Hari ke 12.
Hwanwoong di kamarnya sedang memandangi sebuah sapu tangan putih dengan sulaman tulisan inisial huruf L.
Ia sempat berfikir apakah itu Lee Keonhee?
Karena ia curiga, sticky note terakhir menyebutkan kalimat 'anak sok pinter' ditambah luka di mata kiri Keonhee yang membuat Hwanwoong sempat berfikir Keonhee lah pelakunya.
Tapi, ia tidak mau asal tuduh lagi sebelum semuanya sudah terbukti jelas.
"Woog, ngapain? Lo belom makan dari siang, gak laper emangnya?" Seoho.
"Ngga."
Seoho menghampiri Hwanwoong. "Ck! Udahlah Woong, lo jangan nyiksa diri lo sendiri!!"
Hwanwoong hanya diam sambil menatap sapu tangan putih itu.
"Darah siapa yang ada di sapu tangan itu?" Seoho.
"Gak tau, mungkin darah Dongju. Gue nemuin ini di rumah kosong itu."
"Gak mungkin darah Dongju. Soalnya, jasad Dongju waktu itu gak ada luka sayatan ato apapun, jasadnya cuma lebam-lebam kebiruan. Dia gak berdarah sama sekali!"
"Dari mana lo tau kak?! Lo kan gak datang ke TKP waktu itu?"
Seoho gelagapan. "Gue– gue tau dari berita di tv, kan kematian Dongju masuk berita."
"Alasan! Inget yah kak, nama lo masih masuk daftar tersangka di buku catatan gue!"
"Apa?! Jadi lo curigain gue?!" Seoho.
"Iya."
"Gila lo! Udah bener-bener gila lo Woong!" Seoho.
"Atau... Sapu tangan ini milik lo? Lee Seoho?"
"Bukan! Gue gak pernah punya sapu tangan!"
"Terus siapa?"
"Inisialnya L! Emangnya Lo gak curiga sama sekali sama si Leedo?!"
"Kak Leedo?"
DarkBlue.
KAMU SEDANG MEMBACA
Uncover the perpetrator [Oneus & Onewe]
Fanfiction[Tamat] Sejak kecil Hwanwoong bersahabat dengan Dongju. Hwanwoong memiliki Nyctopobhia, (takut pada kegelapan) dan ligyrofobia (takut pada kebisingan) Hwanwoong takut pada kebisingan gemerincing lonceng. Dari kecil, mereka berdua memiliki tempat fav...
![Uncover the perpetrator [Oneus & Onewe]](https://img.wattpad.com/cover/244684658-64-k954866.jpg)