Kehilangan

3.5K 133 1
                                        

"eunghh......"lirih alea.

"Alea kamu udah bangun?"ucap Lisa

Alea membuka matanya perlahan lalu ia melihat sekeliling dan iapun teringat sesuatu.

"Alea ?kamu jangan banyak gerak dulu"ucap Lisa.

"Kak Lisa hiks kak Lisa to-tolong kak hiks mamih, papih hikss tolong kak"ucap alea yang terbangun lalu menangis.

"Iyah al kakak tau tapi kamu masih syok kamu gaboleh kemana mana dulu yah oke disini aja kak lisa temenin"

"Gamau kak hiks! Alea gabisa tenang hiks sebelum tau kabar mamih sama papih kak hiks"

"Tenang Alea, Andrew juga lagi kesana kok untuk mengecek kejadiannya kamu tenang yah"

"Hiksss gimana mau tenang kak orangtua alea dalam bahaya "ucap alea ingin melepas infus ditangannya.

"Alea Iyah Al kakak paham tapi kondisi kamu juga lagi ga memungkinkan untuk kesana lagipula tempat kejadiannya juga lumayan jauh alea"

"Hiksss terus aku harus gimana kak Lisa"

"Tenang yah tenangin diri kamu dulu ,kamu berdoa sama tuhan,kamu memohon semoga ga terjadi apa apa ya sama mamih dan papih kak Lisa juga ikut berdoa disini"

Alea mengangguk,"Iyah kak hiks.."

"Aleaaa!!! Lo gakpapa"ucap aurey yang baru datang.

"Aureyyy hiks"alea menangis dipelukan aurey.

"Cup cup cup lu yang tenang yah Al Lo berdoa terus semoga gaterjadi apa apa okey tenang yah Al"ucap aurey mengusap punggung alea supaya tenang.

"Minum dulu Al"Lisa memberikan alea segelas air putih.

"Mamih....papih...hiks "lirih alea.

"Syuttt berdoa Al jangan kosongin pikirin lu berpikir yang positif yah"-aurey.

***





"Ayok ,kamu harus cek up sekarang"ucap bright pada Reyna yang tengah berbaring di ranjangnya.

"I-iyah"Reyna bangun dengan perlahan lalu bright membantu untuk memapahnya.

"Kamu makan gak sih?"tanya bright.

"Tadi saya makan sedikit doank"

"Huftt kenapa hanya sedikit saya bilang habisin itu makanan biar kamu cepat sembuh"

"I-iya ta--tapi sa-saya tidak nafsu"mungkin kata kata bright terlallu kasar pada Reyna sehingga membuat dirinya takut.

"Huftt yaudah ayok cepat masuk kemobil saya"lintah bright.

..

Sesampainya dirumah sakit Reyna sedang di cek tentang penyakitnya oleh dokter.

"Bagaimana hasilnya dok?"tanya Reyna.

"Eum dari hasil laboratorium yang saya cek tadi bahwa mba Reyna dinyatakan mengidap penyakit kanker serviks dan sudah stadium empat"ucap dokter.

Bagaikan disambar petir hati Reyna benar benar hancur ia tak kuat menahannya iapun menangis sambil menutup mulutnya.

"Sebaiknya mba Reyna dirawat disini untuk mendapatkan terus pengobatan "ucap dokter.

"Kamu dirawat disini kamu tenang aja saya yang bayar semuanya"-bright.

Reyna mengangguk,lalu ia dipapah oleh bright untuk beristirahat diranjang ruang inapnya.

"Terimakasih sudah membantu saya"

POSSESIVE BOYFRIEND[END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang