--Jalan Panjangku--
Song by: Ungu
—
By: YuuHaoLicth
Genre: Religi
••••
Maafkan aku dari semua dosa
Yang menyesatkan hatiku
Perjalanan hidupku di belakang selalu terburu-buru. Rasanya waktu selalu mengejar, sampai rasanya menyesakkan. Tapi sebelumnya tidak seperti itu. Aku bisa dibilang anak yang polos—rajin dan mungkin tergolong alim. Menikmati hari-hari damai dengan memandang langit yang telah diciptakan dengan perhitungan sempurna. Hanya ada satu hal.
Aku wibu.
Kurasa ini yang membuatku terjerumus.
Sebelumnya kukatakan, tidak semua wibu jelek. Karena jika begitu, entah berapa teman yang akan menghampiriku di jalan yang sama. Aku hanya berlebihan—kategori wibu tingkat angkut, bahkan mungkin menyentuh hikikomori (sebuah keadaan di mana seseorang menolak berinteraksi sosial).
Dari mana aku harus bercerita?
Oh, iya. Naruto tamat.
Tahu Naruto, kan? Naruto menamatkan seri Shippuuden di episode lima ratus pada tahun 2014. Hal tersebut, walau sangat mengharukan—akhirnya Naruto menjadi hokage!!—di sisi lain bagaikan petir di siang bolong (kukatakan begitu karena aku men-download episode terakhir pada Jum’at siang). Saat itu aku berpikir, aku harus nonton apa lagi?! Rasanya tidak ada yang bisa menggantikan Naruto—dan itu memang benar.
Aku mulai terjun jauh ke dunia anime, makin dalam dan terus menyelam. Mencari pengganti untuk Naruto yang always no.1 in my heart, karena penerus aslinya—si Boruto—sangat jauh dari ekspetasi. Ternyata banyak anime bagus yang dirilis secara musiman dan aku mendapati diriku sudah terlalu ketinggalan. Aku mulai menginjak rem dalam-dalam. Dimulai dari rekomendasi anime yang mainstrime, sejenis Your Lie in April, AnoHana, Death Note, Noragami, dan Attack on Titan. Rasanya tidak habis-habis. Baru aku tonton AoT season pertama dalam Sabtu-Minggu marathon yang panjang, pengumuman season 2 sudah muncul. Dikejar dengan anime lama, anime baru sudah bermunculan. Dalam satu minggu, bisa saja aku mengikuti tujuh judul.
Ada yang penasaran aku tim streaming atau download? Yah, aku tidak punya jaringan wi-fi di rumah, jadi aku lebih memilih untuk men-download saja di warnet dan tonton kapan-kapan. Ada kesenangan sendiri ketika melihat file anime menumpuk di laptop—walau artinya banyak memori terpakai untuk hal tersebut.
Jadi di mulailah hari-hari gila men-download anime, segala macam backsound dan opening-ending, wallpaper, dan fanart—ini aku baru kenal. Ada suara kepuasan di kepalaku ketika melihat seratus judul anime mendekam di laptop dan rasanya kebahagiaan mencuat hanya dengan melihatnya. Ada juga rasa bangga yang cukup aneh melihat banyaknya fanart atau wallpaper anime yang menumpuk di ponselku, sudah seperti tumpukan gunung saking banyaknya.
Rasanya dengan kesibukan seperti itu, sholat dhuha menjadi menyebalkan. Ayolah, itu cuma sholat sunnah. Pagi hari adalah waktu yang produktif untuk kegiatan download-nonton. Enggak enak, kan, kalau lagi marathon nonton anime, bagian seru, harus di-pause gara-gara belum sholat dhuha? Sekali lagi, itu sholat sunnah, enggak wajib! Ini berlaku untuk tahajud. Tahu, kan, kadang ada paketan malam dari jam 12 sampai jam enam. Menurutmu aku sempat sholat tahajud? Ini juga berlaku untuk sholat-sholat sunnah lainnya. Sunnah, kok! Ya, enggak masalah, dong.
Kurasa telingaku hampir pekak akibat terlalu sering mendengarkan lagu dengan earphone. Aku enggak masalah, sih, lagunya bagus, kok. Malah, lagu ini lebih menenangkan dan mood boster banget dari pada mendengarkan sejenis muratal atau sholawat. Berbagai komik yang kubeli juga seratus kali lebih enak dibaca dibandingkan Al-Qur’an yang bahkan arti surahnya saja aku tidak tahu. Kalau komik, mah, aku tahu jelas apa artinya walau disebutkan dengan Bahasa Jepang. Sebutkan saja!
KAMU SEDANG MEMBACA
Write Your Sing || ANG'S SONGFICT EVENT
AcakSuka musik? Suka dengerin lagu? Atau jangan jangan kalian suka aku... weits maksudnya suka songfict? Wah sini merapat, Member ANG udah bikin songfict yang bakal bikin mood kalian naik turun kayak roller coaster hehe.. yuk intips, siapa tahu langsung...
