"Sejauh ini tidak ada permasalahan yang berarti dengan Hotel Adeliade," lapor Wira dalam diskusi ringannya bersama dengan Orion sembari berjalan-jalan mengelilingi hotel, sudah menjadi kewajibannya untuk melaporkan segala yang terjadi pada hotel ini setiap kali Orion pulang ke Indonesia.
Orion memang mempercayakan Hotel Adeliade kepada pria itu semenjak dia memilih untuk menetap di Prancis. Menjadi tangan kanan Orion untuk waktu yang lama, Wira yang semula hanya bertugas sebagai asisten pribadinya itu kini bertugas membantunya untuk mengelola hotel secara rill sementara dia hanya memberikan instruksi dan persetujuan penting dari jarak jauh sebagai CEO.
Meskipun masih termasuk anak dari Atmawijaya Group, khusus yang satu ini, dia tidak membiarkan Yoga atau Kakek menyentuhnya.
"Apakah profitnya benar-benar membaik?" tanya Orion, memastikan.
Produktivitas hotel ini sempat menurun beberapa tahun lalu hingga banyak pemegang saham yang menarik diri karena tidak ingin merugi, hal itu membuatnya mau tidak mau harus sering bolak-balik Indonesia dan Prancis untuk mempertahankan hotel saat itu, juga bekerja sama untuk mencari inovasi baru.
Bukan masalah yang besar sebenarnya, toh, Hotel Adeliade memang sudah berdiri selama hampir dua puluh lima tahun, dia memang tidak bisa terus berdiam diri dengan anggapan bahwa originalitas harus dipertahankan, jika ingin tempat ini tetap berdiri.
"Iya, Sir. Berkat wedding package yang sempat menjadi titik fokus yang kita promosikan, sekarang hotel ini kembali menjadi perbincangan dan menjadi hot spot untuk berbagai acara," jelas Wira. "Akhir-akhir ini juga banyak yang kembali menyukai venue dengan tema klasik karena terlihat lebih mewah dan artistik."
"Tampaknya pemugaran yang kita lakukan waktu itu membuahkan hasil."
"Itu juga salah satu alasannya."
"Syukurlah."
Orion menyinggungkan senyum puas karena kabar baik yang didengarnya.
Sampai sekarang pun, bahkan setelah pemugaran yang dilakukan untuk membuat hotel ini terlihat seperti baru, Orion bisa menyaksikan sendiri bahwa Adeliade bukan hanya sekedar nama.
Orang-orang mungkin hanya bisa mengatakan bahwa ini adalah hotel bergaya Eropa biasa yang memiliki desain klasik yang mewah, sebuah alternatif yang biasanya dipilih oleh mereka yang menyukai bangunan-bangunan klasik, atau mereka yang lelah dengan bangunan modern dengan desain minimalis yang menjemukan.
Tetapi tidak banyak yang menyadari bahwa sudah selayaknya rumah, ada jiwa dan identitas Adeliade, sang mama, yang tersimpan dengan sempurna di dalam sini, juga cinta milik sang papa yang tersimpan jauh di jantung hotel, menjadikan tempat ini menjadi nyawa sekaligus istana kecil yang tersisa dari keluarga kecilnya yang sudah lama tiada.
Orion kembali menyadari bahwa dia tidak ingin membiarkan hotel ini jatuh di tangan siapapun kecuali dirinya, seberat apapun perjanjian itu.
"Wira," ucap Orion tiba-tiba. "Saya akan menunda kepulangan saya ke Prancis. Tolong kabari perusahaan di sana."
"Maaf, Sir?" tanya Wira ketika mereka akhirnya memasuki lift, menunggu penjelasan atas instruksi dadakan yang diberikan Orion sembari meminta tolong gadis yang berdiri di dekat tombol untuk menekan lantai paling bawah agar mereka bisa langsung masuk ke tempat parkir.
"Masih ada hal yang harus saya selesaikan disini." Orion mengusap wajahnya lelah, tidak suka menghadapi dilema yang meskipun ingin dikatakan tidak penting, tetapi tetap saja tidak bisa dia abaikan begitu saja. "Dan sepertinya akan memakan banyak waktu."
KAMU SEDANG MEMBACA
(ongoing) Be With You
Roman d'amourOrion, jika aku mengatakan padamu bahwa ada hantu di dalam lemarimu, apakah kamu akan percaya? ↪ Ternyata dia memang masih ada di dunia ini, seseorang yang saya bunuh. Avery, jika aku mengatakan padamu bahwa ada hantu di dalam lemarimu, apakah kamu...
