dirumahku,rencana awal diubah pada bagian Jaemin dan Hyunjin yang harusnya berada di rumah Jennie. Oppa ku sudah kusuruh pulang cepat dan untungnya dia tidak keberatan.
" Oppa kau hanya perlu menjaga ini selagi kami tertidur,jangan sampai mati atau padam " Ucapku sebelum menyusul teman-teman ku yang sudah tertidur lebih dulu. Kulihat Oppa ku memberikan raut wajah khawatir yang membuatku tersenyum tipis dan memeluknya.
" Aku akan baik-baik saja,Oppa jangan khawatir " pelukan itu sungguh erat hingga rasanya aku tidak tega untuk pergi sebentar meninggalkan Oppa ku.
" Berjanjilah kau akan kembali,kau masih harus melihat oppa wisuda Taerin-ah " Aku terkekeh sambil menepuk lembut punggungnya
" Tentu saja Oppa " melepas pelukan hangat itu aku sedikit tersenyum dan mengecup pipi Oppa ku, menoleh sebentar pada Jeongin yang malam ini bertugas menjaga Oppa ku dan lampu penerang
" Nanti kalau Oppa dengar ketukan tiga kali dan lampu nya padam jangan dinyalakan. Oppa hanya boleh menyalakan kalau tidak mendengar suara ketukan,okay " Oppa ku mengangguk membuat ku ikut tersenyum. Memposisikan tubuhku diantara teman-teman ku aku mulai memejamkan mata,mencoba fokus untuk segera mengeluarkan jiwaku.
Aku membuka mataku dan mengedarkan pandanganku ke sekeliling. Tersenyum tipis saat aku beranjak bangun aku bisa melihat tubuhku sendiri,ini sudah berhasil dan aku tinggal mencari teman-temanku.
" Taerin" Aku tersenyum saat Jaemin memanggil ku. Mereka sedang menunggu diruang tamu karena kita memang sepakat untuk saling menunggu.
" Oke semua sudah lengkap. Dan ramuan penting sudah aman kan? " Kami semua mengangguk menjawab pertanyaan Heejin.
" Oke great. Kemari agak mendekat dan buat lingkaran,aku sudah membuat jalur lintas ke rumah Hyunjin " Kami semua menurut dan mulai membentuk lingkaran sedang,Heejin menginstruksikan untuk berpegangan tangan yang langsung kami semua lakukan.
Tidak lama aku merasakan pasokan udaraku menipis,angin yang sangat kencang terus menerpa wajahku membuat genggaman tanganku yang berada pada Jaemin mengencang.
" Hhhhhh "
" Bernafaslah,itu memang selalu terjadi kalau kita tidak menggunakan transportasi " Aku melirik teman-temanku yang ternyata juga sama,bahkan Hyunjin sudah bersandar pada dinding yang berada dibelakangnya.
Kami sudah tiba dirumah Hyunjin dan lelaki itu sedikit terkejut saat melihat banyak sekali makhluk yang menyeramkan berada dirumahnya.
" Jangan panik dan bersikap biasa saja. Jangan sampai mereka tau kita masih hidup " bisik Heejin. Benar,itu sunggu berbahaya. Mereka bisa mencari tubuh kami dan berusaha memasukinya agar bisa merasa hidup kembali.
KAMU SEDANG MEMBACA
Whistle | 00L ✔
Horror(COMPLETED) Jangan pernah bersiul di hadapannya atau Kau akan menghilang untuk selamanya .
