Sekarang Kenzo dan Kesha resmi menyandang status sebagai suami istri. Dimana keduanya tadi sudah mengadakan akad nikah yang di saksikan dengan banyak orang dan disaksikan oleh Tuhan. Tidak ada rekayasa dari pernikahan mereka. Pernikahan tadi terjadi seperti pernikahan pada umumnya.
Kini saatnya mereka berdiri di depan pintu, menyambut para tamu undangan yang datang memberikan ucapan selamat. Kesha dan Kenzo tersenyum, ramah. Melupakan perdebatan sebelum pernikahan terjadi.
Para undangan datang disertai dengan doa restu untuk keduanya, tidak lupa para tamu undangan juga membawa hadiah. Kesha mendapatkan beragam jenis hadiah, begitu juga dengan Kenzo.
Rata-rata tamu undangan yang datang adalah teman-teman dan rekan bisnis Kenzo. Tentu saja, dia lah orang yang mengadakan pernikahan ini.
"Selamat, man. Kini kau tak membutuhkan sabun lagi," tutur pria tampan yang terlihat seumuran dengan Kenzo sembari tersenyum jail. Dia menyalami kemudian memeluk Kenzo ala brothership.
Kesha rasanya ingin melempar teman Kenzo itu dengan sepatu hak miliknya, ucapannya frontal sekali!
"Aku ada hadiah untukmu, ambil ini," pria itu memberikan kepada Kenzo buket bunga yang di buat dari ... eh tunggu, itu seperti ... itu Kondom?! Kesha memperhatikan buket itu dengan sesama, astaga dia tidak salah lihat. Itu benaran kondom. BUKET ITU DI BUAT DARI BELASAN BAHKAN PULUHAN KONDOM YANG MASIH TERBUNGKUS APIK?! Gila, pikir Kesha.
"Itu kan kondom!" Pekik Kesha di sebelah Kenzo, merampas buket itu dan mengembalikan kembali pada pria itu. "Mungkin kau salah membeli, tuan, tak apa tidak masalah kalau tidak ada hadiah." Kesha tersenyum kikuk. Dalam hati dia mengumpati pria itu. Sungguh mesum! Hey! Walaupun masih berusia 17 tahun, Kesha tahu bagaimana bentuk kondom itu, dan ya, pria mesum itu memberikan mereka buket yang terbuat dari kondom! Mereka tidak membutuhkannya (?).
"Hey, Nona. Ini sungguhan, aku sudah susah payah membuatnya untuk kalian," pria itu mengembalikan lagi buket kondom itu pada Kenzo. "Suamimu ini sangat perkasa, aku takut sekali main saja kau bakalan hamil." Lanjutnya lagi yang membuat Kesha mendengus.
Apa salahnya jika Kesha hamil? Toh, mereka sudah resmi.
"Ucapan ada tidak sopan, tuan," beritahu Kesha datar. Tidak Kenzo dam temannya semua sama saja, otak selangkangan semua.
"Hahaha," pria itu tertawa lepas, "Aku bercanda, nona. Kau lucu sekali," pria itu mengulurkan tangannya kearah Kesha yang reflek langsung membawa badannya mundur.
"Perhatikan tanganmu, Martin," tegur Kenzo sambil menahan tangan temanmya yang bernama Martin. "Hadiahmu aku terima, puas?"
Kesha melotot, ada yang salah dengan si Kenzo, mengapa dia menerima buket yang baru pertama kali di lihatnya seumur hidup. Tidak ada kah lelucon yang lebih lucu?
"Hoho, posessif sekali," goda Martin, dia menepuk bahu Kenzo pelan. "Kau beruntung, jaga dia baik-baik," setelah itu Martin melangkah masuk untuk menikmati beragam makanan disana. Tentu saja gratis.
"Kak!" panggil Keivo yang masih berada sekitar 10 meter dari tempatnya berdiri. Kenzo dan Kesha menoleh kearah Keivo.
"Kei! Tunggu kakakmu ini!" jerit seseorang dari belakang Kei khas dengan suara cemprengnya.
Kenzo langsung memutar bola matanya malas. Gara-gara perempuan itu Kenzo terpaksa harus menikah dengan Kesha, gadis yang sama sekali tidak di cintainya. Benar sih waktu pertemuan pertama mereka Kenzo sempat tertarik. Tapi tidak lagi setelah dia menidurinya malam itu.
"Hai Ken, lama tidak bertemu, bagaimana kabarmu?" tanya Kayka basa-basi setelah berdiri tepat di depan Kenzo, dia bahkan mengabaikan keberadaan Kesha.
KAMU SEDANG MEMBACA
Mafia's Wife [ Completed ]
Ficção Adolescente[ Jangan menjadi Silent Reader ] SELESAI + 1 BONUS CHAPTER Kesha Pratiwi adalah gadis SMA 17 tahun yang hamil dan menikah dengan Mafia muda. Bagaimana Kesha menlanjutkan hari-harinya paska pernikahan mereka? terlebih Kenzo tidak mencintainya dan sel...
![Mafia's Wife [ Completed ]](https://img.wattpad.com/cover/220794890-64-k788763.jpg)