12

75 16 9
                                        

[Hwanwoong]

|Woog?|
|Lo di mana?|
|Gue dah nunggu lama di kelas lo!|
|Woong!! Jawab!!|
|Hwanwoong?!!|


Tidak ada jawaban.

"Ck! Apa dia pulang duluan?" Gumam Dongju.

Tiba-tiba..--

'ting!'

[Hwanwoong]

|Hwanwoong ada di gudang.|
|Kalo lo mau Hwanwoong selamat,
jemput dia sebelum sahabat lo itu
Mati ketakutan!!|

|Siapa lo?!|

|G.|

"Ck! Pake inisial segala!!" Gerutu Dongju.

Dongju segera lari menuju gudang, dia dobrak paksa pintu gudang itu, sebodo amat kalo rusak, kalo pintunya rusak ya tinggal diganti.

Sekarang yang terpenting hanya Hwanwoong.

Gudang itu gelap, sudah pasti Hwanwoong dalam bahaya. Dongju buru-buru nyalain senter di hpnya.

"Hwanwoong?? Lo di mana?"

Gak ada jawaban.

"Woog!! Ini gue Dongju! Lo di mana?!"

Dongju berjalan menuju tumpukan barang di sudut gudang, dan di sanalah Hwanwoong, tergeletak tidak berdaya dengan wajah penuh luka dan lebam.

"Hwanwoong!!"

Sayangnya, Hwanwoong sudah pingsan.

"Gue gak bakal maafin orang itu!!" Dongju memapah Hwanwoong ke luar gudang.

Saat Dongju keluar dari gudang, di depan pintu gudang itu ada sebuah botol berisi gulungan kertas di dalamnya. Dongju penasaran dan membuka botol itu lalu membaca tulisan di kertasnya.





'ini akibat lo lebih milih Hwanwoong dari pada gue!!'




Tunggu, kata-kata ini... Mirip...

Dongju melempar botol itu secara kasar.

"Bodo amat!! Gue gak peduli!!"








DarkBlue.

Uncover the perpetrator [Oneus & Onewe]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang