+628_________
aku kerumah aja ya?
kamu dimana,aku udah sampe
Lisa menghela nafasnya ketika lagi lagi mendapatkan pesan dari nomor yang tentu saja ia tau itu siapa,karna dari profilnya saja Lisa sudah bisa menebak siapa orangnya.
gausah kerumah
balas Lisa lalu menoleh pada sang ibu yang memang sedang sibuk di dapur karna saat ini Lisa memang sedang berada di ruang tengah yang terhubung langsung dengan dapur dan ruang makan tanpa sekat
"Bun sini deh" panggil Lisa membuat wanita berumur 43 itu menoleh dan berjalan menuju Lisa
"kenapa hmm?" tanya Bunda yang berjalan mendekat kearah Lisa
"Yanan ngajak ketemu gimana dong?dia udah didepan" tanya Lisa dengan wajah malas menatap Bundanya, bukannya ga sopan cuma Lisa itu bukan tipe orang yang bisa nyembunyiin moodnya
"yaudah sana ketemu aja" ujar sang bunda seraya mengusap rambut Lisa lalu kembali ke dapur
Lisa menghela nafasnya lalu bangkit ke kamar,mengambil uang lalu diselipkannya di belakang case ponselnya.
"ga akan ganti baju?" tanya bunda ketika melihat Lisa yang masih memakai baju mirip piama itu, eyy tentu saja Lisa sudah mandi namun gadis itu memang selalu memakai baju rumahan dan piama ketika berada dirumah
Lisa menggeleng
"Lisa pergi sebentar bun" pamitnya kemudian melangkah keluar dengan sandal setelah mendapat balasan hati hati dari sang bunda.
Lisa menghela nafasnya ketika melihat motor yanan yang sudah terparkir di depan pagar rumahnya, hujan gerimis membuat gadis itu semakin malas saja untuk keluar.Berjalan menghampiri yanan yang tengah tersenyum menantinya.
Lisa langsung menepis pelan lengan Yanan yang ingin memeluknya dengan wajah datar
"keluar aja bentar" ucapnya yang membuat Yanan masih tersenyum dan mengangguk
"yaudah pake jaket aku ya? gerimis soalnya" ujar yanan seraya ingin membuka jaketnya karna hujan semakin turun
Lisa menggeleng cepat
"gamau" tolaknya
"hujan loh sa nanti kamu sakit" kukuh yanan seraya ingin mengelus kepala Lisa namun dengan spontan Lisa menghindari sentuhan yanan
"aku bilang gamau.. jadi pergi ga?" ujar Lisa menatap sebal pemuda dihadapannya yang kini menghela nafas lalu mengangguk
Hujan semakin deras membuat rambut Lisa basah
"pake aja ya,hujannya makin gede.. atau kerumah kamu aja ya?"
Lisa menggeleng membuat Yanan mengangguk dan menaiki motor sport yang dibawanya, lelaki itu menyesal karna tak membawa mobil seperti biasanya
Lisa menaiki motor itu dengan tangan bersidekap memegang ponselnya meski yanan berusaha mengambil lengan Lisa agar memeluknya yang tentu saja gadis itu tepis
Hujan semakin deras membuat Yanan langsung berhenti di sebuah angkringan yang memang lumayan dekat dengan rumah Lisa, mereka turun dan duduk lesehan di sebuah gazebo yang memang disediakan karna rumah Lisa sangat dikelilingi pemandangan alam yang sejuk.
KAMU SEDANG MEMBACA
Lalisa *Oneshoot
Fiksi PenggemarLalisa x boys inspirasi tiktok ig tv dan segala vidio yang bikin otak gue encer wkwk
