Sorry for typos~
Happy reading 💞🍀 Story That Won't End 🍀
Even if you pass me by
I will find you
Then I’ll reach out again to you°°°
“Kita sampai, pulang sekolah nanti hyung akan sedikit terlambat menjemput kalian” Yeonjun berujar. Ia baru saja menghentikan mobilnya di depan gerbang sekolah para maknae.
“Baiklah, kami pergi dulu hyung, sampai nanti” ucap Beomgyu lalu ia keluar dari mobil. Lalu disusul Kai yang masih belum berbicara apapun sejak berangkat dari dorm tadi.
“Taehyun, ingat, jika ada sesuatu yang mencurigakan segera beritahu hyung oke?” ucap Yeonjun menghentikan Taehyun yang hendak menutup pintu mobil.
“Tentu, hati-hati di jalan hyung!” Taehyun menutup pintu mobil lalu melambaikan tangan pada Yeonjun.
Lalu Taehyun pun berjalan masuk ke area sekolahnya. Entah ini hanya perasaannya saja, seperti ada seseorang yang sedang memperhatikannya. Taehyun melirik sekitarnya, tapi semua murid sibuk dengan urusan mereka masing-masing. Taehyun mengedikkan bahunya dan berjalan menuju ruang kelasnya.
Sesampainya di kelas ia melihat beberapa teman sekelasnya tampak mengelilingi bangkunya. Taehyun berjalan perlahan mendekati bangkunya. Beberapa teman sekelasnya yang lain menatap Taehyun dengan tatapan yang tidak dapat diartikan.
“Hei, ada apa ini?” Taehyun membuka suara. Sontak teman-temannya menoleh, ekspresi menyesal tercetak di wajah mereka.
“Ah, Taehyun-ah, kau harus melihat mejamu” ucap salah satu anak.
Taehyun pun beringsut maju untuk melihat mejanya, seketika ia melongo. Mejanya dipenuhi tempelan-tempelan kertas post it dengan berbagai kalimat kebencian yang tertulis diatasnya.
“Siapa yang melakukannya?” tanya Taehyun pada teman-temannya.
“Kami tidak tahu, sejak kami datang kertas-kertas ini sudah ada di mejamu” jawab salah seorang anak.
Taehyun menghela napas, “Ah, baiklah kalau begitu”
Taehyun pun memunguti kertas itu satu per satu dengan dibantu oleh beberapa temannya. Lalu mata Taehyun menangkap sebuah kertas yang menempel di bawah mejanya. Taehyun memungut kertas itu dan membacanya.
Suka dengan hadiahku Kang Taehyun? Ini baru awalan, jika kau berhenti menghalangiku maka aku juga akan berhenti (: – Queen
Tunggu, Taehyun mengenali tanda senyum itu. Ia rasa ia tahu siapa pelakunya. Ia bisa memastikan sasaeng fans itu adalah dalang di balik semua kekacauan ini.
Jadi ini maksudnya dengan bertemu lagi? Taehyun menggerutu kesal dalam hati, ia meremat kertas itu menjadi gumpalan dan memasukkannya ke dalam saku.
Taehyun pun lanjut membersihkan mejanya dari kertas-kertas itu. Ia harus melakukannya dengan cepat sebelum guru mereka tiba.
Awas saja kau! Aku tidak akan membiarkanmu mendekati Kai.
✨
Jam istirahat, biasanya tiga member termuda TXT itu akan menyempatkan diri bertemu di kantin, jika tidak ada urusan lain. Jadi saat ini Taehyun sedang berjalan bersama teman-temannya menuju kantin. Ia berjalan dengan riang seperti biasanya. Sesampainya di kantin, netra Taehyun menangkap sosok familiar yang berjalan kearahnya. Taehyun sudah memasang senyum lebarnya, bersiap untuk menyapa anak itu.

KAMU SEDANG MEMBACA
Story That Won't End || TXT
Фанфик"Soulmate?" "Iya, kita berdua kan soulmate, kita selalu ada untuk satu sama lain saat kita saling membutuhkan" ================================== Perjuangan yang harus TXT lalui menjelang peringatan satu tahun debut mereka. Saat dimana persahabatan...