Taehyung pulang ke mansion setelahnya. Duduk di ruang tamu,melepas kancing kerah baju.
Bukankah ia sudah tampan dan kaya, perfect. Apakah kurang menarik? Oh come on.... Gadis lain, ia tatap saja sudah luluh. Seharusnya gadis itu bertindak seperti sekretaris nya yang baru kenal sudah duduk dipangkuan.
Lihat saja ashila, kau akan berada didalam genggamanku. Mangsaku kali ini menggiurkan. apakah aku langsung mencintai nya? Tentu tidak, aku pun hanya bermain main dengan semua gadis.
Dari arah lain ayah taehyung datang membawa segelas kopi dan iPad ditangannya. Ia duduk berhadapan, menjatuhkan bokongnya ke sofa.
Tanpa mengalihkan pandangan dari benda yang sedang ia pegang.
"Son, mengapa kau tersenyum sendiri? Hm...gadis baru? "
NamJoon mengacaukan lamunan anaknya yang tengah menyusun strategi dipikirannya.
"Iya... Maksudku calon. Aku ditolak"ucap taehyung.
Suatu hal baru jika ada seorang wanita yang berani menolak anaknya, berniat mengejek taehyung yang memiliki sifat Casanova. Tidak heran jika taehyung memiliki sifat itu, karena hal itu sudah melekat pada namjoon.
"Apakah dia buta, hingga tak tau kau adalah pewaris drix"tanya namjoon dengan penuh selidik sambil duduk dihadapan anak semata wayang itu.
"Dia ashila,dad.you know her"Taehyung menatap jengah sang ayah, karena ia tidak bisa menyaingi sifat Casanova ayahnya.
Sebuah hal baru, penolakan seorang gadis seperti ashila. Tidak ada yang bisa lepas ataupun tidak terpengaruh aura tampan dan kharismatik seorang kim taehyung selama ini. Dan sekarang anaknya baru pertama kali menghadapi sebuah penolakan.
"Oh yang mengajukan proyek itu?Kukira kau suka sekretaris seksi nya itu" Namjoon tahu selera anaknya, ia adalah ayah yang selalu terbuka dengan taehyung.
"Aku memang suka cewek seksi, tapi dia penurut sekali... Aku ingin sesuatu yang seperti api, sedikit pembangkang"taehyung dengan semangat nya.
Tak ingin mencampuri lebih dalam, ia pun menanyakan hal lain.
"Whatever, apa kau sudah menghubungi gangster america itu? Kita mengadakan pesta kecil untuk anniversary drix"Namjoon memyodorkan beberapa kartu undangan.
Membaca beberapa nama di surat yang ia ketahui banyak menggunakan nama samaran.
"Sudah.. Apakah kita akan mengundang rival kita? Aku ingin melihat JK"taehyung melihat nama tak asing disatu undangan.
"Tentu saja... Kita harus baik saat ini. Kau juga boleh membawa gadismu"sang ayah sepertinya sedang mendukung rencananya.
"Yang mana? Aku punya lima.eh...enam dengan miss jung"taehyung dengan gambalang menunjukkan bahwa dirinya Casanova. Lagipula tak jauh dengan sifat ayahnya dulu.
"Wait, maksud mu? Kau sudah berhasil? "Namjoon
Memasukkan undangan ke saku jass nya
"Miss jung masih calon tapi pasti"taehyung.
Masih sibuk dengan ipad nya,
"Maka bawa Mrs. Jung itu ke pestaku"sepertinya sang ayah juga tertarik terhadap gadis itu, menantu ya.
Kim taehyung langsung pergi dengan membawa surat undangan, menemui para mafia itu secara langsung, bukankah citranya harus baik.
Surat untuk jk, saat menginjak kan kaki didepan pagar mansion banyak yang menodongkan pistol kepadanya,
Taehyung mengangkat tangan dan mengatakan tujuannya ke mansion itu. Ia dilucuti sebagai syarat masuk, terlihat salah satu penjaga sedang berkomunikasi kepada bossnya. Sepertinya izin nya diterima karena para penjaga membuka gerbang dan berhenti menodongkan senjata.
Saat memasuki mansion itu, taehyung disambut oleh beberapa maid dan jungkook yang sudah duduk di ruang tamu. Dengan tatapan tajam yang tak pernah lepas dari keduanya,
"Halo kawanku, sudah lama tidak bertemu... Apa yang membawamu kesini? "Jungkook dengan wajah datarnya mempersilahkan Taehyung duduk.
Menjatuhkan bokongnya ke sofa,
"Hai, aku pun ingin melihat mu... Oleh karena itu, aku membawa undangan dari ayahku, tenang saja disana akan dihadiri banyak tamu, kami tidak akan mengangkat senjata jika tidak ada kekacauan"taehyung pun ikut datar ,ia menyodorkan undangan dan tanpa basa-basi lagi langsung bangun dari duduknya
Jungkook yang mengamati isi undangan itu
"Menarik, mari kita minum wine, kau buru buru sekali... " Mendapati tamunya itu sudah berdiri.
Tak ingin berlama-lama di mansion rivalnya itu
"Maaf kawanku... Aku harus memberitahu pacarku juga, jadi aku buru buru"memamerkan diri rupanya.
"Yang mana? "Ucap jungkook yang mengetahui gaya hubungan orang itu.
" Mrs, Jung" Ucap taehyung singkat.
Jungkook tertawa dalam hati, orang seperti taehyung tak akan memperkenalkan koleksi sebagai pacar ke mafia lainnya. Sepertinya ia benar-benar terjerat ashila tanpa digoda.
"Kuharap dia tak berpaling darimu setelah melihat ku"jk menggoda nya
Taehyung hanya tersenyum dan langsung pergi ke ashila. Sementara itu, jungkook menghubungi gadis itu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Pearl In The Darkness
RomanceNOT FOR CHILDREN. CERITA INI MENGANDUNG BEBERAPA HAL YANG TIDAK PATUT DITIRU. Menangis tanpa suara, Semua cahaya terkurung di lautan Kakiku melemah, Aku tak bisa mendengar apapun, Kill'in me now, kill'in me now Do you hear me out? Nulis kalau...
