End🏁
Ketika seorang sahabat bisa lebih posesif melebihi pacar ataupun suami.
"Gak ada yang boleh nyakitin lo kecuali gue dan Bokap lo, kalo sampe ada cowok yang nyakitin lo, orang itu akan mati ditangan gue."
- Jaemin Nathanael Chakraluna
💐💐💐💐�...
Yaa pada akhirnya kezia malah duduk di tepi kolam renang bersama dengan Mark.
"Lo pernah tertarik sama cewek gak sih?" Tanya kezia kepo.
"Nope." Jawab Mark.
"Serius?"
"Hmm..gue gak tertarik."
"Kalo sekarang?"
"Enggak."
"Ihhh boong lah! Mana ada jaman sekarang cowok gak suka sama cewek! Apalagi kan udah masa puber!" Ujar Kezia membuat Mark tersenyum lalu menatapnya.
"Gue gak punya waktu untuk sekedar jatuh cinta, waktu yang gue punya saat ini benar benar singkat untuk belajar dan membanggakan orang tua."
"Hmm...lo di jodohin juga gak kayak temen temen lo yang lain?"
"Enggak. Keluarga Gue gak sebodoh itu untuk ngejodohin anaknya demi bisnis. Prinsip bokap gue, lebih baik anak anaknya miskin dan kaya ilmu daripada kaya harta miskin ilmu." Jawab Mark.
"Anjay, mau lah gue jadi keluarga lo!" Balas kezia.
"Mau jadi adik angkat gue?"
"Enggak, jadi menantu orang tua lo lah!" Jawab Kezia membuat Mark diam seketika.
Anjir! Keluar juga nih gombalannya Jaemin dari mulut gue! -Kezia
"Ehh iya btw sorry yaa kita gak bisa kemana mana, Jaemin gak bolehin gue keluar dari hotel."
"Iya gue tau, anak anak tadi rame ngebicarain kalian yang bawa pengawal kesini. Entah yaa menurut gue sih ini udah kebangetan loh. Sorry gak bermaksud saltyin sahabat lo, tapi dia beneran sahabat lo kan? Soalnya dia bener bener seposesif itu, bahkan dia aja rela bodoamatin pacarnya demi lo. Kalian udah dijodohin ya?"
"Eng....enggak sih...tapi yaa emang dia begitu..."
"Lo terlalu di kekang, emangnya nyaman? Jujur gue gak suka ngeliat cara Jaemin ngetreat lo kayak gini." Ucap Mark to the point.
"Gue juga....ah udah lah Mark, gue juga gak bisa apa apa."
"Tapi semua warga negara memiliki ham, gue yakin hak lo atas diri lo sendiri udah hilang."
"Heh, yaallah gue tau lu pinter tapi jangan keluarin juga jurusnya dong Mark!"
"Sorry...." ujar Mark lalu menunduk membuat Kezia sedikit merasa bersalah.
"Eng...aduh gimana yaa ceritanya...sebenernya ini masalah udah lama, jujur gue hampir lupa. Gue gak yakin ngebuka masa lalu ini ke orang lain, tapi gue percaya sama lo." Ujar Kezia tersenyum menatap Mark.
"Ada apa?"
"Jujur, dulu gue pernah...." Ucapan Kezia menggantung ketika Jaemin datang tiba tiba ke hadapan mereka dengan tergesa gesa.
"KALIAN NGEPAIN DISINI?!" Teriak Jaemin emosi.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.