Aku jatuh cinta dengan seseorang yang mampu membuka hatiku yang sudah lama tertutup, tatapan yang tajam, alis tebal, senyum yang lebar, hidungnya mancung (itu kebanggaan nya hihi), bahunya kuat, nyaman untuk bersandar, pekerja keras, hidupnya sederhana, orang nya juga sedikit gengsian hihi, sulit ditebak, keras kepala. Tentu saja dia orang yang baik, hitam manis, teringat dengan kumis tipisnya tapi sekarang sudah dia cukur.
Sikap tegasnya yang mengarahkan ku untuk kuat, sabar, tidak cengeng dan menerima keadaan. Sabarnya yang selalu sanggup menyabari aku dengan segala isi kepala ku yang aneh, itulah yang membuat ku jatuh cinta dengan dia.
Dia selalu mendengarkan cerita-cerita random ku, dia selalu meluangkan waktunya untukku. Ah sudahlah kini dia sudah pergi, bahkan sepertinya dia yang menjadi alasanku untuk tidak membuka hati untuk siapapun sekarang.
26 Desember 2021
22.55 pm
KAMU SEDANG MEMBACA
TANPA PAMIT
PoesíaAku kira aku akan berakhir dengan nama belakangmu, duduk di teras rumah waktu pagi dan sore, memperhatikan anak-anak kita tumbuh besar dan kita menua bersama. Aku ingin kamu merasakan teh buatanku karena kopiku tidak baik untukmu. Aku ingin berada d...
