horor

4.5K 354 18
                                    

Sudah satu minggu terlewat saat tamu spesial yang bikin hati anak-anak dengkyu setengah mati.

Setelah sarapan tadi, jin pergi kerumah sakit karena sipnya, yoongi pergi ke kantornya sendiri karena hari ini bakal ada idol baru yang akan debut, hoseok ada les dance hari ini dengan murid-muridnya, soal kuliah dia masuk siang nanti, jimin dan tae sekolah, kedua orangtua mereka kemarin izin kejepang selama beberapa minggu mungkin karena perusahaan kim yang disana bermasalah ada yang korupsi, makanya tuan kim langsung turun tangan tentu ditemani nyonya kim.

Dan dengan berat hati mereka kembali meninggalkan ketujuh putra mereka terutama sibungsu yang tidak membolehkan mereka pergi, namun dengan segala bujukan dan rayuan maut keenam hyungdeul akhirnya sibungsu mengizinkannya dengan syarat pulang nanti bawa robot ironman versi terbaru satu truk. Tentu dengan senang hati tuan kim mengiyakan. Sultan mah bebas.

Dan sekarang hanya tinggal sibungsu dan namjoon dirumah. Kenapa namjoon tidak kekantor?

"Aku kan CEO jadi suka-suka aku dong mau kekantor kapan aja" sungguh contoh yang tidak baik.

Sekarang keduanya sedang menonton diruang tengah dengan cemilan dan susu pisang diatas meja. Sibungsu lagi meminum susu pisangnya sambil menonton kartun kesayangan yang juga ditonton sang hyung.

"Yung kenapa ndak kelja?" Tanya jungkook.

"Malas" Jawab namjoon tanpa mengalihkan tatapannya dari televisi.

"Dacal pemalac, kookie kacih tau appa balu tau laca" Ujar jungkook.

"Biarin orang hyung pemilik perusahaannya, terserah dong mau datang kapan aja" Ucap namjoon santay.

"Dacal pemalac, ini contoh yang tidak baik, cehalucna yung kacih contoh yang baik buat kalyawanna, bukan bedini. Kookie bakal aduin appa bial tau laca" Titah sikecil. Namjoom cengengesan setelah mendengar petuah dari adik bungsunya.

"Hehehe jangan bilang appa dong, iya deh ntar hyung gak gini lagi" Ucap namjoon memelas.

"Ndak kookie ndak bakal luluh cama wajah buluk yung" Ujar sikecil. Namjoon mendengus kesal. Enak saja dia dibilang buluk orang dia tampan kek namjoon bts juga.

Ingin mengumpati adik laknatnya ini, namun demi keselamatan jiwa dan raganya dari appa nanti, dia rela mengesampingkan rasa kesalnya.

"Begini deh hyung janji bakal ngelakuin apapun yang kookie mau tapi janji jangan bilang appa ya" Ucap namjoon. Sikecil tampak menimang-nimang.

"Cemua yang kookie mau?" Tanya sikecil. Namjoon mengangguk mantap walaupun dalam hati sudah was-was.

"Baik, kookie ndak bilang-bilang cama appa, tapi yung haluc nuyutin cemua pelintah kookie hali ini" Namjoon mengangguk pasrah.

"Baik hyung bakal nurutin semua perintah kookie hari ini" Ucap namjoon pasrah.

"Ndak boleh malah ntal, teluc ndak boleh nolak-nolak pelintah kookie, kalau ndak kookie bilangin appa" Ancam sikecil.

"Iya-iya oke hyung janji, tapi jangan bilang appa dan ini cuman sehari aja" Pasrah namjoon. Sikecil tersenyum senang sedangkan namjoon sudah was-was.

"Baik, mulai cekalang yung panggil kookie tuan kookie yang telholmat" Namjoon melotot.

"Apa-apaan itu ti-"

"Yacudah kookie bilang appa" Ancam sikecil. Namjoon mendengus sebal. Hei, jelas namjoon takut kalau dilaporin tuan besar. Yakali, ntar malah semua aset disita, ya walaupun dia CEO, tapi juga bakal ciut dimarahin appa.

"Oke-oke, jangan bilang appa tuan kookie yang terhormat" Jungkook tersenyum senang sedangkan namjoon mengumpati sang adik dalam hati.

"Dijual laku gak ni anak? Pasti gak ada yang beli liat aja kelakuan kayak malaikat maut, huh sabar njoon" Batin namjoon

kookie [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang