Hari ini adalah tahlilan tepat tujuh hari setelah Angel pergi. "Bu. Panggil Richie.
"Ya. Jawab Ibu.
"Aku ke rumah Angel dulu ya. Pamit Richie.
"Iya hati-hati ya, salam sama Tante Melati. Maaf, Ibu hari ini nggak bisa datang.
"Iya Bu. Saya pergi dulu ya.
"Assalamualaikum....
"Waalaikumsalam...
***
Richie terus berjalan menyusuri jalanan Kota Jakarta, dengan menggunakan sepeda. Ia merasa tak konsentrasi, dengan apa yang sedang, ia lalui.
Tiba-tiba, dari arah berlawanan ada mobil, berjalan ke arahnya, dan mobil tersebut tak sengaja menyerempet nya. Hingga, ia terjatuh dari sepeda, untung lah, ada helm yang melindungi kepalanya. "Arghhhhhh. Ucap nya merintih.
"Dek, kamu tidak apa-apa? Tanya seorang wanita turun dari mobil.
"Nggak apa-apa Tante, hanya luka ringan.
"Maafkan saya Dek, saya tidak sengaja. Ucap seorang pria, yang mungkin adalah suami dari si wanita.
"Nggak apa-apa Om, saya yang salah. Karena saya tak fokus mengayuh sepeda. Ucap Richie sambil berusaha bangkit.
"RICHIE?! Ucap pria tersebut.
"Om Rangga?
"Ya Allah.... Kamu Richie, maafin Om ya, ya sudah yuk Om bawa kamu ke Klinik. Ucap Rangga membantu Richie bangkit.
"Kamu kenal dia? Tanya Nicole pada sang suami.
"Kenal, dia itu pacarnya Angel.
"Angel? Maksud kamu, Angel anak Mbak Melati?
"Iya benar.
"Nggak usah Om, terimakasih. Saya harus buru-buru. Ucap Richie sambil berusaha menaiki sepeda nya.
"Itu luka nya tidak bisa dibiarkan. Sudah, sekarang ke Klinik dulu, nanti saya antar kamu ke tempat tujuan.
"Terimakasih Om. Ucap Richie sambil menaiki mobil.
***
"Emang kamu mau kemana? Tanya Om Rangga.
"Ke rumah Angel Om, mau Tahlilan.
"Tahlilan? Siapa yang meninggal? Tanya Om Rangga.
"Angel.
"Innallilahiwainnailaihirojiun.... Ucap Om Rangga, dan Tante Nicole terkejut.
"Jadi dia sudah meninggal? Ucap Tante Nicole sambil menitihkan air mata.
"Kenapa Mbak Melati, tidak memberi tahu kita? Ucap Tante Nicole penasaran.
"Mungkin Melati, tak mau mengganggu kita. Ucap Om Rangga, sambil mengusap pelan pundak sang istri.
***
Setelah dari Klinik, Richie berkata kepada Om Rangga, dan Tante Nicole. "Sudah Om, biar saya naik sepeda saja ke rumah Tante Melati. Ucap Richie pada kedua nya.
"Tidak usah, kamu sama kami saja. Karena, kami akan kesana juga. Ucap Tante Nicole pada nya.
"Iya sekalian, Om kan waktu Angel meninggal tidak melayat. Jelas Rangga sambil menuntun Richie.
***
"Assalamualaikum.... Ucap Richie sambil memasuki rumah.
"Waalaikumsalam.... Eh kamu Richie? Ucap Tante Melati ramah.
"Rich, tangan Lu kenapa? Tanya Mike panik.
"Ini tadi gua keserempet, tapi pelaku nya sudah bertanggung jawab, dan lukanya nggak parah. Jelas Richie sambil berjalan masih dengan kaki yang pincang.
"Ya Allah.... Terus kesini sama siapa? Tanya Tante Melati.
"Hai Mbak Melati. Sapa Nicole sambil menghampiri Tante Melati.
"Nicole? Kamu kok ada disini? Tanya Tante Melati.
"Iya Mbak, aku minta maaf ya karena nggak tahu kalau Angel sudah pergi. Ucap Tante Nicole sambil memeluk Tante Melati.
"Nggak apa-apa kok, bukan salah kamu.
"Kenapa, kamu tidak bilang? Tanya Om Rangga.
"Karena aku tidak mau mengganggu bulan madu kalian. Ucap Tante Melati pada kedua nya.
"Justru kami merasa bersalah, karena kami bersenang-senang. Sedangkan, disisi lain ada sahabat kami yang sedang berduka. Ucap Om Rangga pada Tante Melati.
"Rangga benar Mbak. Ucap Nicole pada Melati.
"Ya sudah terimakasih banyak ya, kalian sudah menyempatkan waktu. Ucap Tante Melati terharu.
"Iya Mbak, oh iya padahal kami sudah membawa ini untuk Angel. Ucap Nicole memberikan sebuah miniatur Menara Eiffel.
"Ya ampun.... Ini itu yang ia inginkan sejak dulu. Ucap Tante Melati tak kuasa menangis.
"Sebenarnya, dia sudah memiliki nya. Tapi ya ada perbedaan nya sedikit. Jelas Tante Melati.
"Ya sudah... Kamu simpan aja di kamar Angel, anggap aja ini caramu mewujudkan impian nya. Jelas Rangga pada Melati.
***
"Tante, kita bertiga pamit pulang ya. Ucap Richie pada Tante Melati.
"Hati-hati ya. Oh iya, sebentar ya. Ada, yang ingin Tante sampaikan untuk kamu Richie. Ucap Tante Melati.
"Apa Tante? Tanya Richie.
"Sebentar ya. Ucap Tante Melati, sambil menuju lantai dua yang tak lain adalah kamar Angel.
***
Setelah sampai dirumah, Richie langsung membuka kotak yang diberikan Tante Melati. Ia terkejut, karena isinya adalah sebuah notes, dan surat. Ia langsung membuka, surat pemberian Angel itu.
Hai Richie.
Ini dua notes, yang waktu itu aku janjikan. Maaf, karena salah satunya sudah aku tuliskan beberapa puisi, dan quote karyaku. Dan, bagian lain masih kosong.
Aku harap, ini bisa kamu masukan ke dalam novel kamu nanti, dan bagian yang kosong bisa kamu tuliskan dengan apa yang sedang kamu alami.
I LOVE YOU RICHIE.
Terimakasih, karena sudah menjadi seseorang spesial dalam hidupku. Aku harap, sekarang kamu sedang tersenyum, karena aku tak mau. Kalau, orang yang aku sayangi menangis karena kepergian ku.
Aku akan selalu mendoakan kamu dari sini, kalau kamu akan menemukan penggantiku, yang lebih baik daripada aku.
ANGEL DE PRIMTEMPS❤️🌹
Richie, hanya tersenyum sambil mencium surat tersebut. Ia langsung berkata, dalam hati nya. "Angel, sampai kapanpun hati aku akan selalu untuk kamu, meski suatu saat ada seseorang yang mengisi hidupku. Tapi, itu hanya untuk melengkapi hidupku. Bukan, untuk menggantikan mu. Ucap nya, sambil kembali memasukkan surat tersebut, ke dalam kotak berwarna merah muda, yang dihiasi pita merah tersebut.
BERSAMBUNG
KAMU SEDANG MEMBACA
MALAIKAT CINTA
RomanceRichie adalah seorang siswa SMA, ia berasal dari keluarga yang kurang mampu. Namun ia, memiliki wajah tampan, pintar, dan pekerja keras. Tak heran, banyak wanita yang mengagumi nya. Disisi lain ada Angel, yang tak lain teman sekelas Richie. Ia adala...
