"Tidak ada shalat yang lebih berat bagi orang munafik
selain dari shalat Shubuh dan shalat 'Isya'. Seandainya mereka tahu
keutamaan yang ada pada kedua shalat tersebut,
tentu mereka akan mendatanginya walau sambil merangkak."
(HR. Bukhari no. 657).
Happy reading 😊
🍂🍂🍂
Kenapa udara waktu subuh begitu segar? Karena belum bercampur dengan napas orang munafik yang tak bangun waktu subuh.
Setelah melaksanankan kewajibannya shalat subuh, Airin melangkahkan kakinya menuju balkon kamarnya, menghirup udara yang sangat segar di subuh ini.
"Masya Allah sungguh dasyat ciptaan Allah, memberikan udara secara gratis kepada mahluk-mahluknya yang penuh dosa ini." lirih batin Airin.
Menunggu mentari menyapa adalah kebiasaan yang selalu dilakukan oleh Airin sedari kecil hingga sekarang.
Pukul 07:00 pagi.
"Mir, dengerin penjelasan gue dulu."
"Penjelasan apa? Penjelasan bahwa cowok yang di jodohin dengan Lo itu adalah kak Andre."
"Mir Lo salah paham, please dengerin gue dulu."
Brak.
Mira melempar tasnya ke atas meja lalu pergi meninggalkan Dera yang masih berdiri di sana.
Mira berjalan keluar kelas dan melewati Airin yang tengah berdiri diambang pintu kelasnya.
Tanpa menyapa dan menghiraukan Airin, Mira tetap berjalan tanpa tujuan.
Airin menghampiri Dera yang masih di posisinya, berdiri dan hanya diam saja.
Airin meletakkan tasnya, lalu menatap wajah Dera. "Der, Mira kenapa?"
Dera menatap Airin lalu memeluknya. "Mira salah paham dengan gue dan kak Andre."
"Kak Andre?"
Dera melepaskan pelukannya. "Iya, semalam Mira ngeliat gue sedang dinner bareng keluarga kak Andre."
"Maksud Lo, cowok yang dijodohin dengan Lo itu kak Andre?"
"Bukan Rin. Awalnya gue pikir juga kak Andre, tapi ternyata bukan dia tapi adik kak Andre namanya Azka."
"Terus kenapa Mira sampai salah paham?"
"Karena Mira ngelihat gue pas hanya ada kak Andre di sana, karena Azka kejebak macet jadi ia telat datangnya."
"Terus Lo udah jelasin sama Mira?"
"Mira nggak mau dengerin gue, dia marah sama gue Rin," ucapnya dengan mata berkaca-kaca.
"Ya udah entar gue coba ngomong sama Mira, Lo tenang aja dulu." ucap Airin sambil memegang tangan Dera, sementara Dera pun menganggukkan kepalanya.
🧕🧕🧕
Ruangan begitu bising, setelah seorang guru meninggalkan kelas, sehabis menyampaikan bahwa akan diadakan rapat dan tak akan lagi ada kegiatan belajar mengajar untuk hari ini. Semua itu demi mempersiapkan ujian nasional yang sebentar lagi akan dilaksanakan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pemilik Hatiku [END] (TERBIT)
Teen FictionHijrah. Berjalan menuju kebaikan dan percaya bahwa apapun yang diniatkan dengan kebaikan akan berakhir dengan kebahagiaan. "Aku pasrahkan semuanya hanya kepadamu Pemilik Hatiku." Airin. Kecantikan dan kekayaan yang ia miliki membuat banyak pria meny...
![Pemilik Hatiku [END] (TERBIT)](https://img.wattpad.com/cover/223722453-64-k848017.jpg)