"Dapet sesuatu lagi ga?" tanya Hyunjoon yang melihat Eric memasuki kelasnya. Seperti biasa, tidak ada kehebohan.
"Ya pasti dapet lah, pake nanya lagi," balas Sunwoo santai. Ya memang sih.
Eric mengangguk santai, "Tapi gak dikasi apa-apa sih. Cuma surat doang."
"Tumben," celetuk Bomin yang sedang fokus bermain handphone.
"YA MASA DIA NGASI GUE SESUATU TIAP HARI?" omel Eric pada Bomin. "Boncos anjir."
"Ya kan gue cuma bilang tumben, gak maksa."
"Ya juga sih..."
"Eh btw tadi gue juga nulis surat buat dia," sambung Eric yang sukses membuat ketiga temannya, yang sedang sibuk itu, mengalihkan perhatiannya. "HAH?!"
"Emang lo tau ndernimnya siapa?" tanya Hyunjoon dengan kebingungan.
"Ya engga lah!"
Mereka masih bingung. Lalu bagaimana caranya ia mengirim surat untuk sendernim?
Melihat teman-temannya yang masih bingung, Eric langsung kembali melanjutkan kalimatnya. Kepalanya mengangguk seperti seorang pakar yang menenangkan mereka dan mengatakan itu bukan masalah besar.
"Gue taruh suratnya di loker gue, lah! Kan ndernimnya juga bakal ke loker gue, jadi ya taraaa, nanti sendernimnya bakal baca note gue!"
Bomin, Sunwoo, dan Hyunjoon terkejut mendengar ide milik Eric. Cukup brilian, mereka akui.
"WOW AMAZING BANGET TEMEN GUE!" ujar Sunwoo mendengar ide briliant milik Eric.
"GILA, JENIUS BANGET TEMEN GUE?!" ucap Hyunjoon juga ikut memuji Eric.
"Tjakeeppp banget ide lo," ujar Bomin. Gak mau kalah.
"Ya dong. Eric Sohn gitu loh!"
Setelah beberapa saat Eric membanggakan dirinya, lalu Sunwoo tersadar akan sesuatu.
"Emangnya lo ngirim surat apa, Ric?"
"Ya gue tanya dia siapa lah!" jawab Eric dengan santainya.
Sunwoo langsung menarik nafasnya, sabar. "Lo berapa kali nanya kaya gitu? Emangnya dibales? Dikasitau? Kaga, Ric. Kaga."
Eric diam. Bahkan Bomin dan Hyunjoon yang menyimak mereka daritadi juga diam.
"Ya siapatau aja sendernim ada ketukan pintu hati, jadinya mau ngasitau."
Semuanya hanya menarik nafasnya panjang. Berusaha sabar.
"Ya, terserah aja lah," ucap Bomin dengan pasrah.
"Ketukan pintu noh, lo ketok," sanggah Sunwoo, sebal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Daily Note; Eric Sohn
FanfictionEric has a secret admirer?! "Jangan mau sekolah di sini. Sekolahnya horror, banyak setannya. Soalnya gue sering nemu notes anon di dalem loker." -Eric Sohn, si receiver notes ganteng. Eits, bukan hantu dong. Udah jelas banget. Eric udah bukan anak k...
