Hiiiii i am back hehehehe ...
Jangan lupa tekan bintang sebelum baca dan comment kalo sempet hehehe ..
Happy reading ...
Hari ini aku sudah bisa masuk sekolah setelah sebelumnya aku absen selama 3 hari. Untung saja Na Jaemin baik meminjamkan catatannya padaku jadi aku tidak begitu ketinggalan banyak pelajaran selama tidak masuk.
" Sebentar ya Oppa tinggal mengoleskan selainya diroti mu " Aku hanya mengangguk sambil meminum susu putih yang sudah dibuatkan Jaehyun Oppa.
Aku tersenyum saat Jaehyun Oppa meletakkan roti tumpuk didepanku
" Makan yang banyak, kalau nanti masih sakit telfon oppa saja yaa atau minta antar pulang dengan Jaemin " Aku hanya mengangguk
" Kau sedang membantu temanmu ya? " Tanya Oppa ku dengan nada hati-hati. Aku memperlambat kunyahanku dan menatap oppaku
" Yaa seperti yang oppa sudah ketahui dari Jaemin "
" Kau harus hati-hati, yang kau hadapi ini lebih menyeramkan dari manusia Oppa benar-benar khawatir saat kau tidak sadarkan diri selama 2 hari kemarin " Aku tersenyum dan menggenggam tangan oppa ku yang duduk dihadapanku
" Oppa jangan khawatir aku akan baik-baik saja, setelah semuanya selesai aku tidak akan main-main lagi dengan dunia yang lain " Ucapku, Oppaku tersenyum dan mengelus punggung tanganku
" Bagus itu baru namanya adik oppa, Ayoo cepat kau nanti bisa terlambat " Aku mengangguk dan buru-buru melahap sarapanku.
**
Pagi ini aku sudah dibuat tercengang saat kakiku baru saja memasuki pintu kelas. Aku melihatnya, Dia Hwang Hyunjin yang sudah hampir mau sebulan menghilang. Di belakang sana laki-laki itu sedang tertawa dengan khasnya bersama Eric.
" Ohh Haii Taerinnn, kenapa tidak masuk?" Aku menolehkan kepalaku kebelakang saat mendengar suara Na Jaemin, Aku menarik tangannya untuk berdiri lebih dekat denganku
" Kenapa? " Tanyanya, Aku mengarahkan tanganku kedalam kelas memberitahu apa yang kulihat pada Na Jaemin
" Hyunjin? " Panggil Jaemin, Laki-laki itu langsung menolehkan kepalanya sesaat setelah Na Jaemin menyerukan namanya.
" Naaa, Ngapain sih didepan pintu? Masukk sinii " Ucap Hyunjin, Aku dan Na Jaemin saling melirik lalu bergerak memasuki kelas
Jaemin jalan menghampiri Hyunjin dan Eric lalu duduk disamping Hyunjin yang mana sebelumnya adalah tempat Donghyuck.
" Naa lo udah ngerjain Pr Miss Tiffany belum? " Tanya Hyunjin sesaat setelah Jaemin menjatuhkan tubuhnya dikursi Donghyuck
" Pr yang mana ya? Perasaan Gw gak ada pr deh " Ucap Jaemin sambil menggaruk tengkuknya, Hyunjin berdecak dan mengeluarkan buku tulis dari tas hitamnya.
" Yang ini lohhh " Jaemin memandang buku Hyunjin dan langsung memandangku dengan raut terkejut.
" Nghhh .. kayaknya belom deh coba lu tanya eric " Ucap Jaemin, Hyunjin langsung memutar tubuhnya.
" Eric Lo udah ngerjain? " Tanya Hyunjin. Jaemin juga ikut memutar tubuhnya kebelakang
" Belum nihh, susah banget " mendengar jawaban Eric ku lihat Jaemin langsung mengeluarkan ponselnya.
Aku berjengit saat kurasakan getaran disaku blazerku, aku mengambil ponselku dan melihat pesan yang baru saja masuk
Njmn
Istirahat langsung ke rooftop
Aku memandangnya yang lagi memandangku lalu menganggukkan kepala dengan samar.
**
Aku sudah di rooftop bersama dengan Na Jaemin yang hari ini membawakanku bekal Nasi Goreng buatan ibunya itu.
" Kita bicara sambil kau makan " Ucap Jaemin sambil menberikan sendok kepadaku Aku mengangguk dan mulai mencicipi Nasi Goreng yang dibawanya
" Ini aneh, Kau tau? Tadi Hyunjin bertanya padaku pr yang Mrs Tiffany yang sudah lewat " Ucap Jaemin sambil meneguk cola nya. Aku menggaruk tengkukku
" Maksudmu? Pr yang mana? " tanyaku clueless
" Pr yang waktu itu, yang hari dimana Kau bertanya kenapa nama Hyunjin hilang " Aku tersedak makananku, Hyunjin menepuk lembut punggungku dan memberikanku air mineral
" Yang benar? " Tanyaku
" Iyaa Aku berani sumpah, anehnya saat Hyunjin bertanya dengan Eric lelaki itu menjawab belum juga, padahal pada hari itu Eric sudah menyelesaikannya " Aku mengunyah lambat makanan yang masuk ke mulutku, kenapa masalah ini semakin sulit saja.
" Apa waktu berjalan mundur? " Ucap Jaemin tiba-tiba
" Aku sebenarnya juga memikirkan itu, tapi apa bisa waktu mundur seperti yang kau maksud? " Ini mustahil jika benar waktu bisa mundur, tapi mendengar cerita Jaemin Aku memikirkan hal yang sama dengan Jaemin
" Aku tau ini mustahil, tapi apa yang kulihat tadi seperti apa yang kumaksud. Bahkan saat aku membuka bukuku pr yang dimaksud Hyunjin sudah ternilai oleh Mrs Tiffany " Well hari ini Mrs Tiffany tidak masuk jadi Kita tidak bisa mengetahui apakah waktu benar-benar mundur atau tidak, karena tadi jam belajar masih seperti biasa bahkan anak-anak yang hilang masih dianggap tidak ada keberadaannya.
" Aku ingin membicarakan sesuatu " Ucapku pada Jaemin saat Aku baru ingat Jeongin mengatakan sesuatu yang buruk tentang Hyunjin yang matanya berubah merah.
" Kau mau bicara apa? "
" Ini tentang Hyunjin, Saat hari pertama Aku bangun dari pingsanku Jeongin membicarakan sesuatu tentang Astral Project kalian " Ucapku, Jaemin terlihat berfikir dan mengangguk
" Saat Jeno berhasil diambil Jeongin bilang kalau Hwang Hyunjin yang menariknya. Jeongin juga bilang kalau pada malam itu mata Hyunjin sangat merah seperti iblis yang aku temui dengannya. Jeongin juga bilang agar kita segera bergerak cepat. Jeongin rasa tubuh Hyunjin dirasuki " Aku melihat ada keterkejutan diwajah Na Jaemin
" Kalau Jeongin bilang seperti itu, apa sekarang yang berada didalam tubuh Hyunjin bukan Jiwa aslinya? " Tanya Jaemin yang aku balas dengan gelengan. Aku tidak berani menyimpulkan sembarangan, lagipula yang aku liat tidak ada yang mencurigakan dari Hwang Hyunjin, Dia terlihat seperti Hwang Hyunjin yang seharusnya.
" Eh tunggu, Muka Hyunjin tadi terlihat bersih, apa aku salah lihat? " Tanyaku memastikan
" Ya memang bersih seperti biasa kenapa memangnya? "
" Terakhir yang kudengar dari cerita Jeongin bukannya aku menemukannya dengan wajah penuh lebam, ini terhitung baru beberapa hari bukankah aneh kalau lebam bisa cepat menghilang? " Jaemin mengacak-acak rambutnya
" Astagaaaaa ini benar-benar rumit, sebenarnya apa yang kita hadapi dan tengah kita alamiii. Ya Tuhan " Aku meringis mendengar keluhan Na Jaemin. Jaemin benar apa yang sebenarnya kita sedang alamii
" Lohhh Na ngapain disini? Pacaran yaa " Aku membeku saat mendengar suara Khas dibelakang kami, wajah Jaemin tidak jauh beda denganku, kami memutar tubuh dan menemukan dia disana
Iya, Hwang Hyunjin
JADI BAGAIMANA???? DAPET TIDAK SIH FEELNYA :(
KAMU SEDANG MEMBACA
Whistle | 00L ✔
Horor(COMPLETED) Jangan pernah bersiul di hadapannya atau Kau akan menghilang untuk selamanya .
