Selasa, 1 Maret 2016, Pukul 18.30 Catatan Anouk
Permasalahan dari kasus ini:
1. Aku yakin betul Benjamin tidak bunuh diri, bukankah sudah sangat jelas?
2. Pak kepala sekolah pasti sudah mengetahuinya, tapi mengapa rasanya seperti disembunyikan.
3. Lalu mengapa ketua OSIS juga mengatakan bahwa kasus itu bunuh diri, ia sendiri pun tahu ringkasan hasil autopsi dari pak kepala sekolah, apakah dia juga menyembunyikannya atau dia memang tidak menyadarinya
4. Surat temuan di ruang kelas belakang diperkirakan sudah diberikan sejak lama kepada korban dan korban terus menyimpannya di saku atau ditempat lainnya, surat ditemukan sudah mengkerut dan tulisan pada surat juga sedikit memudar.
5. Sepertinya tidak dilaksanakan penyelidikan untuk kasus ini, tak ada polisi yang mengecek ruang kelas belakang kemarin, apa ini sudah direncanakan dari awal
Rencana :
(Kasus ini tergolong serius, aku harus menyelediki secara tersembunyi dan berjaga jarak agar tidak menimbulkan resiko terlalu besar)
1. Mengetahui latar belakang Benjamin.
2. Kesaksian teman-teman Benjamin beberapa hari sebelum hari kematiannya.
3. Jika kasus ini sudah dalam tahap darurat maka aku harus melibatkan Koen.
*****
Malam itu Anouk tengah menulis catatan tentang kasus Benjamin, setidaknya kali ini tim penyelidik memiliki kasus sebenarnya yang sudah ditunggu-tunggu sejak lama, sejujurnya ia sedikit gelisah dengan kasus ini, entah mengapa akan ada sesuatu yang besar akan terjadi dan kasus ini mengingatkannya juga dengan kasus 24 tahun yang lalu, Peristiwa 29.02.92.
Anouk membuka ponsel pintarnya, mengirim rencana untuk kasus Benjamin yang ditujukan untuk grup tim penyelidik, grup tim penyelidik mempunyai peran besar untuk bisa memudahkan para anggota berdiskusi secara online walaupun kadang grup itu hanya berisikan celotehan Hugo, Jeff dan Isaak yang asyik berkomentar tentang video kucing yang ditemukan Jeff dari internet, yang paling penting mereka bisa berdiskusi dimana pun kapan pun itu saja.
Gadis itu tak ingin menyia-nyiakan kerja otaknya malam ini, setelah mengirimkan rencananya ia segera tidur, tak peduli berapa banyak notifikasi dari aplikasi messengernya yang terus berbunyi karena grup tim penyelidik.
*****
Rabu, 2 Maret 2016Seperti biasa, sore harinya tim penyelidik berkumpul di ruang kelas Anouk, perbedaannya kali ini semua anggota kecuali Anouk terlihat kesal sepertinya dikarenakan masalah rencana kemarin dan juga Liam tidak ikut, karena ia ada kerja kelompok di kelasnya.
"Coba katakan, apa manfaat dari menekuk muka seperti itu?"
"Oh Anouk Barend, apa kau tidak menyadarinya?" Idna menjawab ketus.
"Jika saja kau ikut berdiskusi kemarin, rencana mu itu pasti sedang berjalan saat ini" Carl mendengus kesal.
"Baiklah, maafkan aku, aku hanya ingin beristirahat, otak ku sudah cukup bekerja keras kemarin, aku pikir kalian sudah paham"
"Sudahlah tidak ada gunanya merasa kesal, baiklah Anouk, tolong jelaskan kepada kami rencanamu itu" Kenric menyudahi perang dingin antara anggota tim penyelidik dan Anouk, sepertinya ia terlalu lelah untuk suatu konflik.
"Baiklah teman-temanku akan aku jelaskan secara detail dan runtut tentang rencanaku ini, pertama mencari latar belakang Benjamin, kita harus mencari tahu profil dirinya maksudku seperti apa pekerjaan kedua orang tuanya, dimana ia tinggal dan apakah dia memiliki musuh atau orang yang membencinya, kedua yaitu mencari kesaksian teman-temannya, sudah cukup jelas jadi kalian pasti bisa menyimpulkan sendiri dan yang terakhir kasus ini lumayan beresiko jadi aku harap kalian berhati-hati dan jika kita sudah bisa mengumpulkan informasi tersebut, mungkin saja kita bisa menemukan motifnya dan jika sudah dalam keadaan bahaya maka aku akan mengikutsertakan Koen dalam kasus ini." Jelas Anouk.
"Lalu bagaimana dengan surat yang kita temukan?" Tanya Hugo.
"Sebaiknya kita rahasiakan dan kita kumpulkan bersama informasi yang lain, omong-omong siapa yang memegang surat itu?" Ujar Isaak
"Aku" Jawab Kenric singkat.
"Baiklah semua sudah terkendali, Kenric kami percayakan surat itu padamu, besok kita mulai penyelidikan ini, perkiraanku jika kita bisa menyelidiki itu semua tanpa hambatan, hari Jum'at atau Senin kita pasti sudah memiliki semua informasinya" Ucap Anouk dengan semangat berapi-api di matanya
Sore itu di pertemuan tim penyelidik, mereka mulai membuat rencana, dari ketujuh anggota tim penyelidik, mereka dibagi menjadi tim kecil untuk penyelidikan, Anouk, Hugo dan Kenric akan mencari kesaksian dari teman-teman Benjamin, sedangkan Idna, Isaak, Carl dan Jeff akan mencari tahu latar belakang dari Benjamin, entah apa yang akan terjadi kedepannya, yang pasti tim penyelidik bisa mengatasinya.
.
.
.
.
.
.
.
❤❤❤
Hai fwens
It's been so long since i updated unsolved case lmao
Maafkan akuhh, dikarenakan urusan sekolah dan juga laptop yang harus di servis membuat cerita Anouk dan teman-temannya ini pending, di chap ini agak pendek tapi gpp lah karena bentar lagi udah seru-seruan aseq wakakak, but anyways hope u like it, jangan lupa buat read, vote and comment, luv u (*˘︶˘*).。.:*♡-author ♡'・ᴗ・'♡

KAMU SEDANG MEMBACA
29.02 | Unsolved case ✔
Misteri / ThrillerKasus 29.02.92 sudah ditutup sejak 2004, pelaku sampai saat ini belum ditemukan, kasus itu datang lagi di 2016 secara perlahan tapi pasti, dan target utama nya adalah salah satu murid dari sekolah menengah atas di kota Utrecht, Belanda. Bziiip... Li...