Malem ini tepat ditengah malem Solji harus bangun karena lagi-lagi dia denger suara orang muntah dia langsung cepet ke kamar mandi dan bener aja liat Yoongi udah muntah lagi.
"kamu sekarang gak bisa gak tau kalau kamu lupa habis muntah-muntah" iya bukannya di puk-puk punggungnya Yoongi atau di pijet lehernya Solji malah sibuk videoin Yoongi dari berbagai arah buat bukti kalau Solji tuh gak ngehayal atau mimpi kalau Yoongi tuh muntah.
"aduh pusing" ucap Yoongi dengan lemas.
Merasa udah punya bukti Solji langsung udahin rekamannya kantongin hape dan mulai deketin Yoongi.
"kita harus kedokter" ucap Solji serius masalahnya ini udah ke dua kalinya Yoongi begini.
Yoongi gelengin kepalanya, dia kini malah peluk Solji, "apa gue punya penyakit parah ya?" tanya Yoongi.
"hush kalau ngomong" Solji nabok pelan punggung Yoongi.
"pusing, eneg" rengek Yoongi habis itu.
"yaudah ayo dipake tiduran, kamu minum vitamin gak sih?" tanya Solji dia mulai bawa Yoongi pelan-pelan ke kasur.
"lupa minum dua hari ini" jawab Yoongi.
"kan aku bilang diminum" ucap Solji dia udah bantuin Yoongi tiduran terus selimutin Yoongi.
"kita kedokter aja yuk" ajak Solji.
"besok pagi aja sekarang gue gak papa, mau susu anget aja" ucap Yoongi.
"yaudah tunggu sebentar aku bikinin" Solji langsung cepet bikin susu anget buat Yoongi.
Selesai buatin dia masih liat Yoongi yang tiduran sambil meluk guling, "diminum dulu" kali Yoongi sadar dan minum susu angetnya pelan-pelan.
"tuh kan keringet dingin lagi" ucap Solji setelah dia usap rambut depan Yoongi kebelakang.
Yoongi cuma bisa berguman deketin dirinya ke Solji terus peluk pinggang Solji yang masih duduk bersandar pada punggung sofa.
"kok gue gini ya? Padahal gak makan apa-apa" ucap Yoongi.
"kecapean mungkin besok kita periksa sekarang masih mual gak?" tanya Solji.
"dikit" jawab Yoongi.
"yaudah tidur besok kerja dirumah aja ya" ucap Solji dia udah elusin kepala Yoongi pelan-pelan.
Yoongi ngangguk aja sampe dia yang kembali lagi buat tidur karena keenakan di elus-elusin Solji.
Paginya mereka udah siap ke dokter walaupun Yoongi bilang dia gak papa dan nolak, tapi karena ada bukti video dan Solji yang ngambek gara-gara Yoongi gak mau kedokter akhirnya Yoongi ke dokter.
"balik aja yuk?" pinta Yoongi, mereka dapet antrian nomor sepuluh dalam dan Yoongi cukup bosan juga nungguin.
"gak, harus periksa dulu" ucap Solji tegas.
"tapi gue gak papa" bisik Yoongi.
Solji gak jawab dia natap tajam Yoongi melototin lebih tepatnya, "harus periksa" ucap Solji tegas.
"ah" Yoongi cuma bisa kesel ngerengek kayak anak kecil yang dipaksa tidur siang.
"tuan Min Yoongi-ssi" dan kini giliran Yoongi masuk.
"wah ternyata beneran Agust D" dan Dokternya ternyata fans nya Yoongi.
Yoongi dan Solji senyum aja walaupun ekspresi dan gerakan badan Yoongi mau pulang aja rasanya.
"jadi keluhannya muntah-muntah, mual dan pusing?" tanya dokternya lagi setelah dia baca keluhan yang ditulis suster dimeja daftar tadi, "tapi tensinya bagus" ucap Dokternya.
KAMU SEDANG MEMBACA
WITH YOONGI PT. 2
Fanfiction(ONGOING) [SERIES WITH...] LANJUTAN DARI WITH YOONGI Kehidupan keseharian Yoongi dan Solji setelah menikah dipenuhi dengan berbagai liku-liku kehidupan, akankah Yoongi dan Solji mampu menghadapai liku-liku kehidupan setelah menikah untuk selalu bers...
