Guide nya masih sama kaya part kemarin, cuman ini gak ada bold+italic saja ...
Selamat membaca dan jangan lupa jejak nya hehehhe ^^
Aku mengerjapkan mataku beberapa kali sambil menahan sakit di punggungku. Aku melihat Sunwoo yang mondar-mandir didalam kamar mandi sambil menggigit jarinya.
" Sunwoo " Panggilku, lelaki itu membulatkan matanya dan berjalan menghampiriku yang berada di dalam bathtub. Sepertinya Sunwoo yang membawaku kemari.
" Oh Ya Tuhan terimakasih. Taerin lebih baik kau kembali saja, aku takut terjadi apa-apa " Aku bangkit dari dudukku dan tersenyum.
" Tidak aku tidak apa. Hanya kaget saja "
" Benar? " Tanya Sunwoo memastikan yang aku balas dengan anggukkan.
" Jaemin tadi sudah menyelamatkan Jinyoung dan Hyunjin berhasil membawa Eric. Hyunjin sudah kembali dia terkena hantaman oleh makhluk yang menyeramkan tadi " Aku mengangguk dan mengecek ramuanku yang masih aman didalam saku Jeans.
Sunwoo membuka pintu kamar mandi perlahan untuk mengecek keadaan,dan aku kembali bergetar karena suasananya sungguh mengerikan.
Jeno sudah,Jinyoung sudah,Eric sudah dan sepertinya hanya tinggal Haechan.
Sunwoo sudah benar-benar keluar dan aku melihat Jaemin lagi sibuk mencari. Aku melangkahkan kaki dan menutupi wajahku dengan Hoodie, diatas terdengar sangat ribut dan juga aku dapat mendengar jeritan dari Heejin.
" Aku ngecek Heejin dulu,hati-hati " Aku mengangguk, lalu setelah Sunwoo pergi aku berjalan kearah dapur. Tadi aku melihat ada sebuah ruangan yang sepertinya gudang. Kuharap Haechan ada disana.
Gudang sangat gelap sekali,aku menoleh hati-hati kebelakang karena aku seperti merasakan seseorang memperhatikan ku. Tanganku memutar knop pintu yang tidak terkunci itu dan pemandangan didalam sana membuat ku terkejut.
Ruangan itu terang dengan cahaya yang berasal dari lilin. Diujung sana aku melihat sebuah bangku yang mirip seperti bangku seorang raja. Ada Jennie disana yang sedang memejamkan matanya dan Haechan yang berada di peti seperti milik Jeno tadi.
Brakk ...
Jantungku berdegub kencang saat pintu dibelakangku tertutup, mata Jennie terbuka dan memberikan senyum tipis padaku. Tidak,tidak aku harus menyelamatkan Haechan terlebih dahulu.
Dengan cepat aku menghampiri peti Haechan yang berada tidak jauh,mengeluarkan dengan tergesa-gesa cairan merah milikku.
Prangg ...
Ahh sial botol itu melayang sendiri. Aku melihat pipet ditanganku lalu tanpa pikir panjang aku memberikannya kepada Haechan,hingga tidak lama Haechan menghilang.
Trakk ..
Aku membulatkan mataku saat pipet yang kupegang mengeluarkan api yang membuatku sontak membuangnya. Astaga kenapa tadi aku tidak menghilang langsung bersama dengan Haechan. Bagaimana sekarang aku keluar.
KAMU SEDANG MEMBACA
Whistle | 00L ✔
Horror(COMPLETED) Jangan pernah bersiul di hadapannya atau Kau akan menghilang untuk selamanya .
