Kim Taehyung membuat Hyu Mirae menjadi seorang Dewi yang selalu membuat wanita itu menjadi sempurna seutuhnya. Berbeda dengan Kim Taehyung yang tidak mengerti jalan pikir Mirae yang tidak mau dinikahi.
"Semua karenamu. Segalanya. Cintaku, deritaku...
Akhirnya update lagiii hahahahah. Maaf udah engga up untuk beberapa bulan🙏🙏 karena aku engga bisa handle semua tulisan🙏🙏🙏🙏 tapi bukan depan Crude bakal kelarrrrrrr. Semoga aja masih ada yang mau baca cerita ini:)
Happy reading!!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Hai!! I'm come back for you!
Taehyung membuka matanya. Rasanya sangat nyenyak tidur dengan perasaan bahagia. Tiba-tiba tangan Mirae yang awalnya di atas kepalanya terjatuh. Taehyung melihat kearah Mirae, wanita itu sedang tidur ternyata. Jika dilihat-lihat wajah Mirae semakin cantik saja setelah melahirkan. Mungkin Mirae sangat mengantuk, jadi Taehyung tidak mau mengganggu acara tidur Mirae.
Tapi...
Sangat Taehyung menggenggam tangan Mirae... kenapa tangannya sangat dingin. Pikiran Taehyung mulai menjelajahi dunia penuh duga.
"Mirae," panggil Taehyung dengan lembut. Padahal dalam hatinya, ia sudah kalang kabut.
"Tidak mungkin! Mirae! Bangunlah... ayo. Kau belum makan, ayo kita makan bersama."
Tiba-tiba anak mereka yang sedang tidur di keranjang bayinya menangis sangat kencang. Aneh. Tangisan itu sangat aneh. Seperti seseorang yang ditinggal pergi.
Taehyung berusaha memanggil dokter, dan saat dokter itu mengecek keadaan Mirae yang tampaknya kritis. Taehyung mengendong anaknya yang belum juga berhenti menangis. ada apa sebenarnya? Taehyung benar-benar cemas.
"Tuan," panggil dokter itu. Taehyung menyerengit. Kenapa nada bicara dokter itu sangat sendu?
"Ada apa? Semua baik-baik saja, kan?" tanya Taehyung mencoba tetap positif.
"Maaf."
"Apa maksud dokter?!"
"Nyonya Mirae sudah menghembuskan napas terakhirnya. Sepertinya, akibat stress yang ia derita itu berdampak buruk saat proses melahirkan."
"Jadi..." Taehyung seperti lupa cara bernapas.
"Mirae sudah meninggal?"
"Maafkan kami Tuan."
Seperti disambar petir di pagi hari. Kaki Taehyung sangat lemas, hingga berdiri saja rasanya sangat sulit. Jika tidak ada Miyu di gendongannya, mungkin Taehyung sudah ambruk di lantai.
Taehyung menatap Miyu yang belum juga reda tangisnya. Air mata Taehyung mengalir dengan derasnya, dadanya sangat sesak. Mengapa kisah cintanya jadi seperti ini? kenapa disaat semua hampir sempurna, kematian memisahkan mereka? Makhluk kecil ini adalah hadian terindah untuk Taehyung tapi ia tidak bisa memungkiri jika perginya Mirae untuk selamanya adalah hari terburuk untuknya.