Keesokan pagi nya
Semua persiapan sudah lengkap undangan juga sudah disebar tinggal ijab kabul saja.
Tin
Tin
Mobil keluarga Jo sudah datang, mereka masuk dan duduk di tempat yang sudah dipersiapkan.
"Udah siap?" tanya pak penghulu pada sang mempelai putra.
"Insyaallah siap" ucap Jo dengan serius walau gugup dan tegang juga tubuh nya.
"Saudara Jonathan Addison bin Vino Addison saya nikahkan engkau dan saya kawinkan engkau dengan Lea Gloria Keinnandart binti Keinnandart dengan maskawin berupa seperangkat alat sholat dan uang sebesar 1 juta won dibayar tunai" ucap Papa Ken sambil menjabat tangan Jo.
"Saya terima nikah dan kawinnya Lea Gloria Keinnandart binti Keinnandart dengan maskawin tersebut diba-" ucap Jo dengan lantang namun terjeda.
"STOP" teriak seorang wanita yang berpakaian serba hitam.
"Pernikahan ini tidak bisa dilanjutkan, saya hamil dan ayah dari anak ini adalah kamu Jonathan" ucap wanita itu yang bernama Lisha.
Masih ingat Lisha kan?
Tamu undangan beserta keluarga Lea dan Lea pun terkejut.
"Bohong" ucap Jo lalu bangkit dari posisi duduknya.
"Saya punya buktinya" ucap Lisha sambil menunjukkan foto kedua manusia lawan jenis yang tidur dengan telanjang, yah laki-laki itu Jo dan perempuan itu Lisha.
Sontak air mata Lea langsung mengalir, Mama yang melihat itu segera memeluk Lea.
"Itu editan, anda jangan main-main sama saya" ucap Jo dengan aura yang menyeramkan.
"Itu asli dan pernikahan ini harus dibatalkan" ucap Lisha dengan smirk nya.
Pyar
"Pergi sebelum bodyguard saya yang menyeret anda" ucap Jo setelah membanting gelas di dekatnya.
"Saya akan pergi tapi ingat anda tidak akan bisa lepas dari saya" ucap Lisha lalu berjalan menuju pintu keluar.
Dengan cepat Jo langsung menghampiri Lea dan memeluknya, Lea menangis sesenggukan sambil memukuli dada Jo.
"Lanjut atau batal?" tanya Papa.
"Tidak akan batal" ucap Jo.
"Hanya diundur beberapa hari" ucap Lea lalu berlari keluar gedung sambil menangis, dia kecewa.
"LEA" teriak Jo lalu mengejar Lea.
Dipinggir jalan yang lumayan jauh dari gedung itu Lea berjongkok sambil menangis.
"Maaf" ucap Jo yang ikut berjongkok.
"Pergi hiks" ucap Lea.
"Aku dijebak sayang" ucap Jo dengan keringat yang membasahi dahi nya.
"Hiks aku gak percaya, pergi sana" ucap Lea dengan sesegukan.
"Aku sayang kamu Le" ucap Jo yang mencoba meyakinkan Lea.
"S-sayang kamu bilang? Terus kenapa kamu berbuat hal yang menjijikkan sama Lisha hiks" ucap Lea.
"Kamu kan tau Lisha itu jalang dia balas dendam sama kita Le tolong percaya sama aku" ucap Jo yang sudah meneteskan air mata nya namun dengan Jo menghapusnya.
"Beri aku waktu" ucap Lea lalu memberhentikan taxi dan masuk.
"ARGHH BANGSAT" teriak Jo yang sangat frustasi.
"Berisik, Papi bantu ngebasmi" ucap Papi lalu pergi.
Jo pun pergi se suatu tempat karena orang suruhan nya sudah berhasil menangkap Lisha.
"Mau main-main ternyata" ucap Jo dengan ber-smirk.
Di gedung pernikahan Jo dan Lea tadi Mama dan Mami mengucapkan maaf sebesar-besarnya karena acara nya batal, malu? Jelas mau tapi mereka tak marah dengan Jo mereka berusaha bersikap sedewasa mungkin.
_____
Disisi lain.
Kolong jembatan
"Butuh bantuan hm?" tanya seorang laki-laki paruh baya yang memakai masker Corona.
Ntar kalo cuma ngetik masker dikira masker organik dll
"Siapa kau?" ucap seorang wanita paruh baya itu dengan sinis.
"Gak perlu tau siapa diriku" ucap laki-laki paruh baya itu.
"Butuh berapa M hm? 500 juta atau 500 M atau lebih?" tanya laki-laki paruh baya itu sambil memegang koper hitam berisi uang merah yang sangat banyak.
"Ma terima aja bantuannya kita kan lagi butuh duit" bisik anak wanita paruh baya itu.
"Saya tidak punya banyak waktu, saya beri anda waktu 5 menit untuk berfikir" ucap laki-laki paruh baya.
5 menit kemudian
"Ya saya terima bantuan mu saya minta 500 milyar" ucap nya dengan enteng.
Prok
Prok
Suara tepuk an tangan lalu tak lama datang 2 orang berbaju hitam menyerah 2 koper berisi uang.
"Silahkan" ucap nya.
"Terimakasih banyak tuan" ucap anak dan wanita paruh baya itu.
"Ada syarat nya" ucap laki-laki paruh baya itu.
"Pergi lah keluar negara jangan pernah bertegur sapa dengan Jonathan Addison maupun Lea Gloria Keinnandart kalau sampai kalian mengusik kehidupan mereka, jaminan nya adalah nyawa kalian" ucap laki-laki paruh baya itu dengan menyeramkan.
"Baik tuan saya dan anak saya akan pergi ke luar negeri dan tak mengusik kehidupan Jo dan Lea" ucap nya.
"Saya pegang omongan kamu sampai kamu berkhianat saya bunuh kamu dengan cara sadis" ucap laki-laki itu lalu masuk kedalam mobil nya dan pergi begitu saja.
"Dahlah ma pokoknya kita bisa hidup seperti semula gak kek gembel gini" ucap anak itu.
Setelah itu mereka pergi ke Mall untuk membeli baju dan pergi ke luar negeri.
Disisi lain.
Ctarr
Ctarr
Ctarr
"Lisha Angiera seorang jalang dan pecandu narkoba yang mencoba bermain-main dengan Jonathan Addison" ucap Nathan sesekali mencambuk tubuh Lisha yang tak sadarkan diri.
Tubuh Lisha yang diikat di kursi dengan tubuh yang sudah legam.
"Pakai dia sesuka kalian setelah itu saya yang akan mengantarkan dia ke tuhan nya" ucap Nathan pada 5 orang penjaga ruangan lalu dia keluar.
Kalian kenal Nathan? Ya Nathan adalah Jonathan Addison, si alter ego yang sudah lama tidak muncul dan kini muncul kembali.
Kalian ingat Rachel selalu manggil Jo itu abang Nathan? Pertama kali alter ego Jo muncul adalah saat Jo dan Rachel bermain di kamar Rachel, Nathan sangat amat baik dan sayang kepada Rachel bahkan dia tak pernah menunjukkan sisi gelap nya di hadapan Rachel, maka dari itu Rachel lebih suka memanggil abang Nathan daripada abang Jo karena menurut Rachel Nathan lebih baik daripada Jo yang seperti abang tiri sifatnya.
______
Next part biar pada kepo
Vote komen
KAMU SEDANG MEMBACA
Dosen kasmaran [END]
Ficção AdolescenteJonathan Addison seorang dosen muda + ganteng yang naksir sama mahasiswi sekaligus asdos nya sampai bucin dan possesive namun kisah cinta nya di gantung oleh sang mahasiswi. Akan kah Jo bisa menaklukkan hati mahasiswi nya? "Lo pergi gue bunuh diri"...
![Dosen kasmaran [END]](https://img.wattpad.com/cover/262772353-64-k525722.jpg)