EXTRA PART 1

2.7K 154 25
                                        

Septian dengan kameranya berjalan-jalan di jalanan Berlin, ia beberapakali menangkap gambar-gambar yang menurutnya bagus, lalu ia melihat ada keramaian, disana ada seorang penyanyi jalanan tengah memainkan biolanya, di saat orang-orang mengabaikannya ada seorang gadis yang berhenti disana sambil menikmati musik yang di mainkan penyanyi jalanan itu.

Septian diam-diam mengarahkan kameranya ke gadis itu, lalu ia menzoom kameranya, gadis itu tersenyum sambil bertepuk tangan, lalu tampak berbincang sebentar dengan penyanyi itu dan memberikan sejumlah uang untuknya, gadis itu tampaknya dari Asia, lalu Septian fokus memotret gadis itu.

"Septian," panggil Vita dengan seorang gadis kecil yang tengah melambai kepadanya sambil memegang satu buah es krim di tangannya.

Septian menurunkan kameranya, ia tersenyum sambil merentangkan tangannya untuk menerima pelukan dari gadis kecil itu, mereka berpelukan, Vita hanya terkekeh saja melihat intraksi mereka.

"Sedang apa kamu disini?" Tanya Septian, ia memangku gadis kecil itu.

"Paman mau esklim?" Tanya Naina, gadis kecil yang sedang Septian gendong.

"Boleh," Naina kemudian membiarkan Septian mencoba es krimnya. "Paman kenapa paman tidak seperti Daddy yang mempunyai Mommy?" Mendengar pertanyaan polos Naina, sontak saja Vita tertawa terbahak.

"Naina, paman mu ini betah melajang sepertinya tidak laku."

Septian dengan jahil berkata, "dulu ada seorang gadis yang aku cintai," ucapnya pada Naina.

"Lalu?"

"Lalu gadis itu menikah dengan orang lain, lalu aku di tinggalkan begitu saja, bukan begitu Mommy?" Septian melirik Vita, Vita sontak saja terbatuk.

Tak lama seorang pria dari belakang menghampiri mereka, ia kemudian memeluk pinggang Vita dari samping, "karena gadis itu bukan jodohnya, tapi jodoh orang lain, bukan begitu?" Aldo menatap Vita yang ada di sampingnya.

Septian menjawel hidung munggil Naina, "kalau begitu kau saja yang menikah dengan aku."

"Tidak, lihat paman menikah saja dengan tante itu," tunjuk Naina pada seorang gadis yang Septian potret diam-diam tadi, gadis itu melambai pada Naina yang menunjuknya sambil tersenyum, lalu ia melihat seseorang yang menggendong Naina.

"Loh, Septian?" Ia kemudian menghampiri mereka.

Vita menatap curiga, "wah ada apa ini Septian?"

"Dia adalah temanku di kantor."

Olivia menghampiri mereka kemudian memperkenalkan dirinya pada Vita dan Aldo, ia juga menyapa Naina yang berada dalam gendongan Septian. Mereka berbincang sebentar sampai akhirnya mereka memutuskan untuk makan bersama.

"Lalu, bagaimana dengan kepindahan kalian? Apakah sudah di urus dengan baik?" Tanya Septian.

"Ya, kami akan pindah akhir minggu ini, sebelum tahun ajaran baru dimulai, karena di usia Naina yang sudah lima tahun, kurasa cukup untuk mendaftarkan gadis kecil itu sekolah."

"Naina akan pergi sekolah di Indonesia ayah?" Tanya Naina yang sedang disuapi Vita.

"Iya, ayah akan mendaftarkan kamu sekolah, namun sebelum itu kau harus belajar bahasa Indonesia dengan baik, oke?" Ucap Vita kemudian Naina mengangguk.

"Kau tidak akan menyusul?" Tanya Aldo.

"Mungkin? Dengan membawa calon istriku kesana nanti," Olivia kemudian terbatuk.

"Memangnya kau sudah punya?" Tanya Olivia, Vita dan Aldo saling menatap kemudian Vita tersenyum.

"Menurutmu?" Septian menatap Olivia sambil memangku tangannya di atas meja.

"Siapa gadis itu?" Olivia bertanya dengan jutek, ia sudah lama menunggu Septian, namun karena berhati dingin pria itu sulit sekali di luluhkan.

***

Note : disini mereka menggunakan bahasa inggris.

OSIS Vs Adik Kelas (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang