Hari ini adalah hari dimana Lea ujian skripsi, selama ini Lea bimbingan skripsi nya pada Jo sekalian menjalankan misi nya.
"Ma doa in Lea berhasil ya" ucap Lea pada Mama nya.
"Amin, semangat loh jangan mikirin tentang yang lain" ucap Mama, setelah itu Lea pamit pada Mama nya.
Dita dan Alan juga ujian skripsi hari ini.
Kampus.
"Deg-deg banget gue mana yang ngetes bukan Jo lagi" ucap Lea saat di depan pintu ruangan itu.
"Oke tarik nafas dan buang bismillah lancar" ucap Lea lalu membuka pintu dan mengucapkan salam.
3 jam kemudian.
Author gak tau apapun tentang kuliah, ini aku tau ujian skripsi pun gara-gara kakak ku habis ujian skripsi.
"Gimana? Lulus kan?" ucap Dita yang menunggu di luar ruangan.
Dita dan Alan sudah selesai duluan mereka sama-sama lulus.
"Le jawab dong jangan bikin gue overthinking" ucap Dita sambil menggoncang tubuh Lea yang raut wajahnya sedih.
Grepp.
"Hiks" tangis Lea di pelukan Dita.
"Lo gak lulus Le?" tanya Alan dengan pelan tak bermaksud menyinggung perasaan Lea.
"Hiks jangan nangis dong gue ikut sedih nih" ucap Dita yang ikut menangis.
Lea melepaskan pelukannya dan mengusap air mata nya.
"GUE LULUS" teriak Lea lalu memeluk kembali tubuh Dita.
"C*k gue kira lo gak lulus mana gue udah nangis-nangis lagi" ucap Dita dengan kesal.
"Hehe ya maaf" ucap Lea lalu melepaskan pelukannya.
"Nih buat lo dari gue sama Dita" ucap Alan seraya memberikan dua bingkisan pada Lea.
"Wih thank you, sorry gue belum beli sesuatu buat lo pada" ucap Lea.
"Santai aja kali kado gue udah banyak dari cowok-cowok yang ngejar-ngejar gue" ucap Dita yang langsung ditatap tajam oleh Alan.
"Kalian liat Jo gak?" tanya Lea yang memang sedari kemarin tidak berkomunikasi dengan Jo bahkan pagi tadi dia tak melihat Jo di kampus.
"Gak" ucap Dita.
"Kemana ya dia?" ucap Lea dengan cemas.
"Cari pacar mungkin" ucap Alan sambil bersiul.
"Biarin deh biar gak deket-deket gue lagi" ucap Lea lalu pergi menuju parkiran mobilnya.
"JANGAN DENGERIN OMONGAN ALAN LE" teriak Dita lalu berlari menyusul Lea.
Parkiran.
"Mau kemana lo?" tanya Dita seraya menarik tangan Lea saat Lea hendak masuk ke mobil.
"Pulang lah" jawab Lea dengan sewot.
"Kok ngegas, kenapa sih galau ta gara-gara gak di ucap no semangat dan selamat sama Jo" ucap Lea yang sekaligus menggoda Lea.
"Ck enggak udah deh awas" ucap Lea melepaskan tangannya yang di gandeng Dita lalu masuk ke dalam mobil.
Dita mengalah dan minggir dari samping mobil Lea.
"Jahat banget gak nungguin aku" ucap Alan yang baru datang dan langsung merangkul Dita.
"Bodoamat" ucap Dita lalu melengos pergi menuju mobil nya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Dosen kasmaran [END]
Teen FictionJonathan Addison seorang dosen muda + ganteng yang naksir sama mahasiswi sekaligus asdos nya sampai bucin dan possesive namun kisah cinta nya di gantung oleh sang mahasiswi. Akan kah Jo bisa menaklukkan hati mahasiswi nya? "Lo pergi gue bunuh diri"...
![Dosen kasmaran [END]](https://img.wattpad.com/cover/262772353-64-k525722.jpg)