2.|| Most Wanted?

4.9K 293 6
                                        

Jangan menilai seseorang dari penampilannya saja. Coba lihat durian, luarnya tajam, dalemnya lembut~

♡♡♡

Pelajaran pertama telah selesai. Seluruh murid berhamburan kesana kemari untuk sekedar menghirup udara segar, setelah 2 jam terkurung di kelas yang berbau materi.

Ko baru pertama masuk udah belajar aja?~ readers

Biasalah sekola elit mah begitu~ author

"ALULAAAA!!!!!" Suara melengking binti cetar bin membahana itu menggema di kelas IPA 1.

"Woy!! Jangan tereak treak!! Lo kira ini hutan!!" Sertak seorang siswa yang tengah berbaring di bagian pojok kelas membuat salsa berkacak pinggang.

"Heh manusia setengah kera! Gue kesini bukaan mau ribut sama Lo ya!" Tunjuk salsa.

"Tapi Lo udah ganggu waktu tidur gue anjir!"

"Nih ya gue kasih tau! Gue itu....eh eh eh" ucapan salsa terpotong saat Alula menarik tangannya keluar dari kelas.

"Ish! Lo apaan sih. Gue belom kelar adu bacot nya sama tu kebo bunting!" Kesal salsa.

Alula menghela nafasnya sabar. "Lo jangan emosi. Mending kita ke kantin kuy. Lo pasti laper"

Dengan malas,salsa menganggukan kepalanya dan berjalan gontay di samping Alula.

Awas aja tu kebo bunting. Kali ini Lo bebas, tapi lain kali gue bakal siksa Lo! Ha ha ha (tertawa jahad:v)~ batin salsa.

Sesampainya di kantin. Alula dan salsa menelusuri setiap meja berniat mencari tempat kosong untuk mereka tempati. Tapi nihil, mereka terlambat semua meja sudah penuh oleh lautan siswa siswi yang kelaparan.

"Lu,kita duduk di mana nih?" Tanya salsa seraya berkacak pinggang.

"Gak tau. Meja nya udah penuh semua." Ucap Alula

"Eh gimana kalo kita beli makanan nya terus makannya di taman belakang sekolah?" Usul salsa.

Alula sedikit berfikir. "Em boleh juga tuh. Kuy lah!"

Salsa mengandeng tangan Alula menuju penjual seblak dan minuman.

"Mba seblak level 5 nya dua porsi ya!" Teriak salsa.

"Siap neng tunggu ya!!!"

Salsa mengacungkan jempol nya dan beralih ke tukang penjual minuman.

"Bang, es teh anget nya dua ya!"

Mendengar ucapan salsa, membuat si penjual keheranan.

"Hah? Gimana neng?" Tanya penjual itu memastikan.

"Es teh anget nya dua mamang!!!" Tekan salsa.

Puk!

"Aish! Ngapa lo pukul gue ?"

"Lagian Lo ada² aja. Dimana-mana, yang namanya es itu dingin. Gada yang anget!" Ucap Alula gemas.

"Emang tadi gue bilang apaan?" Tanya salsa polos.

Alula [Tahap Revisi✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang