4 ✓

16.6K 850 10
                                        

Kalo nemuin kata "Caca" itu typo sebenernya itu mau ngetik Lea tapi entah tanganku ngetik e jadi Caca :)
Btw Caca itu Keisya ceritaku yang lain wkwk.
__

-13.00

Kelas siang udah selesai kini Lea sedang berada di parkiran untuk menunggu seseorang em siapa lagi kalo bukan Alan.

"Mau pulang bareng gak?" Tanya pak Jo yang sudah berada di dalam mobil nya sendiri.

"Gak deh pak saya bawa mobil sendiri" ucap Lea sambil tersenyum.

"Beneran nih?" Ucap pak Jo.

"Iya pak udah sana pulang aja" ucap Lea sambil mengibaskan tangannya.

"Hati-hati ya kamu, saya duluan" ucap pak Jo dan diangguki oleh Lea setelah itu mobil pak Jo meninggalkan pekarangan kampus.

Lea bersandar di samping pintu mobil sambil memainkan handphone nya.

Duarr

Suara petir menyambar sekaligus derasnya hujan yang turun.

"Astagfirullah kaget" ucap Lea dengan memegang dadanya dan melepaskan pegangannya pada handphone nya sehingga handphone nya jatuh dan pecah.

"Goblok hape ku jatuh c*k" umpat Lea sambil memungut handphone nya.

"Alan mana se kok gak keluar-keluar, masa udah pulang padahal udah tak tunggu daritadi" gerutu Lea.

"Dahlah pulang aja aku" ucap Lea dengan kesal lalu masuk ke dalam mobil dengan keadaan tubuh sedikit basah.

Saat mau menjalankan mobil eh mobil Lea malah mogok dan tidak mau jalan padahal keadaan udah sepi karena seluruh mahasiswa/i udah pulang dan kelas sore juga nanti jam 3 an.

"Bodoamat lah jalan kaki gue" ucap Lea lalu berjalan menyebrang jalan yang mulai banyak genangan air karena derasnya hujan.

Padahal Lea sudah menoleh ke kanan kiri mengecek mobil atau motor yang melintas tetapi saat di tengah jalan ada sebuah mobil berwarna putih yang sedang melaju dengan kecepatan tinggi.

Cittt

Suara mobil yang di rem mendadak tepat di depan kaki Lea, Lea menutupi wajahnya dengan tangan kanannya ia berpikir inilah akhir hidupnya.

"Mbak gakpapa?" Tanya seseorang sambil membawa payung alhasil dia dan Lea tidak kehujanan.

"Gua gak jadi mati?" Batin Lea dan perlahan Lea menyingkirkan tangannya.

"Gakpapa mas" jawab Lea sambil menatap manik mata seorang yang berdiri didepannya itu.

"Ganteng" satu kata yang Lea ucapkan di batinnya.

"Mbak ngapain hujan-hujanan? Nanti sakit loh" ucap seorang itu.

"Mobil saya mogok mas terus hp saya tadi jatuh dan rusak deh" ucap Lea.

"Bareng aja ya sebagai tanda permintaan maaf saya soalnya tadi saya kira jalanan sepi jadi saya ngebut deh" ucap seseorang itu.

"Boleh deh, nama mas siapa?" Tanya Lea.

"Nama saya Zico Reiland A. Kalo lu?" Jawab Zico sambil mengulurkan tangan kanannya.

"Lea Gloria" jawab Lea tersenyum dan menerima uluran tangan Zico.

Setelah itu mereka berada di dalam mobil Zico yang melaju dengan kecepatan rata-rata.

"Umur mas berapa?" Tanya Lea agar tak canggung.

"25 tahun, lu?" Jawab Zico yang membuat Lea melongo.

"Masih 21, beda jauh ya" jawab Lea sambil terkekeh dan setelah itu mereka berbincang-bincang mulai dari pekerjaan Zico, kuliah Lea, letak mansion Lea, cita-cita Lea dan lainnya.

Dosen kasmaran [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang