28 ✓

7.5K 458 25
                                        

Besoknya hari kemarin.

"Mama, Lea kan hari ini gak ada jam kuliah" ucap Lea dengan menjedanya.

"Ya terus?" tanya Mama.

"Lea nginep di rumah papa ya?" ucap Lea dengan pelan karena takut Mama nya marah.

"Yakin bisa jaga diri?" tanya Mama.

"Iya Ma nanti Jo juga ikut nginep kok" ucap Lea yang meyakinkan Mama nya.

"Boleh ya, ya, ya?" ucap nya dengan memasang wajah melas.

Tau gak artinya melas?

"Yaudah tapi cuma semalam" ucap Mama yang membuat Lea tersenyum senang.

"Mama kasih kamu pisau sama cutter buat jaga-jaga" ucap Mama yang membuat Lea tercengang.

"Ini cuma nginep Ma bukan simulasi jadi psikopat" ucap Lea sambil memutar bola mata nya malas.

"Nih bawa awas kegores dan awas aja sampek ilang pisau Oxone nih mahal" ucap Mama sambil memberikan Lea pisau dan cutter kecil.

"Mama berangkat kerja dulu, assalamualaikum" pamit Mama, Lea segera mencium tangan Mama.

"Waalaikumsalam hati-hati ma" ucap Lea yang diangguki Mama.

Beberapa menit kemudian.

"Gabut nih, vc Mami deh" ucap Lea.

Sebenarnya dia pengen vc sama Rachel tapi Rachel kan gak punya handphone.

"Assalamualaikum Mami" ucap Lea dengan senang.

"Waalaikumsalam Lea, tumben Vidio call"

"Kangen Rachel Mi"

"HAIII TATAK ANTIK YONG TAIM NO CE"

*long time no see

"Hai Achel"

"Tatak antik cini dong ain cama Acel"

"Ra-"

Ucapan Lea terjeda saat dilayar muncul Jo dan Rachel yang berebut handphone, sama-sama ingin melihat dan berbicara sama Lea.

"Cil pinjem hp nya"

"Dak boyeh Acel balu aja nomong macam udah di ambil cih"

"Pinjem kok"

"Ih dak boyeh"

"Mi Achel gak mau minjemin nih"

"Abang Nathan tan unya hape cendili cih"

"Gak bisa"

Brakk

"HUAAAAA ATIT" tangis Rachel saat terjungkal karena Jo melepaskan tangannya dari tangan Rachel.

Tut.

Vidio call diputus sepihak oleh Rachel karena kepencet.

Disisi lain.

"TATAK ANTIK ILANG HUAAA" tangis Rachel saat layar hp yang dipegangnya tak ada wajah Lea lagi.

"TATAK ANTIK ILANG HUAAA" tangis Rachel saat layar hp yang dipegangnya tak ada wajah Lea lagi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Dosen kasmaran [END]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang