SINARNYA PENUHI RUANG HATINYA

608 79 19
                                        

Tiara masih berdiri di depan rumah sakit dengan kaki yang semakin rapuh. Kekagumannya terhadap nuca yang selama ini bisa menjaga diri dari lawan jenisnya seakan memudar seketika.
Pandangannya tak lepas dari keduanya yang masih ngobrol hingga perempuan tadi terlihat jelas wajahnya.
" lho itu bukannya perawat yang ada di kamar bunda.... pantes... saat di kamar dia sok akrab banget sama pak nuca ternyata diantara mereka ada hubungan spesial... sampai pak nuca ngalah nggak jadi makan."batin tiara.
Kemudian perempuan tadi meninggalkan nuca.

Sesaat kemudian nuca menyadari bahwa tiara sudah menunggunya, kemudian ia hampiri tiara dengan mobilnya.
Nuca : " ayo masuk ".
Tiara menghapus matanya yang basah berusaha menghilangkan prasangka jeleknya.
Nuca : " kok diem aja ayo masuk"
Melihat tiara diam nuca pun turun dari mobilnya dan membukakan pintu untuknya.
Nuca : " silakan bu dokter ". Canda nuca yang tidak dihiraukan tiara.
Ingin rasanya membatalkan kepergiannya, akan tetapi tiara khawatir membuat nuca marah karena dia sendiri yang sudah menyanggupi untuk pergi ke klinik.
Dengan berat tiara memasuki mobilnya.

Saat di jalan,
Nuca : " habis pertigaan ke kanan ya?"
Tiara diam dan tidak menjawab.
Nuca : " hey...... "
Tiara : " ya??"
Nuca : " ini ke kiri atau kanan?"
Tiara menunjukkan dengan jari tangannya.
Nuca : " kamu sakit ya??" Tanya nuca khawatir karena melihat wajah tiara yang sendu .
Tiara hanya menggeleng. Dalam perjalanan ia hanya diam dan tidak tampak ceria sedikitpun.
Nuca : " mau makan dulu nggak?"
Tiara kembali menggelengkan kepalanya. Pandangan matanya menunduk ke arah sepatunya.
Dalam hati nuca : " tiara kenapa sih.... sakit atau kangen atau marah sih??, apa dia marah karena tadi nunggu kelamaan ya?, atau ada masalah keluarganya atau....?.."
Nuca : " sorry ya tadi nunggu lama "
Tiara : " he em "

Mobil telah sampai di klinik penderita kangker milik dr galih.
Anak - anak yang melihat tiara dan nuca segera menyambutnya dengan gembira.
" kak tiara .." sapa anak - anak yang sudah tidak asing dengan tiara. Kemudian salah satu dari mereka bertanya : " lho kak kok nggak bareng dr galih?"
Tiara : " enggak... dia masih sibuk."
Nuca : " hai... aku nuca teman dr galih dan juga kak tiara "
" hallo kak nuca ". Serentak mereka.
Ibu pengasuh yang ada di klinik mempersilakan nuca dan tiara untuk masuk dan menyajikan beberapa makanan.
Sambil menikmati sajiannya nuca asik bercanda dengan anak - anak dan menghibur mereka, sementara tiara masih diam dan minum beberapa tegukan saja.
Dalam hatinya : " kamu masih tetep baik sih pak tapi kenapa aku terlalu kecewa... apa iya aku cemburu ... aduh tiara...??"
" kak tiara kak tiara... kok nggak kayak biasanya... kak tiara sedih ya karena dr galih nggak ikut?". Tanya seorang anak yang biasanya selalu lihat tiara berdua dengan dr galih.
Nuca yang mendengarnya jadi memusatkan perhatiannya ke tiara .
" jadi tiara sedih karena gue nggak ngajak galih?"batin nuca.

Tiara : " enggak bukan gitu... kak tiara cuma capek kok nggak tahu kenapa ya jadi loyo" jawab tiara.
Seorang anak yang sudah seusia SMA pun berbicara pelan kepada tiara : " jangan - jangan kak tiara baru berantem sama kakak yang ini ( sambil menunjuk nuca )?"

Meskipun lirih, nuca masih bisa mendengarnya.
" nggak mungkin ah tiara marah gara - gara galih nggak ikut... apa benar memang karena gue ... tapi gue salah apa ?".
------------
Satu jam berada di klinik, sudah terasa lama bagi tiara.
Tiara : " pak aku mau pulang ". Pinta tiara kepada nuca.
Tiara : " kalo bapak masih mau nanti aku pulang duluan ya ? ".
Nuca : " eh enggak... kita pulang bareng ".

Setelah berpamitan,
Dalam perjalanan pulang... Sebetulnya tiara merasa tidak enak jika diam terus menerus
Akan tetapi rasa dalam hatinya menyulitkannya untuk bicara.
Nuca : " dah sampai...". Ucap nuca menghentikan mobilnya.
Nuca : " hey...aku minta maaf ya kalo aku berbuat salah ."
Tiara : " assalamualaikum ".
Nuca : " waalaikumussalam ".
Tiara meninggalkan nuca dan memasuki rumahnya tanpa menjawab permintaan maaf nuca.

MUTIARA DARI SURGATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang