Reynaldi Sanjaya pengusaha sukses yang berencana melamar kekasihnya dipulau Dewata Bali. Tapii keadaan mendesaknya menikahi gadis cupu yang baru dikenalnya beberapa jam lalu.
Lalu bagaimana dengan kisah cintanya dengan sang kekasih ketika rasa nyam...
Dapet salam dari Rey 👋 Ada yang kangen nggak🙋🏻♀️ cung....
Dikarenakan mood aku lagi anjlok jadi mohon maaf kalo part-nya kurang ngena...
Semoga kalian menikmati alurnya💆🧚
💍💎💍
Happy reading...🧘🙇🏻♀️
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Rey berjalan menaiki undakan tangga rumahnya a.k.a Mansion nya, baru saja ia akan membuka pintu kamarnya, momynya yang entah datang dari mana menarik belakang kerah bajunya.
"Eeeehh, apaan sii." Rey menepis.
"Ohhh, berani sekarang sama momy ya, momi kutuk mau baru tau rasa." Kata momy melotot menatapnya anaknya nyalang.
"Apa maksud video itu." Tanya momy tuduh poin.
Rey meringis, berkomat-kamit menyebut seluruh kebun binatang tanpa suara, berabe jika ada suaranya bisa digorok ia.
"I-itu mom, cuma-emm cuma prank, iyaa, cuma prank doang mom." Jawab Rey meringis meratapi jawabannya yang konyol.
"Ohh, prank ya, seniat itu ya kamu sampe nyewa resort di Bali. Waahhh, hebat sekali anak momy, sungguh kegiatan yang bermanfaat." Momy tersenyum paksa, memangnya ia bodoh tentu saja momy tau Rey berbohong, contohnya dari telinga Rey memerah menandakan ia sedang berbohong.
"Ah, bisa aja momy," Rey menepuk pundak momynya yang langsung di pelintir.
Aaww!! Sakit momyy.
"Kamu ya! Mentang-mentang momy bebasin malah kelakuan kamu makin gak sopan! Mau momy ambil fasilitas kamu?!"
"I-iya momyy Rey jujur." Baru setelah Rey mengatakan itu pelintiran ditangannya lepas.
Momy berjalan ke ruang tengah yang dikirim Rey. Setelah duduk momy menyilangkan kakinya.
"Katakan." Kata momy.
"Rey, kebablasan mom." Rey duduk di depan momynya sambil menundukkan kepalanya.
"A-apa!? Ke-kebablasan?! Kamu?" Momy merubah posisinya sekarang berdiri bersedekap.
"Maksud kamu kamu menghamili seseorang?" Lanjut momy dengan suara pelan.
"I-iya momyy, Rey gak sengaja." Rey menatap momynya melas seakan meminta dikasihani.