sebuah keributan terdengar, teriakan para manusia saling bersahutan meminta pertolongan, mengucap permohonan bagkan tak sedikit orang yang berdoa dengan lirih.
"JANGAN ADA YANG BERGERAK!!"
"Keluarkan semua barang berharga kalian atau ku tembak sekarang!" ucapnya tajam yang membuat orang orang mengeluarkan barang barangnya dengan gemetar, bahkan terdengar orang orang yang menangis karna ketakutan yang didominasi oleh anak kecil
"CEPAT SIALAN!!!"
Suasana semakin mencekam,2 orang itu terus berjalan mengancam seraya menodongkan pistol pada orang orang yang terjebak di sebuah toko perhiasan terkenal di salah satu mall yang kini ricuh karna mendapat serangan tak terduga.
"Cepat keluarkan semuanya bajingan!!!" bentaknya yang memukulkan pistol yang berada ditangannya pada seorang pria yang terduduk ketakutan dengan tubuh yang bergetar menuruti perintah perampok itu.
"SEMUANYA! kau mau mati hah?!!" ancamnya seraya mengangkat dagu lelaki itu dengan pistolnya
"anniyo jebal,ini peninggalan ibuku.. kau bisa ambil semuanya tapi jangan ini" balasnya dengan ketakutan, menggenggam kuat cincin berlian yang memang selalu ia pakai dan gantung di lehernya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"YAK! jangan menguras kesabaranku! cepat lepaskan!!" Teriaknya seraya memukul kepala Joshua hingga terdorong dan terluka membuat beberapa orang disekitarnya memekik ketakutan
sedangkan disisi lain, Lisa menoleh dan mengernyit ketika melihat orang orang yang pergi dengan ribut dan berteriak untuk menyelamatkan diri karna ada perampokan. Gadis itu menelisik kesegala arah dan matanya menangkap sebuah toko dengan orang orang yang terdusuk tak berkutik dengan dua orang yang sedang menodongkan pistolnya dan menggasak semua barang berharga yang ada disana
Lisa berdecak dan menggeram kesal "dimana para petugas keamanan disini?!aughhh tak berguna!" umpatnya yang langsung berjalan dengan tegas.. langkah boots nya berjalan berlawanan dengan orang orang yang sibuk menyelamatkan diri
Lis menghela nafasnya kemudian membuka kacamata hitamnya dengan santai
"bahkan dihari liburku pun aku tak bisa bersantai" gumamnya seraya membuang asal kacamata mahal itu, mengangkat ponselnya dan dengan cepat dan menghubungi seseorang
"ha__"
"suruh anak buahmu cepat bodoh!" umpat Lisa yang tanpa menunggu balasanpun langsung mematikan telfonnya dan memasukan pada sakunya seraya melihat keadaan diluar yang benar benar ricuh
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.