4

389 43 1
                                        

Hari yang telah di tunggu akhirnya tiba. Semua orang yang ada di lab itu sibuk mempersiapkan segalanya, mereka tidak mau proyek yang telah di buat bertahun-tahun itu gagal.

Namjoon pun ikut serta memeriksa semuanya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

"Hyung pakai ini, jam ini yang bisa membuat kita pergi kemana saja yang kita mau. Masa lalu kah atau masa depan" Ucap Namjoon.

"Apa sudah ada yg mencobanya?" Tanya Hoseok.

"Ada, Mingyu sudah mencobanya" Jawab Namjoon.

"Lalu dimana dia sekarang?" Tanya Jimin.

Bukan menjawab, Namjoon melihat sekeliling mencari seseorang. Setelah menemukannya dia memanggil orang itu dengan berteriak.
"KIM MALIKA MINGYU" Teriak Namjoon.

Yang di panggil pun mendekat.
"Apa sih Hyung? Udah tau lagi sibuk" Kesal Mingyu. Suga menatap Mingyu dengan wajah heran.

"Apa ada bagian dari tubuhmu yang hilang saat mencoba alat itu?" Tanya Suga.

Mingyu melongo mendengar pertanyaan yang emm begitu lah.
"Aku aman Hyung tidak ada yg tertinggal, hanya saja.... " Mingyu menggantungkan perkataannya.

"Hanya saja?" Ucap Jimin.

Mingyu menelisik pakaian yang hyung-nim nya pakai,
"Pakaian disana sangat khas karena zaman kerajaan, apa kalian tidak salah memakai baju seperti itu?"

visualisasi

visualisasi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kami nanti ganti baju, tenang saja" Ucap Suga

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Kami nanti ganti baju, tenang saja" Ucap Suga.

Mingyu hanya menghela nafas,
"Berhati-hati lah Hyung, aku sudah menyiapkan kamera berbentuk nyamuk. Hyung bisa pakai ini untuk keperluan disana. Dan aku membuat 4 kamera" Jelas Mingyu.

"Oh satu lagi, di sana tidak mungkin handphone kalian akan berfungsi. Jadi aku membuat ini, kalian bisa berkomunikasi meski jarak kalian jauh" Mingyu memberi Hyung-deul nya alat komunikasi kecil tinggal pasang di telinga, seperti AirPods tapi lebih kecil lagi.

"Apa alatnya cuma segini? Kamu buat lebih?" Tanya Suga.

"Aku membuat beberapa Hyung, kenapa?" Tanya Mingyu.

"Kalian persiapkan yang lain, aku ingin berbicara berdua dengan Mingyu" Titah Suga kepada tiga sahabatnya.

Ketiganya pun pergi menyiapkan hal lainnya.

"Hyung kamu kan tau alat itu sudah di uji coba oleh orang-orang kepercayaan mu, kenapa masih bertanya" Ucap Mingyu.

"Orang-orang itu adalah cadangan ku, jika rencana ku gagal mereka bisa menolong bodoh" Ucap Suga lalu menjitak kepala Mingyu.

"Akhh sakit Hyung" Ringis Mingyu.

"Kan udah aku bilang tempo hari, apa kamu lupa?" Ucap Suga.

"Jangan beritahu mereka. Dan aku akan membawa semua alat itu, kamu pegang satu jika ada sesuatu yang genting kamu bisa memberi tahuku terlebih dahulu" Sambungnya.

"Aku mengerti hyung" Jawab Mingyu.

"Aku mengandalkan mu Gyu-ah, jika aku mati disana setidaknya kamu bawa yang lain pulang" Setelah berbicara seperti itu. Suga memeluk Mingyu sebentar, lalu menepuk pundaknya dan pergi begitu saja.

Mingyu terdiam menatap punggung Hyung-nya itu dengan tatapan sendu.
"Aku akan berusaha Hyung" Ucap Mingyu.

.

.

.

"Apa semuanya sudah siap?" Tanya Suga memperhatikan teman-temannya.

"Sudah siap Hyung" Ucap Namjoon.

Suga menyeringai puas,
"Kalau begitu kita pergi"

Mereka berempat berjajar menatap ke arah mesin waktu. Gugup? Jelas. Mereka akan melintasi waktu.

"Tuan Suga akan segera pergi, pasti kan tidak ada kesalahan teknis. Dan terus pantau keadaan lewat kamera kecil, kita bisa berkomunikasi dengan tuan Suga dan teman-temannya dengan alat komunikasi yang sudah tersedia. Jika ada situasi tidak beres laporkan segera. Kalian mengerti!!" Teriak lantang profesor lab itu.

"Mengerti!!" Jawab seluruh orang yang berada di lab.

"Tuan Suga hati-hati, Jimin-ssi, Hoseok-ssi dan Namjoon jaga diri kalian disana. Selamat berjuang" Ucap salah satu profesor disana.

"Pastikan apapun yang terjadi tidak bocor sampai ke publik, aku sudah memberi tahu manajer jika aku vacum untuk sementara waktu. Terimakasih semuanya. Yakk Mingyu terus awasi kami kkkk" Jelas Suga dengan sedikit candaan.

Mereka bertiga melangkah ke arah mesin waktu, duduk di kursi yang tersedia. Lalu Namjoon mengotak-atik mesin itu dan










Hushh












Mesin waktu itu menghilang seketika.





Mereka berempat melihat cahaya terang di ujung lorong itu.




Perlahan mendekati cahaya itu,











Memejamkan mata karna silau,






Dan akhirnya













Mereka sampai di zaman kerajaan.



Tbc
Jangan lupa vote dan komennya
Biar author nya semangat
Terimakasih

Daechwita | Kookga [On Going]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang