24.Ngeliwet

41 11 1
                                    

"Eh eh itu daging nya potong nya jangan gede gede! Kecil kecil aja biar banyak!" Tegur Andra pada Bianca yang memotong Daging

Bianca memotong nya kecil

"Eh! Jangan kecil kecil juga kali!" Protes andra lagi. Bianca berdecak kesal

"Udah lah males gua! Salah mulu! Cuman masalah daging juga!" Kesal Bianca lalu memotong motong asal daging nya sambil menggerutu

Andra yang melihat itu geram dan mendekati Bianca lalu menuntun tangan Bianca untuk memotong nya

Posisi mereka Andra yang seperti memeluk Bianca dari belakang.

Bianca merasa panas di pipinya.

"Nih gini potong nya! Harus pake perasaan " Ujar Andra

Bianca hanya diam

"Woy! Etdah malah bengong" Andra melepaskan tuntunan nya

Bianca tergagap
"H-hah?" Ucap Bianca

Andra terkekeh geli
"Cie blushing cie"

Bianca malu dan memilih melanjutkan memotong nya

"Woy! Malah pacaran lo pada!" Alex yang bertugas menyalakan Api bersama Eldan mendatangi mereka yang sedang memotong daging

"Apaan? Udah siap?" Tanya Andra

"Itu daging nya kasih ke Si Anya,cecil sama Galen" Ujar Alex lalu pergi ke kamar mandi untuk mencuci tangan nya

"Bawa ke mereka ayo" aja Andra lalu Andra dan Bianca pergi sambil membawa daging yang sudah di potong potong.

Mereka semua sedang ingin menyate. Mereka sudah di bagi tugas masing masing.

Anya-Cecil bagian bumbu sate dan nasi liwet
Galen bagian menusukan daging ketusakan sate
Eldan-Alex bagian menyalakan Api dan membakar nya
Andra-Bianca bagian motong+membersihkan daging
Dion-Zafran bagian menyari daun pohon pisang

Selain mengerjakan bagian masing masing,mereka juga saling membantu satu sama lain

"Nih Anya daging nya" Ucap Bianca,sedangkan Andra ikut membantu Galen yang sedang menusukan daging daging

"Ih susah bener deh daging nya buat masuk" Kesal Galen yang susah memasukan daging nya hampir saja tangannya berdarah kerena salah memasukan nya

"Cari yang empuk len" Ucap Andra

"Eh iya besok kita cari oleh oleh nih?" tanya Anya

"Yaudah jam 10an nan nanti jam 2an pulang" Ucap Cecil

"Boleh juga,tapi kita cek dulu jadwal kereta" Ujar Bianca

"Nanti gua sama mas anter kalian ke stasiun" Ucap Anya

"Nah lumayan ngirit wkwk"

Mereka bercanda ria tiba tiba handphone Anya berbunyi

Tertera nama Bunda di handphone nya,anya mengangkat nya dan mensepikerkan suara nya sebab tangan nya yang bau amis

"Assalamualikum bun,ada apa?" Tanya Anya

"Waalaikumsalam kamu lagi apa? Baik baik aja kan?"

"Baik kok bun Alhamdulillah. Lagi nyate nih bun" ucap Anya

"BUN!! MAU GAK SATE BUATAN ANDRA NIH!" andra langsung teriak jika tau Bunda Anya menelpon

"Aduh pengen dong,pasti enak! Tapi nanti aja tante minta mentah nya aja kesini hahaha" bunda terkekeh,yang di maksud mentah adalah uang nya

"Yah bun kalau mentah nya asli mah siap diantar tapi kalau uang nya gak bisa bun hahah" Ujar Andra,Anya tertawa

Online Friends Chek's (End) Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang