teriak Lisa kencang dan langsung menarik mantel orang itu dengan keras hingga keduanya terjatuh bersisian.
"Yak!! apa yang kau lakukan?! kau gila?!!!" teriak Lisa yang masih terkejut dan malah memarahi lelaki dihadapannya, ya bagaimana tidak.. Ia sedang berjalan santai menenangkan fikirannya malah bertemu dengan orang yang ingin bunuh diri di pembatas jalan sungai Han ini.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"kau seharusnya membiarkanku sialan"ujar lelaki itu penuh penekanan dengan tatapan mata yang kosong
Lisa tersentak dan menganga, apa tadi? sialan? heol!
"Yak Ahjussi! kau seharusnya berterimakasih padaku karna telah menyelamatkanmu!" sentak Lisa kesal
"AKU TAK MINTA! AKU HANYA INGIN MATI APA KAU TULI?!!" Teriak Gong Yoo dengan Frustasi yang sontak membuat Lisa terkejut dan memejamkan matanya karna sungguh teriakan lelaki dihadapannya sangat keras
"aku bahkan tak peduli tapi ini adalah jalan satu satunya untuk membiarkan kedua putraku selamat dan kau malah mengacaukannya " ujar lelaki itu lirih di kalimat akhirnya, menunduk dengan air mata yang mengalir bahkan tangannya mengepalkan meremat kuat sebuah brosur.
Lisa terdiam, ia tak tau haris bagaimana.. aughh seharusnya ia pulang saja atau jalan jalan ke eropa?atau makan malam di pranciss? bukan malah terduduk seperti ini bersama pria yang bahkan ingin bunuh diri dihadapannya.
Lisa menarik dengan keras gumpalan kertas yang berada di tangan lelaki yang ia panggil Ahjussi tadi..membacanya da membelalak ketika brosur itu menjelaskan tentabg pengobatan gratis dan perlindungan hingga sarjana untuk yatim piatu.
Oke lisa tak bodoh, ia bisa menangkap jika lelaki dihadapannya bilang jika ini satu satunya cara untuk membiarkan anaknya selamat, woah apa ini alasannya?
"Ahjussi " ucap lisa pelan seraya memegang pundak lelaki dihadapannya
"aku lelah dengan semua ini, aku tak mau hidup lagi dan ingin mengakhiri semuanya.. ini terlalu sulit untukku ..." ujarnya seraya menatap lisa dengan menangis. bagaimana ia tak tertekan? perusahaannya bangkrut saat sang istri meninggal karna kangker sesaat setelah melahirkan dan sekarang kedua putranya yang masih kecil mengidap penyakit parah hingga membutuhkan banyak uang untuk mengobatinya!
Gong yoo putus asa, ia benar benar tak tau mengapa tuhan selalu membuat hidupnya tercekik kesengsaraan? kejadian bertubi tubi berhasil menguras mentalnya hingga titik terendahnya adalah sekarang. Ia terlalu lelah untuk menjalani hidup yang bahkan tak bisa menyokong 1/4 pengobatan puranya. Hutang dimana mana bahkan ponseknya tak pernah berhenti berdering seolah menjadi teror dari semua orang yang menekannya!
"mwoya?Ahjussi dengar aku! jika putra mu itu tahu jika kau mati untuknya apa mereka akan senang? jika mereka tahu kau mati hanya untuk pengobatan gratis apa mereka tak akan sedih? menurutmu apa yang mereka rasakan jika mengetahui itu semua hah?" jelas Lisa meluapkan segala kata kata yang lancar keluar dari mulutnya
Gong Yoo tertegun, menatap lisa sendu dengan air mata yang masih mengalir dipipinya
"tidak peduli siapapun menjanjikan ini aku bisa menjamin jika mereka hanya ingin kau! mereka hanya ingin Ayahnya dan apa kau tega membiarkan mereka hidup berjuang sendirian dengan menyalahkan dirinya karna kau mati untuk mereka? "
"kau tak mengerti!!! kau tau tau apapun tentang hidupku jadi enyah sialan!" Sentak GingYoo menangis seraya mendorong Lisa yang untung saja gadis itu bisa menahannya karna dorongan lelaki itu tak terlalu kuat
Gong yoo menangis memukul mukul aspal dengan tangannya menyalurkan semua emosinya, ia kalut! ia benar benar putus aja da ia benar benar ingin mati! Mengapa tuhan membiarkannya hidup seperti ini? dosa apa yang ia lakukan hingga Tuhan bahkan tak membiarkannya bahagia sebentar saja?
Lisa terdiam membiarkan Gong Yoo mengeluarkan semua emosinya.. gadis itu mebiarkan Gong Yoo menangis mengeluarkan segala bebannya yang ia simpan
Lisa menghela nafas kemudian mengulurkan tangannya untuk menggenggam lengan Ahjussi yang ada diatas aspal dan merematnya
"tunjukkan rumah sakitnya, aku yang akan membayarnya" ujar Lisa yang tentu saja membuat Gongyoo menoleh cepat kearah Lisa, menatap wajah gadis yang menatapnya bersungguh.
Lisa tak tau, yang jelas jiwa kemanusiaannya memberontak sekarang dan yang jelas hatinya hanya berbicara jika dia ingin membantu Ahjussi dihadapannya
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
eaa mass gong yoo gue jadiin duda tampan anak dua hahay
ini aing ngetik langsung publish jadi kalo banyak typo yaudah lah ya aing males revisi