"eunghhhh"bright terbangun ia mengucek ngucek matanya perlahan lalu melihat kearah siapa yang menindih lengannya.
"Alea??..alea kamu masih disini?"-lirih bright.
Lalu bright terkekeh ia agak sedikit tenang karna alea mau menemaninya.
"Eunghh"lenguh alea lalu ia mengangkat kepalanya.
Perlahan alea mengerjepkan matanya lalu iapun terkejut melihat wajah bright yang sedang tersenyum.
"Ishhh bright kenapa gak bangunin aku sih?"ucap alea karna semaleman ia tidur dibangku karna harus menemani bright karna ia takut terjadi apa apa.
"Aku gatega bangunin kamu.."
"Kamu udah sadar kan?udah enakan kan?udah gak mabok lagi kan?"
"Hahaha engga alea"
"Yaudah aku pamit pulang yah soalnya ada jadwal kuliah pagi ini"saat alea ingin beranjak dari bangkunya tangannya dicekal oleh bright.
"Aku tau jadwal kuliah kamu selama ini dan masih beberapa jam lagi kan jangan bohong "
"K--kok ta--tau sih?"
"Aku mau ngomong sesuatu sama kamu ,kamu duduk dulu"
Alhasil aleapun duduk kembali.
"Aku mau membenarkan masalah yang terjadi sama kita kamu siap kan dengerinnya supaya kamu ga salah paham lagi"
Alea Mengangguk,"i-iya a-aku siap"
"Hahah,jadi gini sebenernya perempuan yang kamu Katai waktu itu dia adalah Reyna ,Reyna itu adalah amanah dari nenek yang sudah aku tabrak karna bener bener aku gak sengaja waktu itu..
"Kamu nabrak orang bright?!!"-alea.
"I-iya sa-sabar dulu sayang dengerin dulu,aku gasengaja aku bersumpah karna waktu itu jalanan licin banget dan ada kerusakan di mobil aku,lalu nenek itu bilang aku suruh jagain cucunya yang bernama Reyna itu amanah terkahir dari dia ,Reyna itu mengidap penyakit kanker serviks stadium empat dan semua kebutuhan dia dan semua apa yang dia mau aku penuhi adminstrasi rumah sakitpun aku yang urus tapi setelah beberapa bulan dan baru empat hari lalu Reyna meninggal karna mungkin penyakitnya yang udah mulai parah dan aku mohon kamu dapat mengerti Al dan semoga kamu paham"
"Ja--jadi ce--cewe itu lagi Sakin kanker dan udah stadium empat?"-alea.
"Iyah al pas banget kejadian waktu itu samaan sama perginya mamih sama papih kamu Al"
Alea terkejut hingga ia menutup mulutnya dengan tangannya benih air mata pun lolos jatuh dipipi alea.
"Bright....aku bener bener gatau kalo Reyna sakit kanker hikss"
"Ya makanya aku kasih tau , karna kamu waktu itu gamau dengerin aku dulu"
"Aku merasa bersalah banget sama dia aku udah dorong dia bahkan aku udah ngatain hal yang gak pantas buat dia bright...."
Alea menunduk sambil memegang kepalanya lalu seakan ia nyesak mendengar penjelasan dari bright.
Bright memeluk alea,"Iyah aku paham, jadi sekarang kamu udah paham kan maksud dari ini semua?"
Alea mengangguk,"harusnya aku yang minta maaf aku yang salah disini bright aku yang terlalu emosi sampai sampai aku gamau ngedenger sedikitpun kata dari kamu maafin aku..."
"Syuuuttt Al ini bukan kesalahan kamu ini kesalahan aku karna emang dari awal aku yang buat kesalahan jadi jangan kaya gini yah"
"Ta--tangan kamu kenapa?"
KAMU SEDANG MEMBACA
POSSESIVE BOYFRIEND[END]
Teen FictionSEBELUM BACA FOLLOW DULU YUPS! "Ada yang punya pacar possesive bahkan menyeramkan?,i'm alea i'm ok" Alea gadis cantik yang disegani oleh rakyat sekolah di civaree school. watak dan sifatnya sangatlah judes namun sebenernya ia mempunyai hati bak mala...
![POSSESIVE BOYFRIEND[END]](https://img.wattpad.com/cover/227310075-64-k844180.jpg)