Kehilanganmu

597 28 1
                                        

Ada air mata yang tak bisa ditahan jatuh setiap kali dia menyebut namamu di dalam doanya.

Ada sesak yang tak bisa dibungkam di dadanya setiap kali dia mengingat kenangan yang pernah kau dan dia lalui bersama.

Dan ada jari-jemari yang tiba-tiba kaku setiap kali dia ingin menulis sebuah pesan untukmu, meski hanya sebuah pesan berisi sapaan bertanya kabar.

Dia memahami, kepadamu, tak ada lagi haknya walau sekadar menyampaikan rindu.

Kini, kau sudah bukan seseorang yang dulu lagi, kau sudah asing, bahkan terlalu asing, tetapi malangnya seluruh perasaannya padamu masih begitu saling.

Hari-harinya berganti sepi, malam-malamnya berubah sunyi, kepalanya kerapkali dipenuhi pertanyaan-pertanyaan tanpa jawaban.

Apakah nanti kau akan kembali atau selamanya pergi?

Apakah nanti mampu ikhlas menerima semua ini?

Apakah nanti akan hadir seorang pengganti?

Dia tak tahu, dia hanya dapat mengelus pelan dadanya
sembari berucap semoga Tuhan menjawabnya.

Denganmu, dia menganggap bahwa kau berbeda dari yang sebelumnya, dia menganggap bahwa kau adalah malaikat penyelamat dirinya yang hampir sekarat.

Ironis, di tengah perjalanannya menuju pulih, kau berpaling ke arah lain yang kau pilih, meninggalkannya tanpa menoleh. Bahkan tanpa ada kalimat berpisah meski sepatah. Kau berlari sejauh-jauhnya, dia jatuh sejatuh-jatuhnya.

Jahat? Iya, kau jahat. Tapi tak sedikit pun terlintas di pikirannya kau begitu, tak sedikit pun tersimpan di hatinya benci dan dendam terhadapmu. Baginya, kau tetap sosok baik yang pernah memperbaikinya, kau tetap malaikat penyelamat yang pernah menyelamatkannya.

Mungkin, semua memang inginnya Tuhan, mempertemukannya denganmu agar dia kembali belajar merelakan. Menyesalinya pun tidak berguna, tidak akan mengubah apa-apa.

Namun, bila sempat, doakanlah, semoga dia dapat berdiri tegak tanpa dirangkul olehmu, semoga dia dapat berjalan jauh tanpa ditatih olehmu, dan semoga dia dapat melihat terang tanpa diberi cahaya olehmu.

TANPA PAMITTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang