Jangan lupa vote + komen + follow ya guys 😘
Happy reading ✨
•
•
•
•
Sesampainya di lantai dua, Lulu di suguhkan dengan ruangan yang luas dengan nuansa biru dan putih. Di setiap sudut ruangan ada hiasan yang juga berwarna biru dan putih. Jendela yang besar, bangku-bangku kecil yang di tata rapi menatap jendela yang besar membuat pandangan langsung menuju pusat kota yang ramai lalu lalang orang-orang.
"Lu, aku ganti baju dulu ya, ini masih jam 06.00 ko," ucap Devan lembut.
Lulu mengangguk dan kemudian Devan memasuki ruangan dengan pintu putih yang ia yakini itu adalah kamar devan.
Sementara Lulu menunggu Devan, Lulu menjelahi ruangan luas ini, tidak ada ruangan lain selain kamar devan di sini.
Lulu duduk di kursi kecil yang menghadap langsung ke luar. Nuansa berwarna biru dan putih itu menjadi ketenangan tersendiri bagi Lulu. Jujur ia baru pertama kali masuk mansion yang biasanya dia melihat dari sinetron di TV saja. Tapi sekarang? Dia melihat nya, bahkan memasuki nya.
Saat Lulu menelusuri ruangan ini, pandangan Lulu terpusat pada bingkai foto kecil di meja putih di pojok kanan ruangan.
Foto yang menampilkan seorang anak laki-laki dengan gaya cool nya sedang berkutat dengan banyak buku tebal dan kacamata baca nya.
Ya itu adalah foto Devan yang di perkirakan berumur 7 tahun.
"Emang dari kecil nya datar ya datar ,ga bakal jadi comel, hhe" Lulu bergumam dengan di akhiri kekehan geli.
Saat asik melihat foto Devan kecil, tiba-tiba ada sesuatu yang melingkar di pinggang nya. Lulu berbalik dan menemukan wajah kekasih nya yang sudah fress dan rambut yang masih basah.
"Liatin apa hm?" Tanya Devan sambil menyelipkan helaian rambut Lulu.
"Kamu pas kecil lucu ya, nih liat muka nya datar, hhaa" Lulu tertawa
"Segitu lucu nya ya aku," ucap Devan dengan pandangan manja.
Lulu yang melihat itu pun langsung mendorong tubuh Devan agar menjauh darinya.
Devan menghela nafas kasar.
"Ko malah di lepas?" Tanya devan sedikit kesal
"Katanya mau joging, gimana sih" jawab Lulu.
"Yaudah ayo, kita ke taman kota aja yang deket, " kata devan yang sedang memakai sepatu sport putihnya.
Lulu baru menyadari kalo Devan ketampanan nya saat memakai baju santai seperti ini.
Dengan memakai Hoodie putih dengan tulisan kecil di bagian sisi kanannya, traning hitam plat putih dan sepatu sport putihnya itu, Devan terlihat lebih tampan dari biasanya.
"Udah puas liatin nya hm?" Goda Devan
Lulu mendadak jadi gugup.
"A..apaan sih.. ge'er banget jadi orang"
"Mana saya tau, saya kan ganteng" jawab Devan dengan PD nya.
"Dasar PD." Ucap Lulu.
"Udah ah, katanya mau joging, ayoo" Devan menarik tangan Lulu lembut untuk turun ke bawah dan mulai joging ke taman kota.
Yuhhhuuuu guys, papaw update lagi,,
Gimana sama cerita nya? Ga je? Ga seru? Ga nyambung? Maaf ya lagi tahap pembelajaran hhe harap di maklum🌝👍
KAMU SEDANG MEMBACA
Alula [Tahap Revisi✓]
Roman pour AdolescentsBagaimana jadinya, seorang yang dikenal dengan pangeran es, luluh dengan gadis yang sederhana yang bisa bersekolah di sekolah ternama hanya karena beasiswa? Bahkan dia berubah drastis dari dingin menjadi pecicilan? Apa yang akan terjadi? Ini cerita...
![Alula [Tahap Revisi✓]](https://img.wattpad.com/cover/250861337-64-k353492.jpg)