Flashback 2 ✓

29.6K 1.6K 14
                                        

🐨 Happy Reading🐨

"Dokter ini gimana?" Tanya Mama sambil menangis, ia tidak mau anak nya sendiri tidak mengenalinya.

"Kamu tidak ingat siapa kamu dan siapa Mamamu?" Tanya dokter tersebut sambil memeriksa nya.

"A-aku tidak ingat apa-apa hanya sedikit yang ku ingat yaitu aku memiliki keluarga yang harmonis dan aku sangat menyayangi Mama Papa ku dan juga sahabat satu-satunya yang ku miliki uhuk uhuk " ucap Lea sambil terbatuk-batuk sambil memegangi kepalanya sang berdenyut nyeri.

Mama yang mendengar ucapan Lea pun menangis sambil menutupi mulutnya, bagaimana bisa Lea masih mengingat mantan Papa nya yang brengsek itu dan si perempuan penghianat itu.

"Coba kamu ingat-ingat tentang kejadian yang menimpa kamu sampai berakhir disini le" lirih Mama sambil mengelus kepala Lea yang di perban.

"Em arghhh sakit" ucap Lea yang berusaha mengingat dan berakhir kepala nya sangat sakit.

Lea memegangi kepalanya menggunakan kedua tangannya sambil menangis karena saking sakitnya.

"Mohon maaf nyonya, nona Lea baru saja sadar dan sebaiknya jangan dipaksa untuk mengingat itu akan membuat keadaannya menjadi lebih buruk lagi, biarkan waktu yang memulihkan ingatannya" ucap dokter tersebut.

"Apakah ini yang dinamakan amnesia dok?" Tanya Mama

"Iya benar nyonya, nona Lea mengalami amnesia ringan" ucap dokter tersebut lalu menyuntikkan sesuatu di infus Lea dan tak lama akhirnya kepala Lea sudah tidak sakit.

"Aku tau aku punya orangtua tapi aku tak tau siapa orangtua ku dan dimana dia sekarang" gumam Lea.

"Ini Mamamu, Mama Rea yang sudah melahirkan mu dan merawat mu sampai sekarang, Nama mu adalah Lea Gloria dan Papa mu sudah tiada kau hanya tinggal bersama ku di apartemen sekarang nak" ucap Mama dengan sedikit berbohong, jujur dia tidak mau sampai Lea mengingat mantan suaminya itu biarkan saja ia dan Lea memulai kehidupan baru berdua saja.

Keesokan pagi nya Lea terbangun dan tak melihat siapapun namun dia melihat ada stiky note di nakas nya karena penasaran akhirnya ia membacanya.

______________________________________

'Selamat pagi Lea anakku, maaf ya Mama gak ada disamping kamu waktu kamu bangun, mama mau bilang ke kamu kalau Mama sekarang lagi cari kerja, doain Mama dapat kerjaan ya sayang, kamu jangan lupa sarapan kalau gak bisa pencet tombol di dekat nakas untuk memanggil dokter atau suster, Mama sayang kamu'

Ttd

Mama Rea
______________________________________

Lea tersenyum setelah membacanya dan dia terus berusaha untuk mengingat kejadian-kejadian masa lalu nya.

Sampai akhirnya sedikit cuplikan ingatan mulai muncul walau kepalanya sakit tapi kalau dia tidak berusaha dia kasian dengan Mamanya yang sedih.

"Sakit hiks" batin Lea sambil menangis

Dilain sisi

Mama Rea berjalan di pinggir jalan sambil mengusap keringat nya, pagi tadi dia belum sarapan atau makan sesuatu, dia harus mencari pekerjaan apapun yang penting halal untuk biaya hidupnya dan Lea, hari sudah semakin siang matahari pun sudah semakin panas.

"Permisi bu apa disini sedang membutuhkan pegawai?" Tanya Mama

"Maaf bu rumah makan ini sedang tidak membutuhkan pegawai" ucap pemilik restauran.

"Saya mohon bu, kerja sebagai pencuci piring saja tidak apa-apa asal saya bisa kerja disini" ucap Mama sambil memohon.

"Tidak bisa bu" ucap pemilik restauran tersebut lalu masuk ke ruangannya tanpa menghiraukan ucapan Mama.

Mama menghela nafas

"Begini ya susahnya mencari pekerjaan di kota Jakarta" gumam Mama tapi ia tak mau menyerah.

Berkali-kali dia ditolak bahkan dicaci-maki karena ketidaksengajaan nya saat baru bekerja.

Namun saat diperjalanan untuk ke rumah sakit tempat Lea dirawat ia mendapati seseorang ibu-ibu yang kesusahan membawa barang belanjaannya.

"Maaf sepertinya ibu kesulitan membawanya, apa boleh saya bantu bawakan?" Ucap Mama dengan sopan pada orang yang lebih tua.

"Oh iya boleh" ucap wanita paruh bawa tersebut sambil menyerahkan sebagian barang bawaannya.

"Mau dibawa kemana bu?" Tanya Mama

"Ke restauran milik saya, gak jauh kok dari sini mari ikuti saya" ucap ibu tersebut lalu berjalan terlebih dahulu.

Skip sampai

"Terimakasih ya, ini saya ada sedikit uang buat kamu" ucap ibu tersebut sambil mengeluarkan sebuah amplop coklat lalu menaruhnya di tangan Mama.

"Eh gak usah bu saya ikhlas kok" ucap Mama lalu memberikan balik amplop itu.

"Masih ada ya ternyata orang baik kayak kamu" ucap ibu tersebut sambil terkekeh.

"Habis ini mau kemana kamu kok kayaknya capek gitu" ucap ibu tersebut.

"Saya habis cari kerja bu terus ini mau balik ke rumah sakit jagain anak saya" ucap Mama sambil tersenyum.

"Oh gini aja gimana kalau kamu kerja aja disini? Kebetulan lagi kekurangan chef sekaligus waiters" ucap ibu tersebut.

Dalam hati Mama sangat bersyukur akhirnya dia bisa mendapatkan kerja.

"Terimakasih ya bu" ucap Mama

"Panggil saya kakak saja biar gak kelihatan tua banget, nama saya bridgitta Laura atau biasa dipanggil Rita" ucap kak Rita sambil mengulurkan tangannya.

"Nama saya Rea, iya kak" ucap Mama lalu menerima jabat tangan kak Rita.

Mulai dari pertemuan yang tidak sengaja itu akhirnya Rea belajar memasak dan bekerja pada kak Rita.

_______

Vote ya
Komen ya

Dosen kasmaran [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang