Prolog

523 222 112
                                        


Halo, namaku Aluna Mahira, biasa dipanggil Alma. Aku terlahir dari keluarga yang sederhana. Dulu, aku selalu berpikir bahwa keluargaku baik-baik saja dan utuh seperti keluarga lainnya. Namun, semakin aku tumbuh, aku mulai bertanya-tanya. Jika keluargaku utuh, kenapa aku tidak pernah benar-benar merasakan kehangatan itu?

Kami tidak pernah benar-benar bersama dalam waktu yang lama. Selalu ada jarak yang memisahkan, selalu ada keadaan yang membuat kami sulit berkumpul seperti keluarga pada umumnya. Broken home? Tidak juga. Orang tuaku tidak bercerai, dan rumah kami masih berdiri dengan nama keluarga yang sama. Hanya saja, keadaan ekonomi membuat kami harus hidup dengan cara yang berbeda.

Ibuku sering pergi keluar kota untuk merantau dan mencari nafkah. Sedangkan Ayahku bekerja sebagai seorang penyanyi yang terkadang baru pulang saat malam sudah larut. Rumah ini tetap ada, keluargaku juga tetap lengkap, tetapi entah kenapa rasanya selalu sepi.

Hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Ada kalanya kita sudah berusaha sekuat mungkin, menjaga sesuatu dengan sepenuh hati, bahkan berharap terlalu tinggi, tetapi kenyataannya tetap tidak berpihak pada kita. Rencana yang sudah disusun dengan baik bisa hancur dalam satu malam. Orang yang diyakini akan tetap tinggal justru memilih pergi. Dan mimpi yang sejak lama diperjuangkan terkadang harus kandas sebelum benar-benar tercapai.

Pada akhirnya, hidup mengajarkan bahwa tidak semua hal bisa kita kendalikan. Kita hanya manusia yang mampu berharap, sementara semesta memiliki jalannya sendiri. Tidak semua doa langsung menemukan jawabannya, tidak semua pertemuan berakhir bahagia, dan tidak semua perjuangan akan dihargai oleh orang lain. Ada masa di mana kita harus menerima kenyataan yang bahkan tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Namun dari semua hal yang menyakitkan itu, hidup juga diam-diam mengajarkan banyak hal. Tentang bagaimana caranya bertahan saat tidak ada siapa pun yang mengerti keadaan kita. Tentang bagaimana seseorang bisa tetap tersenyum meski hatinya penuh luka. Dan tentang bagaimana kehilangan ternyata mampu membuat seseorang tumbuh menjadi lebih kuat dari sebelumnya.

Mungkin hari ini semuanya terasa berat dan tidak adil. Mungkin dunia terasa begitu melelahkan sampai ingin menyerah saja. Tapi percayalah, hidup tidak selalu tentang mendapatkan apa yang kita mau. Terkadang, hidup membawa kita melewati jalan yang sulit agar kita belajar menjadi lebih dewasa, lebih ikhlas, dan lebih menghargai diri sendiri.

Karena pada akhirnya, tidak semua yang hilang berarti buruk, dan tidak semua yang tertunda berarti gagal. Bisa jadi, hidup hanya sedang menyiapkan sesuatu yang lebih baik di waktu yang tepat.


ALMACerita yang bikin terobses. Temukan sekarang