Semua sedang berkumpul di apartemen Fatur mulai dari Edo,Habibie,Fian,ridho,dhilak,Vien dan della sudah berada dirumah fatur,Fatur dengan ceoat menghubungi mereka dan dengan cepat mereka datang kerumah Fatur.
Fatur udah menceritakan kepada semua temannya apalagi seperti sahabat dhilak yang tak tau apa apa.
"Tur...Kevin"lirih Fian.
"Gue tau,gak ada waktu lagi buat bujuk dia apalagi dia keras kepala"ujar Fatur dingin.
"Kita tau kalo kevin tuh keras kepala tur tapi apa salahnya untuk mencoba"ucap ridho.
"Hmm"gumam Fatur ragu.
"Tur...percaya diri!!kalo Lo gak percaya diri ini gak bakal selesai"ujar Habibie dnegan tegas.
Dhilak dan kedua sahabatnya sedang membuat minum untuk mereka,begitu jelas dari raut wajah Fatur kalo dia gak percaya diri membuat dhilak sedih dan kecewa.
"Gue yang bujuk Kevin"ujar dhilak dingin.
"Apa apaan ini lak!!ini bahaya"uja rfatur dengan cepat yang sebelumnya melamun.
"Bahaya?sebahaya apa?dimana rumahnya!!"ujar dhilak dingin.
"Dhilak!!!"teriak Fatur.
"Dilantai 4"ucap fian dan mendapatkan tatapan tajam dari Fatur.
Dhilak berjalan keluar dengan cepat membuat Fatur linglung dan mengejar dhilak tapi ditahan oleh Fian dan begitu juga Edo,ridho dan Habibie setelah mendengar kode dari Fian.
"Lepasin gue!!apa kalian mau dhilak mati"teriak Fatur.
"Lo diam dulu makanya biar gue jelasin!!"ujar Fian.
"Jelasin apa lagi hah"ketusnya.
"Makanya diam dulu bego!!"ujar Fian yang sudah kesal.
***
Dhilak berjalan menuju lift kemarahan nya sudah diujung kepala melihat Fatur yang putus asa dan sifat sahabat Fatur tersebut siapa lagi kalo bukan Kevin.
"Kevin sialan dasar kepala batok banci!!!"gumamnya sudah mengeluarkan sumpah serapah.
Dia langsung memasuki lift dan menekan tombol 4 dan menunggu sampai kotak tersebut terbuka setelah itu dnegan dinginnya berjalan.
"Gue lupa nanya yang mana!!"gumamnya berbicara sendiri.
Tiba tiba ada ibu ibu lewat menuju lift kesempatan ini tidak boleh terbuang dia dia dia langsung bertanya.
"Maaf Bu apa ibu kenal yang namnya Kevin yang tingga di sini juga?"tanya dhilak.
"Ohh Kevin Kevin ada dua dek!!Kevin yang mana kevin Adrian atau Muhammad Kevin?"tanya ibu tersebut.
"Ini nih kalo nama orang yang sama"batin dhilak kesal.
"Yang seumuran sama saya Bu"ujarnya sudha kesal.
"Lah dua duanya umurnya sama adek"jawabnya.
"Arghhh yang mana aja deh Bu yang penting namanya Kevin!!"ujar dhilak kesal.
"Hmm nomr 224 sama 225"ucpa ibu tersebut yang tampak kesal juga.
"Arghh dasar ibu ibu!!"ketus dhilak dan menghentak hentakkan kakinya.
"Dasar anak anak jama sekarnag gak sopan sama yang tua!!"ujar ibu tersebu dan berjalan menuju lift.
"Ngaku juga tua!!!"teriak dhilak.
"Astaghfirullah"ujar ibu tersebut istighfar.
Dhilak sudha berjalan dan melihat nomor 224 dan 225 yang bersebelahan membuat dhilak bingung jika salah orang maka dia malu.
KAMU SEDANG MEMBACA
troublemaker
Подростковая литератураSeorang lelaki yang menyembunyikan masalahnya dari sang kekasih hingga dia meninggal dan tiba tiba datang adiknya untuk memperbaiki semua masalahnya. Akankah sang adik juga berakhir sama dengan sang kakak? Apakah masalah tersebut tidak bisa diperbai...
