Malam ini para member BTS juga dengan Kayla sedang berada di salah satu rumah makan. Mereka akan makan malam disini serta berpesta kecil-kecilan malam ini.
Kayla memakai T-shirt kebesaran, dan celana panjang. Udara malam ini cukup dingin. Ia lupa tak membawa jaket tadi. Jungkook yang tau gadis itu kedinginan melepaskan Hoodienya dan memberikannya kepada Kayla.
"Pakailah, kau kedinginan kan." Taehyung menatap tak suka Jungkook.
"Gomawo oppa." Kayla tersenyum lalu memakai Hoodie Jungkook di kamar mandi. Selesai memakainya, Kayla keluar dari kamar mandi dan mendapati Taehyung yang sedang menatapnya datar.
"Oppa, kau ada disini?" Tanya Kayla kaget.
Grep..
Taehyung memeluk gadis cantik itu, Kayla membalas pelukan Taehyung dan itu membuat pemuda itu tersenyum. Bahkan ini pertama kalinya Kayla membalas pelukannya.
"Aku hanya rindu pada eomma." ucap Taehyung.
"Lalu kenapa kau tak menghubunginya? Kau malah datang kesini dan memelukku seperti ini."
"Kau kan perempuan, aku hanya ingin dipeluk oleh seorang perempuan." Ucap Taehyung sambil melepaskan pelukannya. Mata tajam Taehyung menatap tak suka tubuh Kayla yang tenggelam di dalam Hoodie Jungkook yang panjangnya sampai lutut Kayla.
"Seharusnya aku tadi membawa jaket untuk ku pinjamkan padamu." Ucap Taehyung sambil mencebikkan bibirnya lucu.
Kayla menahan tawanya yang siap meledak. Apa ini benar Kim Taehyung yang umurnya hampir 25 tahun? Kenapa seperti bocah ingusan begini.
"Kenapa kau menatapku sambil senyum-senyum sendiri?"
"Kau lucu oppa. Lagian Jungkook-oppa hanya meminjamkannya kan."
"Aku cemburu Kayla ya." Oh lihatlah sekarang. Pemuda itu menggesekkan kepalanya ke pundak Kayla.
"Manja sekali." Cibir Kayla.
"Biarlah, aku hanya manja padamu. Aku bahkan tak pernah pacaran dengan siapapun kau adalah gadis pertama yang dapat perlakuan istimewa dariku." Ucap Taehyung percaya diri.
"Oh ya? Lalu fans-fans mu?"
"Itu beda cerita Kayla-ya. Kalau kau nanti menikah denganku kau harus terbiasa melihat fansku yang sangat menggilai ku itu."
"Aku tahu oppa. Kau juga tak boleh mengabaikan fansmu walaupun kau sudah punya istri nanti."
Taehyung mengulum senyumnya, sedangkan Kayla membelalakan matanya. "Memang kau yakin aku akan menikah denganmu?"
"Tentu saja. Aku menyukaimu, mana mungkin kau menolak orang tampan sepertiku."
"Percaya diri sekali kau oppa." Kekeh Kayla.
"Kenapa kau tak pernah menyatakan perasaanmu padaku? Apa kau tak menyukaiku Kayla?"
****
"Kayla-ya kau tak bertemu Taehyung? Tadi dia juga dikamar mandi." Tanya Jimin.
"Tidak oppa, aku tidak bertemu dengannya." Ucap Kayla berbohong. Ia duduk disebelah Jungkook yang kini sedang menyantap ramen.
"Lama sekali kau." Tegur JHope saat melihat Taehyung datang menghampiri meja mereka.
"Maaf hyung, perutku sangat sakit tadi." Ucap Taehyung juga berbohong. Tapi Suga yang tahu segalanya, hanya tersenyum miring. Apakah Taehyung sepengecut itu tak berani mengakui jika ia menemui gadis manis yang duduk didepannya itu.
"Yasudah ayo kita mulai makan malamnya." Ucap Seokjin.
"Hei oppa, lihatlah Jungkook-oppa bahkan sudah mendahului kita." Kelakar Kayla sambil mencolek lengan kekar Jungkook. Melihat itu Taehyung hanya mengalihkan pandangannya. Sepertinya Kayla sengaja menggoda Taehyung.
"Lagian kalian lama sekali, aku kan sudah lapar." Ucap Jungkook membela diri.
"Yasudah ayo kita makan." Ucap RM.
Mereka makan dengan khidmat. Sekali-kali Kayla mencuri pandang pada Taehyung yang memberengut lucu. Kayla menahan tawanya, memang tadi niatnya membuat Taehyung cemburu sih.
Setelah makan malam tadi, kini Kayla sedang duduk di balkon kamarnya. Kamarnya bersebelahan dengan kamar Taehyung. Tentu saja karena Taehyung tuannya dia harus berada disekitar Taehyung.
"Kau belum tidur?" Tanya Taehyung lalu duduk di samping Kayla.
"Yak.. kapan kau masuk? Kok aku tidak tahu?" Tanya Kayla terkejut.
"Kau melamun Kayla-ya aku sudah memanggilmu dari tadi." Ucap Taehyung sambil tersenyum khasnya.
"Mian oppa. Aku tak tahu kau ada disini."
"Tak papa."
Hening. Setelah itu tak ada pembicaraan antara mereka berdua. Sibuk dengan pemikiran masing-masing, mereka bahkan saling bungkam. Tak tahu apa yang harus dibicarakan.
"Oppa." Panggil Kayla dan Taehyung menoleh kearahnya.
"Ya?"
"Kenapa kau menyukai gadis kecil sepertiku?"
Taehyung diam. Sejujurnya ia tak punya alasan mengapa ia menyukai gadis itu. Bukankah memang cinta seharusnya tanpa alasan?
"Aku tidak tahu mengapa aku menyukaimu. Aku menyukaimu sejak konser di Seoul empat bulan yang lalu. Kau datang dengan sahabatmu itu, ketidak tertarikanmu pada BTS membuatku penasaran. Aku tertarik padamu, dan saat kau melamar pekerjaan padaku tanpa pikir panjang aku menerimamu. Aku sudah menyukaimu dan ingin dekat denganmu. Tapi kau tak pernah membalas perasaanku padamu." Ucap Taehyung sambil tersenyum kecut. Kayla melihat ketulusan dari mata Taehyung, walaupun pemuda itu adalah pemuda 4dimensi tapi pancaran ketulusan dapat ia lihat dari mata Taehyung yang sejak awal memang sudah menarik diri Kayla.
Kayla terdiam, Taehyung mengalihkan perhatiannya pada langit. Sejujurnya Kayla memang nyaman bersama pemuda itu. Bahkan ia nyaman saat dipeluk pemuda itu. Bahkan saat dipeluk Yeojin saja dia langsung menampar temannya itu sedangkan Taehyung ia hanya diam tak berkutik.
"Kenapa harus aku oppa? Yang lebih baik dan cantik daripada aku banyak. Dan pastinya lebih pantas bersanding denganmu. Aku hanya, seorang debu dibandingkan denganmu." Ucap Kayla.
Taehyung menoleh cepat ia menarik Kayla ke pelukannya. Nafas keduanya sama-sama tak beraturan. Seperti detak jantung kedua insan itu. "Kau tahu? Kau adalah permata paling berharga yang pernah aku temukan. Aku juga tidak bisa memilih dengan siapa aku akan jatuh hati."
Taehyung mengurai pelukannya ia menatap dalam manik mata gadis yang membuatnya sampai sejauh ini. Taehyung menarik tangan kanan Kayla lalu ia tempatnya di dadanya sebelah kanan. "Kau dapat merasakannya? Jantungku berdetak tidak normal saat bersamamu saja."
"Oppa_
"Kayla-ya, apa kau menyukaiku?" Kini Taehyung menatap manik hazel milik gadis itu. Ia mencari ketulusan dan tatapan cinta namun gadis itu menundukkan kepalanya. Ia gugup, tak tahu harus menjawab apa.
"Oppa, aku__
Taehyung menghela nafasnya lelah. Ia mengecup kening Kayla dan mengangkat dagu Kayla untuk menatapnya. "Sekarang kau tidur, besok kita masih harus berlibur." Taehyung mencium kedua pipi gembul Kayla dan menatapnya sambil tersenyum.
Kayla beranjak dan pergi keranjangnya. Ia merebahkan tubuhnya di ranjang. Taehyung meraih selimut dan menyelimuti tubuh mungil gadis itu sampai ke leher.
"Selamat malam chagi." Ucap Taehyung sambil tersenyum. Tangan Kayla menahan lengan Taehyung saat pemuda itu bangkit.
Tanpa pikir panjang Kayla menarik kepala Taehyung dan mengecup pipi kanan Taehyung. Setelahnya gadis itu menutup wajahnya yang memerah dengan selimut.
Taehyung terkekeh "dasar gadis nakal." Ia lantas beranjak dari duduknya dan keluar dari kamar Kayla dengan perasaan bahagia.
"Aaa Kayla bodoh!!!!"
TBC
Jangan lupa tinggalkan jejak:v
KAMU SEDANG MEMBACA
My Idol Boss (KTH) Tamat!!
Dla nastolatkówHan Kayla.. Gadis pertukaran pelajar antara Indonesia-Korea yang merangkak menjadi asisten sekaligus make up artist idol kpop Kim Taehyung. Karena faktor ekonomi dirinya rela menjadi asisten seorang Kim Taehyung, lelaki yang dinobatkan menjadi lelak...
