Thirteen

62 7 0
                                    

I'm sorry for the late update!!! 😭😭
Happy eeading and enjoy! 🤗🤗

I'm sorry for the late update!!! 😭😭Happy eeading and enjoy! 🤗🤗

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Hai, Seungwan. Apa kau tidak ingin bangun dari tidur panjangmu?"

Sudah seminggu setelah kejadian yang menimpa Wendy, wanita itu tak kunjung membuka kedua matanya. Banyak sekali orang yang menunggu ia membuka kedua matanya, salah satunya adalah Min Yoongi yang kini tengah menjenguk sahabatnya itu.

"Kau tahu, aku rindu senyumanmu, tawamu dan semua tentangmu. Ku mohon bukalah matamu, Seungwan."

Selama ini, Yoongi menawarkan diri untuk bergantian menjaga Wendy. Orangtua Wendy sudah mengenalnya cukup lama dan ia tidak khawatir karena sudah menganggapnya sebagai kakak bagi Wendy. Belum lagi, pekerjaan Mark di kantor sudah lama menumpuk karena ia sibuk menjaga istrinya.

"Seungwan, kau ingat bagaimana pertama kali kita bertemu? Aku sangat ingat awal pertemuan kita tidaklah baik."

Yoongi pun teringat bagaimana awal pertemuan keduanya saat masih berada di bangku sekolah menengah pertama.



Flashback


Kala itu, Yoongi tengah berkeliling untuk mengetahui bagaimana denah sekolahnya. Sejak dulu ia dikenal sebagai pribadi yang dingin dan acuh. Ia tidak memiliki teman karena memiliki aura mencekam yang membuat semua orang enggan berteman atau bahkan menyapanya.

Hingga saat itu, seorang gadis bertubuh gemuk yang tengah membawa setumpuk buku paket, tak sengaja menabraknya hingga membuatnya terjatuh.

"Hei! Kalau jalan itu pakai mata. Apa kau buta hah?!" sentak Yoongi pada gadis malang itu.

Namun sang gadis yang tidak terima malah balik menyentaknya.

"Harusnya kau yang menggunakan matamu dengan benar! Sudah tau pandanganku minim karena membawa buku paket berat ini! Kau malah menyalahkanku sampai mengatakan aku buta. Kau sudah gila ya?"

Yoongi tertegun, hingga saat ini tidak ada seorang pun yang berani menyentaknya seperti itu. namun bukannya marah, ia malah tersenyum dan membuat gadis itu menatapnya ngeri.

"Astaga. Aku tidak tahu kalau sekolah ini menerima siswa tidak waras."

Dengan cepat gadis itu membereskan bukunya dan berlari meninggalkan Yoongi yang masih tersenyum menatap kepergiannya.

"Hallo, Son Seungwan. Selamat datang di nerakaku."


Flashback End



Yoongi terkekeh pelan mengingat semuanya. Ia sangat ingat betul bahwa dulu Wendy bertubuh gempal dan membuatnya sangat menggemaskan. Namun setelah memasuki SMA, sahabatnya itu menjalani diet ketat karena tidak tahan oleh tindak bullying di sekolahnya dulu.

Two Hearts Four Lives [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang