Colorful

2 0 0
                                        

Ruka's Friends:

"HAPPY NEW YEAR ALL!!" teriak Evi.

"HAPPY NEW YEAR!!!" teriak Caca bersamaan dengan yang lain.

"HAPPY NEW YEAR, RUKA!!" teriak Astrid.

"Eh, Ruka? Ruka?!" lanjut Astrid.

"Ruka kemana?" tanya Evi.

"Ga tau, kok dia tiba-tiba hilang ninggalin kita sih?" keluh Evi.

"Coba gua telepon dia" kata Kezia.

"Nomor yang anda tuju.."

"Ga di angkat weh, gimana nih?"

"Apa kita tanya sama bibi nya aja?" kata Laura.

"Lu punya nomor telepon nya?" tanya kezia.

"Duh, gua lupa lagi, dia pernah kasih tau gua" keluh Kezia.

"Ke rumah Ruka aja gimana?" kata Hiro.

"Bibi nya ada di rumah ga ya?" lanjut Astrid.

"Udah yang penting tanya bibinya dulu siapa tau dia udah balik" kata Laura.

"Iya"

------
"Selamat malam, tante desi" ketuk Evi ke pintu rumah Ruka.

"Tante Desi? Tante?"

"Sepertinya beliau belum pulang" kata Laura

"Tapi kan ini tahun baru tanggal merah, masa kerja" kata Evi.

"Tante Desi?"

"Kita liat besok aja dulu, siapa tau Tante Desi lagi sama Ruka tapi mereka belom balik" terang Jake.

"Duhh, kemana sih mereka berdua. Bikin cemas orang aja" keluh Astrid.

"Yaudah kita tunggu besok aja gimana. Yuk pulang" kata Kezia.

"Baiklah"

***

Ruka's Friends off:

Kamar ku terlihat sangat usang.
Berdebu.
Bahkan, jejak kaki ku yang melangkah terjeplak di sana.
Banyak jaring laba-laba pula.
Namun, ada buku-buku di rak sebelah kanan ku.

"Buku apa ini? Banyak sekali" kata ku.

Dari sekian banyak buku hanya ada 1 buku yang menarik perhatian ku.
Buku yang bersampul berwarna merah dengan tulisan berwarna emas di tengah nya.
Buku itu bertulis kan
'Colorful'

Aku membaca dalam nya.
Banyak bahasa yang tidak ku mengerti.

"Ruka, apakah kamu lapar?" tanya Baron tiba-tiba yang berdiri di ambang pintu.

"Oh, iya sedikit" kata ku.

"Oke, akan ku buat makan malam ya"

"Terima kasih"

Aku meletakan kembali buku itu ke tempat nya.
Lalu meletakan barang ku di meja berdebu.
Barang yang hanya ku bawa saat berada di dunia ku.

***

"Baron, aku mau bertanya" kata ku.

"Iya, kenapa?"

"Kamu tinggal disini sendiri?"

"Iya, ayah dan ibu ku tinggal di luar kota, aku disini tinggal sendiri untuk sekolah"

"Oh, lalu kamar kosong itu ada buku bertuliskan colorful. Apa maksudnya?"

"Coba lah kamu pelajari, itu adalah kunci dari semua nya" kata nya.

"Tapi ada beberapa bahasa yang tidak ku mengerti"

"Tanya kan saja nanti pada ku. Dan bila kamu sudah siap, kamu harus sekolah"

"Sekolah? Aku sekarang sudah kuliah"

"Kuliah? Apa itu?"

"Eh?"

"Disini pendidikan yang tertinggi hanya sampai C3" kata nya.

"C3? Apa itu?"

"Pelajari saja dahulu buku itu. Nanti, kamu akan mengetahui setelah itu"

"Bila aku sekolah, bagaimana dengan biaya nya?"

"Nanti aku akan meminta bonus pada kepala sekolah"

"Eh? Bonus apa lagi itu? Memang bisa?" tanya ku bertubi-tubi.

Maklum lah baru pertama kali tiba di dunia aneh ini.

Baron hanya memperhatikan tingkah ku yang aneh.

***

Aku kembali ke kamar ku.
Penasaran dengan buku tadi aku membukanya kembali dan membaca lebih detail maksud di dalam nya.

'Panduan buku mengembangkan imajinasi dan memori menjadi warna'

'Warna tercipta dari memori dan imajinasi'

'Harapan dapat mengembangkan warna menjadi indah'

'Pokok dari bacaan ini adalah percaya akan kemampuan diri sendiri, sehingga warna akan muncul'

"Kenapa disini banyak sekali kata-kata warna?" bisik ku.

"Hahhh...."
Aku duduk di samping ranjang berdebu itu. Sambil menghela napas berat.

Aku masih bingung akan kota ini.
Kota yang sama seperti dunia ku.
Bangunan terlihat berbeda tetapi, jalanan sama.

Kosan ku yang seharus nya di sana malah bangunan tua.
Rumah Evi yang seharusnya tidak jauh dari kosan ku malah Sekolah.

"Apa-apaan ini" bisik ku.

Bulan terlihat terang di luar.
Bintang berkelap kelip.
Angin malam berhembus masuk ke dalam kamar ku yang berdebu.
Gorden bergoyang-goyang.
Jendela kaca terlihat samar-samar karena berdebu.

Lampu kamar rusak.
Skalar mati.
Kursi yang sudah lapuk.
Balkon kamar yang terlihat lusuh.

Aku menyanyi lagu senandung di balkon kamar ku sembari melihat rembulan.
Memang yang paling enak kalau sedang bingung menyanyi.

***

Hanabi✔️Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang