8

75 15 0
                                        

SMA.

"Hah... Anak aneh!! Mending jangan sekolah deh lo!"

"Tau! di rumah aja sono, meluk boneka!!"

"Iya haha! Anak lemah!"

Hwanwoong hanya diam duduk di kursinya mengacuhkan perkataan teman-teman sekelasnya.

'BUGH!'

"Ngomong bego! Bisu lo ya?"

Hwanwoong hanya diam dan bangkit, walau sudut bibirnya terluka karena ditinju tadi.

"Heh!" Salah satu orang mencubit pipi Hwanwoong, bukan cubitan biasa... Tapi cubitan yang menyakitkan.

"AAAKKKKHH!!"

"Woongie.. lo tuh orang imut, tapi aneh! Hahaha!"

Tidak ada seorangpun yang berani menolong Hwanwoong, padahal di kelas itu banyak siswa yang menyaksikan pembullyan Hwanwoong. Keonhee, juga di sana.. tapi dia gak peduli.

"Woy!! Jangan ganggu Hwanwoong!!"

"Siapa loh hah?"
"Oh, gue tau.. Lo murid kelas sepuluh kan? Gak usah ikut campur lo bocah!!"

'BUGH!'

"Kalo lo ganggu Hwanwoong lagi, lo berurusan sama gue!!"

Hwanwoong narik tangan seseorang yang membelanya. "Udah Dongju.."

"Gak bisa Woong! Mereka gak boleh gangguin lo!" Dongju.

"Eh, bocah! Pulang ke kelas aja sono!!"

Dongju hendak melawan, namun segera ia urungkan karena seorang guru memasuki kelas Hwanwoong.

"Inget kata gue!! Jangan ganggu Hwanwoong!!" Ancam Dongju.

Dongju pun segera meninggalkan kelas Hwanwoong.

Tiba-tiba Hwanwoong menemukan sebuah sticky note di kolong mejanya dengan kertas berwarna biru muda.







"Hai! Bersiaplah.. pembalasan dendam akan dimulai!!"


DarkBlue.

Uncover the perpetrator [Oneus & Onewe]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang