siang hari di sekolah, waktunya makan siang.
seperti biasa Junkyu sampai di kantin bareng temennya, Jungmo.
"Junkyu, lo tau gak gue di jedor dekel tadi" kata Jungmo membuka pembicaraan setelah diem-dieman karena sibuk dengan makanannya.
"oh ya? sama siapa?"
"kepo lu"
"anjir, buat orang kepo dosa tau"
"heleh, ya nggak lah"
"serahmu lah babi" kesal Junkyu lalu melihat ke sekeliling kantin.
'tumben si jihoon ga ada di sini?' batin Junkyu.
"bro, gue izin duluan ya" kata Junkyu, Jungmo mengangguk sebagai jawaban.
Junkyu berjalan ke arah atap sekolah, dia merasa Jihoon ada di sana. benar sama sesampainya di sana ada Jihoon yang sedang menikmati pemandangan.
"ji"
yang terpanggil langsung menyahut ke arah Junkyu lalu tersenyum kecil.
"apa sayang"
"apaansi sayang-sayang, nih makan siang. lo belum makan kan? awas aja ntar kurus kayak lidi" ketus Junkyu sambil memberikan sebungkus roti dengan minuman susu.
Jihoon tersenyum, dia langsung memeluk Junkyu sekilas. "makasih, perhatian banget deh lu" kata Jihoon lalu kembali melepas pelukannya.
Junkyu tersenyum miring lalu memberikan makanan dan minuman yang ada di tangannya itu.
Jihoon mengajak Junkyu duduk, melihat pemandangan bawah yang indah. Junkyu menghembuskan nafasnya lega, rasanya sejuk sekali.
"anu" Junkyu membuka suara.
baru saja Jihoon menoleh, ia langsung di tabok oleh Junkyu.
"anjir?!" umpat Jihoon kaget.
"heh lu ya! ngapain sih tadi pagi bikin malu aja di depan bunda tau. nanti sekali lagi gitu gue tampol lu" cerocos Junkyu dengan bibir monyong nya.
Jihoon malah tertawa puas, "GEMES BANGET SIH"
Junkyu mendatarkan wajah nya, demi apapun dia ga ada niat buat gemes.
"iyain aja, capek sama lo"
Jihoon terkekeh lalu mengelus rambut pria manis itu, "ntar pulang sekolah gue ke kelas lu. seperti biasa mau anter pulang. kalau bisa ayo jalan-jalan dulu" kata Jihoon.
"eh? tapi gue ada janji buat pulang bareng Haruto" kata Junkyu.
Jihoon mengernyit tidak suka. "Haruto siapa?"
"murid baru, baru aja tadi pagi"
"HEH! baru juga kenal kenapa udah mau nganter pulang? udah deh gausah aneh-aneh" kata Jihoon tidak setuju.
"dengerin dulu, gue sempat ketemu waktu itu sama dia. dia pernah nabrak gue terus si Haruto itu ga sengaja jatohin es krim gue. ya gimana ga kesel, eh ternyata dia jadi murid baru, katanya dia mau anter pulang sekalian traktir es krim" jelas Junkyu panjang lebar.
yup, Watanabe Haruto orang yang waktu sore itu menabrak Junkyu di taman.
Jihoon manggut-manggut paham dengan cerita Junkyu tadi.
"gimana nanti deh, btw cepet tuh makan makanan lo"
"iya iya" Jihoon buru-buru membuka bungkus roti nya.
sepulang sekolah, Junkyu bangun dari bangku nya. tatapannya langsung tertuju lelaki tinggi di depannya.
"ayo gue anter pulang"
KAMU SEDANG MEMBACA
Bucin || Jikyu [END]
Fanfictionkalau udah bucin sih apa aja bisa terjadi malah yang awal nya iseng, jadi suka, eh tapi sama-sama seme, gimana dong? -- "gue capek banget di sakitin banyak uke, kepercayaan gue hilang sumpah" "kalau gitu ayo sxs sama gue" "sinting" gimana jadinya k...
![Bucin || Jikyu [END]](https://img.wattpad.com/cover/270023487-64-k361878.jpg)