[SeSe Couple]
Media telah membocorkan berita kencan dirinya dengan seorang artis satu agensi. Dia Oh Sehun, jika kalian tidak mengenalnya, dia adalah idol dari grup besar bernama EXO, Sehun sendiri tidak mempermasalahkan hal itu, agensi bahkan telah...
Hallo, jangan lupa VOTE lebih dulu ya sebelum membaca...
Cobalah untuk menghargai karya orang lain..
Cameo: Kim Haeun.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
*****
Happy Reading
Sejak kepergian mereka berdua dari rumah sakit, Sehun tak berhenti bertanya pada gadis itu terkait mau dibawa kemana Sehun sebenarnya ? Sehun bertanya karena mobil yang Sejeong kendarai keluar dari jalan raya dan memasuki gang yang sempit. Sehun baru tahu ada gang sempit seperti ini di Apgujeong. Dan Serius, gadis ini gaakan bunuh Sehun beneran kan, gimana kalo emang bukan Sejeong yang membunh tapi pembunuh berantai ? Dan Sejeong membawanya ketempat itu. Ayolah, Sehun tahu dia banyak dosa, tapi dia belum mau mati.
"Oi, aku bertanya padamu dari awal. Kemana kau akan membawaku Sejeong-ah?" tanya Sehun panik.
Sejeong menghela nafas kasar, dari tadi ia memang tidak pernah menjawab pertanyaan Sehun. Tapi kali ini dia benar-benar jengah, kenapa ada pria se-cerewet dia ? Beruntung lokasi yang ingin Sejeong tuju sudah di depan mata.
Mobil itu berhenti tepat di depan bangunan yang sudah nampak tua, Sejeong membuka seatbelt miliknya dan sebelum gadis itu membuka pintu mobil. Ia menatap pria yang nampak ketakutan menatap gedung tua di depannya, tanpa sadar Sejeong tertawa pelan melihat ekspresi lucu pria itu.
Ternyata pria menyebalkan ini penakut juga, batin Sejeong.
"Aku kan sudah bilang jangan mengeluh, kau mau keluar atau tetap disini ?" tanya Sejeong.
Sehun meneguk saliva-nya susah payah. Sial, gedung di depannya benar-benar menakutkan, tapi sejak kapan Sehun mengenal rasa takut ? Cih. Sehun itu mantan gangster di LA, gedung gini doang mah gaada apa-apanya.
"Ayo ? Mau kutinggal ?" tanya Sejeong yang sudah diluar.
Sehun menatap gadis itu dan menghela nafas pelan. "Aku ikut, jangan tinggalkan aku," ucap Sehun.
Sehun sejak tadi berjalan di belakang Sejeong sambil memegang pundaknya dengan tubuh yang sedikit menghimpit gadis itu, yang membuat Sejeong sedikit risih.
"Aish! Bisakah kau tidak berdekatan denganku ?!" tanya Sejeong sedikit berteriak.
Sejeong memang sedikit risih dan terganggu, dalam artian bukan kesal. Tapi tubuhnya meremang kala tangan kekar itu memegang pundaknya meskipun hanya satu tangan, dan jangan lupakan mereka yang berjalan berdekatan hingga membuat dada bidang Sehun bertabrakan dengan punggung milik Sejeong, Sejeong bahkan bisa merasakan jantung pria itu yang berdetak cepat seperti miliknya saat ini.
Yang membedakan jantung Sehun berdetak cepat karena Sehun yang ketakutan, sedangkan Sejeong karena pria itu berdekatan dengannya, ah menyebalkan sekali.