Jihan meninggal???

3.3K 149 2
                                        

"BRIGHT!!!!"alea menghampiri bright yang tubuhnya terpapar dijalan dan dilumuri darah.

Alea melihat sekeliling ada Jihan dan juga Felix yang masing masing dari mereka memegang pistol namun alea masih bingung entah Felix atau Jihan yang menembak bright karna alea mengiranya Felix menginformasikan yg palsu.

"HEH JIHAN!! LO GA WARAS HAH?!"-edwin.

"YA! KENAPA EMANGNYA KALI GUE GA WARAS HAH?!"-jihan.

"Lo ga ada angin ga ada hujan tiba tiba nembak si bright lu punya masalah apa Ama dia?"-gavin.

"Tapi bentar deh Lo Felix juga Megang pistol jadi siapa yang nembak bright ni?"-aksa.

"GUE!!! GUE YANG UDAH NEMBAK BRIGHT KENAPA?!!"-jihan

"Selow donk lu gausah ngegas bisa ga!!"-devan.

"Tolong gue!!!tolong angkat bright ke mobil!!"teriak alea.

Namun saat alea ingin mengangkat lengan bright Jihan mengarahkan pistol pada alea dan tiba tiba...

DORRRRRR

tembakan lolos mengenai tubuh Aksa karna saat alea ingin berdiri Aksa menankup tubuh alea dari belakang lalu .....

DORRRRR

satu tembakan lagi lolos mengenai tubuh Jihan saat Felix berbalik menembak Jihan

Dorrrr
Dorrrr
Dorrrr

Felix menembak Jihan berkali kali tanpa ampun dan pada akhirnya Jihan terpapar dijalan lalu tubuhnya diluri dara banyak sekali seketika semua yang ada dikejadian sangat terkejut.

"STOPPP JANGAN BERGERAK ANGKAT TANGAN ANDA"dan tak lama kemudian polisi datang lalu menghadang Felix.

"Cepet panggil ambulannn buat Aksa sama Jihan cepett hiks!!!"alea berteriak didalam mobil lalu menyuruh Devan untuk cepat menancap gas kerumah sakit untuk menangani bright.

Felix yang ditangkap oleh polisi akhirnya menyerah dan ia dibawa ke polres untuk ditindak lanjut.

"GAVIN GC ANJING LU TELPON AMBULAN!!!" -edwin

lalu dengan cepat Gavin menelpon ambulan ,dan tak lama kemudian ambulan datang dan mengangkut Aksa serta Jihan.

***




"Hikssss bright kenapa bisa jadi gini si hiksss kan dari awal perasaan aku udah gaenak sama kamu bright hiks"-alea.

"Al sabar yah gue yakin kok bright gapapa,gue juga udah hubungin orangtuanya juga kok tadi"-devan.

Alea mengangguk lalu melihat dressnya yang dipenuhi bercak darah seketika dress yang berwarna putih berubah menjadi warna merah karna dipenuhi darah.

"Alea gimana kabar bright nak"-renata

"Mamah hiks bright..."alea bangun lalu memeluk renata.

"Iyah sayang Iyah udah tenangin diri kamu bright kenapa sayang?"

"Bright ketembak mah hiks"

"Apa?!!!kok bisa"

Alea menggeleng,"tidak tahu alea bener bener ga tau mah"

Lalu dokter keluar.

"Dokter gimana keadaan anak saya?"-abraham.

"Anak bapak kekurang darah dan sekarang harus cepat mendapatkan donor darah karna keadaan sekarang sangat darurat"

"Saya saja donk saya papahnya tolong ambil saja darah saya"-abraham.

"Ya baiklah mari ikut saya kedalam"

POSSESIVE BOYFRIEND[END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang